When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
Season 2 - Aurora Impian Sutra


__ADS_3

Jangan lupa bantuan jempol dan votenya ya gaes, biar aku makin semangat nulis, kamsiaaa, arigato gozaimas πŸ™πŸ€—πŸ˜˜


-


-


"Oke, udah saatnya. Yuk, kita keluar. Aku tunjukkin apa impianku." Sutra menggenggam tangan Kama, mengajaknya keluar dari iglo.


Di depan pintu iglo tampak pemandangan indah yang tidak bisa di dapat di negara manapun kecuali bagian utara dan selatan dunia.



Kama tak bisa lagi berkata-kata. Matanya fokus memandang langit malam itu. Sungguh anugerah Tuhan yang luar biasa, menjadikan pemandangan langit yang begitu indahnya.



Warna langit kehijauan yang di hasilkan secara alami lewat fenomena alam, yang biasa disebut sebagai aurora borealis. Cahaya di utara yang berdansa di atas langit saat mereka muncul.


Sutra lantas mengajak Kama berjalan terus hingga keluar kawasan ice hotel. Di depan hotel tampak snowscooter yang terparkir berjejer serta hamparan salju yang terbentang. Aurora masih terus menemani langit malam tempat mereka berdiri. Bahkan perpaduan warnanya bertambah.



"Ini impianku, Babe ..., melihat aurora bersama dengan orang yang paling aku cintai dalam hidup." Sutra menghadapkan Kama tepat di depannya.


"Bersama wanita yang kusebut namanya di setiap hembusan napasku ..., yang menjadi tujuan serta tempatku berlabuh ..., dan yang mengisi setiap denyut nadiku ...," sambungnya lagi.


Sutra menangkup dua belah pipi Kama dengan kedua tangannya. Mata lembut menatap mesra,


"I love you, Babe ...," bisiknya pelan lalu menarik wajah Kama mendekat. Sebuah ciuman hangat pun terjadi di antara sepasang kekasih yang saling mencinta.


"Huh haaah ..., i love you too, Mas ...," jawab Kama di sela-sela ciuman mereka.


Langkah dan jodoh benar-benar urusan Allah semata. Kama dan Sutra tidak ada yang tau mereka akan di bawa kemana. Dan ternyata ke sebuah tempat di mana tempat ini sudah menjadi impian Sutra sejak kecil.


Allah mewujudkan impiannya dengan cara yang tak terduga.


Tanpa mereka sadari ternyata sejak tadi Aiman mengikuti langkah mereka dari belakang.

__ADS_1


Cekrek !


Aiman mengabadikan moment kemesraan Kama dan Sutra lewat kamera ponsel. Lalu mengirimkannya kepada Datuk Emran sebagai bukti mereka sudah berada di tempat yang ia tentukan.



Dengan caption,


Seronoknye Kakak dan Abang, Datuk


πŸƒπŸƒπŸƒ


Kruuk !


Tiba-tiba saja perut Kama dan Sutra kompak berbunyi, menandakan kalau mereka sudah kelaparan.


"Eh, hehehe ..." Sontak mereka tertawa bersama.


"Balik ke hotel, yuk, Babe ...," ajak Sutra sembari menggenggam tangan Kama lagi dan Kama pun mengangguk.


Di depan pintu masuk hotel Aiman sudah menunggu. Ia sampai lebih dulu sebab habis mengambil foto tadi ia langsung bergegas kembali.


"Saye dah siapkan makan malam special tuk Abang dan Kakak. Jom ikut saye ...," ajaknya.


Pucuk di cinta ulam pun tiba. Aiman sudah seperti bapak asuh yang menyiapkan segala kebutuhan mereka. Ia mengajak Kama dan Sutra ke sebuah iglo yang sudah di siapkan khusus untuk makan malam berdua.


Ada dua buah lilin yang menyala di atas meja yang terbuat dari balok es yang di alasi kulit rusa. Tak lupa juga di letakkan bunga di tengah meja dengan berwadahkan botol bekas minuman, membuat kesan unik namun romantis.


Tempat duduknya pun juga terbuat dari balok es, di lapis dengan kulit rusa di atasnya agar membuat mereka nyaman saat duduk. Ruangan di set dengan cahaya kebiruan di tambah dengan playlist yang mengalunkan lagu tentang cinta.


Sutra lantas memanggil Aiman, berbisik padanya lalu menyerahkan ponsel. Ternyata Sutra meminta Aiman untuk memutar playlist music yang di simpan Sutra dalam file khusus di memori ponselnya, untuk menemani makan malam mereka.


Beberapa detik kemudian lagu pertama pun mengalun, lagu yang di bawakan oleh Band Armada berjudul Awas Jatuh Cinta. Lagu ini pernah menemani Sutra saat pertama kali ia mendekati Kama. Sebuah lagu yang menceritakan tentang gadis yang selalu menolak bahkan tidak perduli dengan laki-laki yang mengejarnya hingga pada akhirnya gadis itu malah berbalik mencari sang lelaki.


Kama dan Sutra mulai menikmati makan malam mereka. Sambil mengunyah Sutra paham betul dengan pilihan musik di ponselnya. Sementara Kama sama sekali tak paham.


"Ini lagu pertama waktu aku mulai deketin kamu, Babe ...," ucap Sutra di sela-sela makannya.

__ADS_1


"Ooh ...," jawab Kama singkat. Bukan tidak mau menanggapi, tapi ia tidak ingat kapan pernah mendengar lagu itu bersama dengan Sutra.


Yang mana ya, m ..., aku gak inget ... Eh tapi ada yang aneh, kok malah Mas Adrian yang ingat?


Beberapa menit kemudian musik pun berganti ke lagu yang kedua. Petikan gitar yang riang mengalun membawakan sebuah lagu yang berjudul I Like You So Much, You'll Know It yang di nyanyikan oleh penyanyi youtube Ysabelle Cuevas. Lagu ini berisi tentang bagaimana Sutra tergila-gila dengan Kama sejak awal, hingga ia berani menyatakan perasaannya.


"Kalau yang ini waktu aku pertama kali menyatakan perasaan ke kamu di mobil...," ucap Sutra.


Seketika wajah Kama memerah, ia seperti mengulang perasaan saat Sutra pertama kali menyatakan perasaan padanya. Kama ingat betul dengan lagu kedua ini.


Mas Adrian ..., apa jangan-jangan dia sudah ...


"Liriknya lucu dan semua persis seperti yang aku lakukan ke kamu, Babe ...," ucap Sutra lagi sambil tersenyum lebar.


Kama memperlambat makannya, jantungnya berdetak cepat, memburunya, seolah ingin segera menanyakan satu pertanyaan penting.


Apa kamu sudah ingat semuanya, Mas??


Selesai lagu itu, masuklah lagu yang terakhir yang di bawakan oleh Ed Sheeran berjudul Perfect. Sutra menyanyikan lagu ini di hari pernikahan mereka, khusus untuk Kama.


Mendengar lagu yang terakhir, jantung Kama bukannya tenang, tapi semakin cepat berdetak. Napasnya mulai naik turun, matanya pun berkaca-kaca. Kama seperti ingin meledak. Ia yakin betul kalau suaminya sudah mengingat semua kenangan tentang mereka.


"Ini lagu yang terakhir, lagu yang aku nyanyikan khusus untuk kamu di hari pernikahan kita, Babe ..." Sutra meraih tangan Kama di atas meja. Menggenggamnya lembut sembari menatap lekat manik mata hazel Kama yang mulai berkabut.


"Aku ingat semuanya ..., semua tentang kita, Babe ...," ucap Sutra bersamaan dengan menetesnya air mata Kama membasahi pipi.


Ternyata perpisahan selama 72 jam antara dirinya dan Kama kemarin membuat ia bertekad untuk mengaku pada Kama. Mengatakan yang sejujurnya kalau ia ingat dengan semua kenangan mereka. Kenangan indah yang tidak mungkin ia lupakan bahkan saat raga terpisah oleh nyawa sekalipun.


"Hiks ..., alhamdulillah ...," saut Kama lirih. Tangis dalam diamnya membuat suaranya tenggelam.


Sutra mengusap air mata Kama lalu mengecup punggung tangannya.


"I love you more than anything (aku mencintaimu lebih dari apapun) ... Aku gak mau kita pisah lagi, Babe ... Aku gak sanggup ...," ucap Sutra tanpa melepas pandangan mereka.


"Sudah cukup dua kali kita berpisah, kemarin dan saat aku gak sadarkan diri waktu itu. Aku bener-bener tersiksa, Babe ..., bahkan sulit bernapas. Cuma kamu yang aku ingat ..., cuma kamu yang aku butuh ..., dan cuma kamu yang bikin aku hidup ..."


"Mungkin sekarang kamu pikir aku lagi gombal, tapi aku jujur, Babe ... Perpisahan kita kemarin hampir buat aku lepas dari raga ini ..."

__ADS_1


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Aaaah, Sutraaaaa, tak kuat ambo... tak kuaaat... 😍😍😍


__ADS_2