When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
KAMA MUAL-MUAL


__ADS_3

Batin Kama bergejolak saat ia tau bahwa nama depan pak Adrian adalah Sutra. Seketika perut nya pusing dan kepala nya mual sanking terkejut nya dia mengetahui kenyataan itu.


Kamasutra?? Haah?? Kamasutra??


Kama teringat kalau sebulan yang lalu ia sempat mengetik Kamasutra di google untuk mengetahui apa arti nya.


Dan benar, info lengkap dari google lah yang membuat nya terkejut setengah mati saat ini, bahkan terbayang-bayang bentuk kan pose nya.


Wakwaaww, pose apaan ya itu kira-kira? Aku gak paham, aku polooossss, hahaha.


Sebenarnya ini adalah kesalahan Kama sendiri,


ia terlalu cuek dan gak perduli dengan sekitar sampai nama lengkap dosen nya sendiri pun ia tidak tau, padahal ia selalu berurusan dengan orang tersebut.


Keterkejutan Kama membuat mood nya berubah, wajah nya pucat memutih, kuku nya putih, gigi nya putih, dan mata nya pun ikut putih, apalagi kebetulan pagi ini dia juga memakai kaos putih.


"Angel, apa kabar? Kebetulan banget ya kita ketemu disini" ternyata Angel adalah teman masa SMA nya Sutra


"Gue baik kok. Lo sendiri gimana, Sut? Udah bisa move on kan dari gue? Hahaha" Angel memang cewek cantik sekaligus bocor keliling. Sejak kelas 1 SMA dia terus gencar pedekate ke Sutra walau gak pernah di tanggepin.


Sanking obsesi nya dengan Sutra, ia sampai membuat cerita versi nya sendiri tentang hubungan nya dengan Sutra yang kandas bersamaan dengan lulus sekolah.


"Kayak nya belum, hehe" Sutra menimpali candaan Angel dengan tawa kecil


Sementara itu, keadaan Kama makin gak karuan. Ia betul-betul pengen muntah, apalagi ia sempet denger kalau Angel adalah mantan Sutra.


Ibarat makan siomay, saat di tambahin saus plus sambel cabe ya jelas makin yahuut rasa nya.


Kama memijit-mijit kepala berusaha menahan keinginan nya untuk muntah, dan Sutra dengan sigap menyadari keanehan Kama.


"Loh, kamu kenapa?" Kama menggeleng, namun raut wajah nya makin kacau


"Kayak nya dia mual pengen muntah. Jangan-jangan hamiil. Dia istri lo ya, Sut? Yah, parah lo gak ngundang-ngundang gue!" sambung Angel lagi


Jiaah, belum urusan nama selesai, udah di katain hamil sama cewek antah berantah ini! batin Kama kesal


"Hah? Beneran kamu mau muntah?" tanya Sutra. Kama kembali menggeleng dengan cepat, ia menatap Angel, bermaksud menjawab ke Angel kalau dia bukan istri nya Sutra.


"Yaudah cepetan bawa istri lo ke mobil, Sut. Pesanan lo tadi di bungkus aja, biar gue yang nungguin, lo temenin dia di mobil sana" Angel langsung berinisiatif menolong Sutra, tapi inisiatif nya mengandung cerita fiksi yang di karangnya sendiri bahwa Kama hamillll?? Praktek pegangan tangan aja si Sutra gak kesampean, gimana bisa hamil?


"Oke, makasih ya Ngel" jawab Sutra seraya mengajak Kama ke mobil, ia memegang bahu Kama berjalan menuju ke mobil.

__ADS_1


"Maaf ya, saya ijin pegangin kamu" Sutra berbisik pelan di samping Kama.


Aiiiihh, sopan santan banget ini Sutra, bikin greget pengen masak opor, hahaha.


Di dalam mobil,


"Kamu beneran pengen muntah ya?" Sutra membuka obrolan


Kama menggeleng lalu kemudian mengangguk.


"Mungkin kamu masuk angin, saya beliin minuman anget mau?" Kama menggeleng


"Atau kita ke apotik ya beli obat. Kamu biasa nya minum obat apa kalau mual gini?" Kama kembali menggeleng


"Yaudah kalau gitu kita ke dokter aja" Sutra betul-betul kawatir dengan Kama


"Iya bener, ke dokter aja, check. Gue yakin banget dia pasti hamil" suara Angel terdengar dari samping mobil, ia membawa bungkusan plastik berisi bubur ayam dari warung tadi.


"Nih Sut, pesenan lo. Udah gue bayarin, itung-itung kado merit lo dari gue, hihihi" Angel menyerah kan bungkusan


"Eh iya, kita belum kenalan ya. Nama aku Angel, sahabat nya Sutra waktu SMA" Angel memperkenal kan diri nya pada Kama


"Jangan kawatiiir, kita gak pernah jadian kok, soal nya waktu itu seinget aku Sutra homo, mungkin setelah ketemu kamu dia sembuh, hahaha. Gak deh, becanda. Jangan di masukin ke hati ya. Yaudah kalo gitu aku duluan ya, udah di tungguin pacar tuh, bye" sambung Angel lagi


Setelah Angel pergi, Sutra kembali fokus pada Kama


"Kita ke dokter sekarang atau kamu mau makan dulu?" lagi-lagi Kama menggeleng


"Hmmfftt, terus kamu mau nya gimana? Kamu masih kesal ya karena saya jemput pagi-pagi?" Sutra menghembuskan napas panjang, dia kehabisan akal menghadapi Kama


"Saya mau nanya sama bapak" akhir nya Kama bicara, gak geleng-geleng lagi kayak ketelen obat autan.


"Ooh, oke, silahkan"


"Nama lengkap bapak siapa sih sebenernya?!" suara judes Kama mulai keluar


"Hah? Nama saya? Emm, Sutra Adrian Zanyar. Memang nya kenapa dengan nama saya?" Sutra heran dengan pertanyaan Kama


"Jadi nama bapak beneran Sutra??" suara Kama naik satu oktaf. Sutra kaget dan menjawab dengan anggukan.


"Oh Tuhaaaan, saya mau pulang sekarang pak!" ujar Kama lagi

__ADS_1


"Tunggu-tunggu, saya gak paham sama kamu. Kamu udah enak kan, gak mual lagi?"


"Gak, saya mau pulang!"


"Terus kenapa kamu marah-marah sekarang? Apa lagi salah saya?" Sutra berpikir keras, apa lagi salah nya pada Kama.


Sesaat Kama tiba-tiba pucat dan ingin muntah, namun beberapa menit kemudian ia kembali sehat dengan emosi yang ngegas, ngalahin orang balapan trail.


"Pokok nya saya mau pulang, pak!"


"Kama pliis, jawab dulu. Ini pasti ada yang salah. Kenapa kamu sampe tanya nama lengkap saya?"


"Karena nama bapak Sutra! Dan saya Kama!" akhirnya terucapkan juga oleh Kama alasan yang membuat nya gak karuan sejak tadi.


Sutra terdiam mendengar kalimat Kama beberapa saat. Dia terkejut sekaligus terheran-heran dengan semua aksi yang di tunjukkan Kama sejak tadi hanya gara-gara nama.


'terkezut aabang terheran-heeran...' (potongan lagu sayur kol)


Sebuah nama yang jika di tautkan membentuk satu kata yang mengandung arti yang dalam dan intim bagi orang-orang dewasa.


"Jadi ini tentang Kamasutra?" tanya Sutra


Kama memalingkan muka dari Sutra, ia merasa malu sendiri mendengar kata 'Kamasutra'


"Sejak awal saya udah tau kalau kita berdua adalah Kama dan Sutra. Terus apa masalah nya? Apa hanya karena sebuah nama lantas membuat hubungan kita jadi aneh? Saya gak akan pernah berkelakuan tidak sopan dengan kamu seperti arti dari kata itu. Kamu jangan kawatir dan jangan terbebani dengan itu"


"Mungkin sebuah kebetulan kita adalah Kamasutra. Tapi kamu harus tau, tidak ada yang terjadi di dunia ini selain atas ijin Tuhan, baik Tuhan kamu maupun Tuhan saya"


"Kama, niat saya ke kamu itu baik dan tulus. Meskipun kamu terus marah dan sering salah paham ke saya, saya gak akan berhenti berbuat yang sama. Karena itu semua benar-benar tulus dari dalam hati saya"


"Oke, sekarang saya boleh minta satu hal sama kamu?" Sutra kembali bertanya


"Apa?"


"Kita sarapan dulu yuk. Bubur ayam nya udah dingin" Kama mengangguk setuju


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Hahaha, hayooo siapa yang ngirain Kama hamil sama kayak Angel??


TERIMAKASIH READERS YANG UDAH BACA SAMPAI PART INI πŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


KASI JEMPOL DAN TINGGALIN KOMEN YANG MANIS YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT πŸ€—


JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA (he..he..he)


__ADS_2