When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
Season 2 - Kama Cemburu


__ADS_3

Eh eh guys pencet LIKE dan VOTE-nya dulu donks, biar aku makin semangat nulis, kamsiaaa, arigato gozaimas πŸ™πŸ€—


sarang buruuuung, eh sarangheyo 😘😘


-


-


Dari Serpong, Kama, Sutra, serta Aiman and the genk sudah berada dalam mobil menuju ke Depok. Mereka ingin bertemu Dega dengan mengunjungi rumahnya.


"Mas, gimana donk sekarang? Apa kita gak bisa cari cara lain untuk bikin ayah Chelsea berubah pikiran? Kamu lihat kan tadi Chelsea kayak gimana, kasihan dia, Mas." Kama tak henti membahas tentang keadaan Chelsea sejak tadi.


"Babe, kamu jangan egois donk, mikirin Chelsea terus. Lantas Dega gimana? Kamu denger sendiri kan apa tadi ancaman si Ajinomoto itu." Sutra memandang istrinya heran.


Sanking kesalnya Sutra memanggil Tuan Sakamoto dengan Ajinomoto (mecin). Jadi yang di rumah suka makan mecin, hati-hati dengan ajinomoto. Dia jahat dan licik, Sutra gak suka. Hahaha.


Tapi ya serba salah juga. Tanpa ajinomoto makanan kurang sedap. Contohnya seperti bakso, mi ayam, mi tek-tek, dan jajanan pinggir jalan lain. Betul tidak? πŸ˜‚ Oke guys, kita kembali ke topik.


"Iya aku denger, tapi gak mungkin lah dia mau apa-apain Dega. Memangnya dia punya nyali?" tanya Kama sepele.


"Kalau dia gak punya nyali, gak mungkin dia repot-repot nyulik Dega, Babe. Masa kamu gak kepikiran sampe ke situ. Kita gak bisa nganggap dia remeh. Kamu masih inget gak kalau dia pernah suruh orang untuk buntutin aku? Sampai kita harus di pisah berhari-hari sama Abah. Kalau bukan karena Abah mungkin dia udah nyulik aku untuk di nikahin ke Chelsea," jelas Sutra panjang lebar.


"Iya aku inget, Mas." Kama mengerucutkan bibirnya.


"Tapi kamu berlebihan deh. Chelsea kan cintanya sama Dega, bukan kamu," sambung Kama.

__ADS_1


"Itu setelah sekarang, sebelumnya gimana? Aku masih inget dia datang ke rumah sakit waktu itu. Terus beberapa hari kemudian dia nelepon aku lalu maksa mau jenguk ke rumah. Kan kamu yang ngobrol sama dia di telepon waktu itu." Sutra mengingatkan Kama lagi.


"Ya kan itu dulu, sekarang udah enggak!" Kama tetap ngotot. Entah apa yang membuat si rambut keriting itu begitu membela Chelsea.


"Dulu maksud kamu itu seberapa lama sih? Dua minggu yang lalu? Itu yang kamu sebut dulu? Lagian kamu aneh deh, Babe, belain Chelsea terus dari tadi." Sutra semakin heran dengan istrinya.


"Abis kamu sih, Mas, kege-eran banget! Merasa di cintai Chelsea terus-terusan!" sentak Kama kemudian. Ternyata perempuan satu ini cemburu dengan kenyataan itu. Membuatnya semakin ingin menyatukan Chelsea dengan Dega agar tidak ada lagi yang bisa mengganggu suaminya. Hanya saja Kama tak ingin mengakui kalau ia sedang cemburu.


Sekarang Aiman and the genk yang di buat bingung dengan perdebatan suami istri itu.


"Lah, kan kenyataannya selama ini memang begitu." Sutra memandang aneh pada Kama. Terkejut dengan reaksi ngegas istrinya.


Apa jangan-jangan dia lagi datang bulan ya? Tiba-tiba sewot gitu.


"Itu dulu! Pokoknya itu dulu! Dan tolong jangan bantah lagi kalau gak mau aku turun di sini!" ancam Kama.


Enak yang mana nih? Yah, pake di tanya segala. Enak yang itulah, yang mana lagi. Enak tepok-tepok pramuka antara Komodo Lang dan Kerang Simping. Jelas kan guys? Yang udah nikah pasti paham, tapi yang belum nikah mohon bersabar ini ujian. Cukup ngempit kaki saja atau peluk guling biar tidak ser-seran. Hihihi.


Sementara itu Aiman and the genk hanya bisa senyum-senyum melihat kekalahan Sutra dan keegoisan anak dari bosnya.


πŸƒπŸƒπŸƒ


Di dalam apartemen barunya Chelsea tak henti menangis histeris. Gadis itu baru tau kalau ternyata ayahnya sudah memukuli Dega hingga babak belur. Chelsea bahkan mengancam akan bunuh diri jika ayahnya berani menghilangkan nyawa Dega. Sebab walau Dega sudah bebas, kemungkinan untuk ayahnya menculik lelaki itu lagi sangat besar.


Tuan Sakamoto lantas menyingkirkan semua benda tajam dari kamar anaknya.

__ADS_1


"Aku serius soal itu, Pi ...! Bunuh diri gak harus dengan benda tajam, karena aku bisa lompat dari lantai ini," ancam Chelsea sembari terus terisak. Mereka bicara dalam bahasa Jepang.


For your information, bunuh diri bagi orang Jepang adalah hal yang sering terjadi dan begitu mudah menjadi solusi saat berada dalam keadaan depresi, tertekan maupun gangguan kesehatan mental.


"Jangan coba-coba kamu lakukan itu!" bentak Tuan Sakamoto. Ia tidak ingin kehilangan anak perempuan satu-satunya.


"Aku gak perduli! Sekarang semua tergantung dengan, Papi! Papi harus janji gak akan menyentuh Dega lagi sedikitpun!" tegas Chelsea lagi.


"Oke! Tapi kamu juga harus janji, ikut Papi pulang ke Jepang besok!" Tuan Sakamoto tak mau kalah. Tidak ada yang gratis dalam prinsip hidupnya. Segala hal harus di barter. Nyawa Dega di tukar dengan kesepakatan.


"Terserah ..." Chelsea terduduk lemas di lantai kamarnya. Ia memeluk kedua lutut lalu menangis tanpa henti. Air matanya seolah tak pernah habis.


Chelsea menyesali segala perbuatan serta konsekuensi yang harus ia jalani sekarang. Belum lagi kenyataan bahwa ia sedang hamil anak Dega. Bagaimana ia bisa membesarkan anak itu sendirian tanpa ayahnya? Pertanyaan itu semakin membuat batin Chelsea tertekan. Di tambah lagi ayahnya yang akan memisahkan ia dengan Dega.


Tuan Sakamoto tidak pernah setengah-setengah dalam bertindak. Pria paruh baya itu akan serius memisahkan Dega dengan anak gadisnya dengan segala cara. Bahkan hingga mengganti semua identitas agar tak mungkin bisa ditemukan.


Mungkin ini yang disebut karma. Harus dibayar Chelsea lunas tepat beberapa hari setelah ia menganiaya Kama dan meninggalkannya sendiri di saat hujan salju sewaktu di Are - Swedia.


Tuhan tidak pernah tidur. Segala kesalahan dan penganiayaan yang pernah kita lakukan akan kita tuai jika saatnya tiba nanti. Entah itu lewat diri kita sendiri maupun lewat orang terkasih kita. Maka dari itu hati-hatilah dalam bersikap. Jangan menyakiti jika tak ingin tersakiti. Jangan menganiaya jika tak ingin teraniaya. Dan jangan mematahkan jika tak ingin dipatahkan. Persis yang sedang author alami dengan lapak ini. Tersakiti, teraniaya, dan terpatahkan dalam hal semangat dan harapan.


Halah ya ampun, kok saya jadi curhat. Hihihi. Terkadang orang yang bisa melucu dan membuat orang tertawa lewat tulisan maupun ucapannya, belum tentu merasakan hal yang sama, yakni tertawa dan bahagia. Hanya kalian yang sedang membaca tulisan ini, yang menjadi alasan saya bertahan. Selebihnya tidak. Rasa cinta dan tanggung jawab untuk memuaskan readers jauh lebih besar di benak saya sekarang. Jadi percayalah bahwa novel pertama saya ini, When Kama Meet Sutra, akan selesai dengan akhir yang memuaskan. Tidak di paksa tamat dan tidak juga jadi berantakan. I love you all, sarang beo, eh sarang heyo. 😘


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Next, gimana dengan nasib Dega guys?? Aduh kasihan dia gak bisa kawin dengan Chelsea, padahal tombak naga sakti berhasil dalam penyerangan pertamanya.

__ADS_1


Pasti penasaran kan?


Yuk kita liat di next eps πŸ‘‡, cekidot !


__ADS_2