
--- Kama Pov ---
"Bapak kenapa?" aku kawatir melihat dia yang tiba-tiba saja jongkok dihadapanku.
Tapi ia tidak menjawab, ia hanya menatapku dengan sorot mata yang menyakitkan, menyakitkan buatnya dan buatku.
"Pak...." ujarku lagi
Pak Adrian lantas memunggungiku sambil terduduk dilantai. Ia sudah tidak mau melihatku lagi. Sedalam itu rasa sakit yang ku berikan padanya atas ucapanku tadi.
Pak, seandainya kamu tau, akupun merasakan sakit yang sama di hati ini. Kamu orang yang mengenalkanku dengan cinta, kamu mengajariku memiliki rasa, bahkan kehadiranmu lah yang membuat hidupku jadi berwarna.
Ini pertama kalinya aku jatuh cinta, pertama kalinya aku membuka hati, dan pertama kalinya aku memiliki rasa, setelah 10 tahun kehidupanku yang kulalui dengan trauma.
Kehadiranmu merubah segalanya, pak.. Kamu mampu menyentuh hatiku yang tidak pernah kuketahui ternyata ada. Kamu bahkan obat dari segala trauma yang kupunya.
Tapi hari ini terpaksa semuanya harus kurusak dengan mulutku sendiri.
Aku minta maaf, pak.. Aku sungguh-sungguh minta maaf..
Aku yakin suatu saat nanti kamu pasti mengerti maksudku. Dan kuharap, ketika waktu itu datang, kamu sudah melupakanku, pak..
Airmataku sudah tidak bisa terbendung lagi, aku menangis sejadi-jadinya tanpa suara dibelakangnya. Rasanya aku ingin menyentuhnya sekaliii saja, sebagai tanda perpisahanku dengannya. Tapi itu gak mungkin, aku tidak boleh lagi mengganggunya. Aku sudah bukan siapa-siapa baginya
πππ
Kama berlari masuk ke dalam kamar kost, ia menangis sejadi-jadinya disana. Perpisahan yang terpaksa ia lakukan tadi, sungguh membuat hatinya hancur lebur tanpa sisa. Baru saja ia bisa sembuh dari rasa trauma yang dilaluinya, tapi kembali merasakan sakit karena cinta. Ya, alasan yang sama dengan kejadian sepuluh tahun yang lalu antara biang dan ayahnya, semua karena cinta.
Cinta mampu membuat segalanya jadi indah, namun cinta juga mampu merubah indah jadi luka. Luka yang sudah sembuh, kembali digoreskan ditempat yang sama.
Entah bagaimana mental Kama nanti jadinya, yang jelas ia sudah memilih untuk meninggalkan Sutra dan memilih sahabatnya.
Sementara itu, diluar pagar kost Sutra masih bergelut dengan rasa. Ia benci sekaligus sakit hati dengan semua ucapan Kama, namun hatinya tak bisa berdusta, ia tetap cinta Kama. Kama yang begitu melukainya dengan kata-kata, Kama yang begitu mudahnya berdusta, dan Kama yang tidak pernah bisa diduga apa maunya.
__ADS_1
Ya Allah.., tegarkanlah hatiku ini ya Robb! Mungkin ini kesalahanku karena terlalu mencintai ciptaan-Mu daripada pemilik hati yang sesungguhnya.., gumam Sutra sambil terus memeluk kedua lututnya.
πππ
Jam dua pagi Sutra baru sampai di apartemennya. Dengan sisa kekuatan yang berusaha ia kumpulkan tadi, akhirnya ia sanggup mengendarai motor Dega dengan selamat.
Sutra segera mandi untuk menyegarkan diri setelah hujan-hujanan diluar. Selesai mandi dengan gontai ia langsung tergeletak diatas kasur tanpa mengeluarkan suara lagi. Sutra berusaha untuk tidur, ia memang memejamkan mata, tapi pikirannya berputar-putar soal Kama.
Sampai detik ini ia tak menyangka Kama sanggup melakukan itu padanya, menipunya dengan mengaku memiliki rasa yang sama, padahal semuanya hanya dusta. Otak Sutra terus memutar semua kenangan yang sudah dilaluinya bersama Kama, kenangan yang tidak pernah ia lupakan, bahkan yang terkecil sekalipun.
Seketika setetes airmata mengalir disudut sebelah kiri matanya, Sutra menangis dalam tidur. Rasa sakit yang diberikan Kama tadi bahkan membuatnya menangis tanpa sadar.
Aku tak mengerti apa yang kurasa
Rindu yang tak pernah begitu hebatnya
Aku mencintaimu
Lebih dari yang kau tau
Meski kau tak kan pernah tau
Telah kurelakan hatiku padamu
Namun kau masih bisu diam seribu bahasa
Dan hati kecilku bicara
Baru kusadari
Cintaku bertepuk sebelah tangan
Kau buat remuk seluruh hatiku
__ADS_1
Semoga waktu akan mengilhami
Sisi hatimu yang beku
Semoga akan datang keajaiban
Hingga akhirnya kau pun mau
Aku mencintaimu lebih dari yang kau tau
Meski kau tak kan pernah tau
Baru kusadari
Cintaku bertepuk sebelah tangan
Kau buat remuk seluruh hatiku
Seluruh hatikuuu...
(Pupus - Dewa)
πππ
Gaes, siapa yang pernah ngerasain kayak Sutra nih??
Berdarah-daraaaah....
TERIMAKASIH READERS YANG UDAH BACA SAMPAI PART INI ππ
KASI JEMPOL DAN TINGGALIN KOMEN YANG MANIS YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT π€
JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA (he..he..he)
__ADS_1
I Love U π