When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
BAD MOOD


__ADS_3

Sudah beberapa hari Sutra tidak keluar kamar. Dia hanya sibuk dengan laptop dan buku-buku tebal yang di pinjam nya dari perpustakaan kampus. Itu karena dia bertekad untuk segera menyelesaikan tesis magister nya dalam 2 bulan ini.


Seingat nya hanya satu hari dia keluar dari kamar untuk kembali meminjam buku di perpustakaan. Sekitar 4 hari yang lalu. Dan kebetulan hari itu dia bertemu dengan Kama yang sedang menangis di parkiran. Ingiin rasanya dia bertanya, ada apa dengan Kama, tapi dia teringat, terakhir kali bertanya soal Kama menangis, Kama malah melirik kesal dan menggigit-gigit bibir di depan nya.


"Kira-kira sedang apa ya si Maria Marcedes hari ini..?" Sutra bertanya pada diri nya sendiri. Sepertinya dia mulai rindu dengan keberadaan Kama di dekat nya sambil mengajak nya berlari-lari di tepi pantai. Ahaha, bukan bukan. Ini bukan telenovela ya.


Karena penasaran, Sutra mengambil ponsel nya, dan mengirim pesan whatsapp ke Kama.


-Sutra-


Kamu dimana, Kama?


Lima belas menit berlalu, belum ada balasan dari Kama. Bahkan Kama belum membaca pesan nya, karena belum ada tanda centang biru di pesan whatsapp yang di kirim Sutra tadi.


Kemana saja dia, sampai tidak sempat melihat ponsel nya? Sutra terus bertanya sendiri, dia makin penasaran dengan keberadaan Kama.


Tiba-tiba, ponsel Sutra bergetar, ada pesan masuk. Buru-buru Sutra membuka ponsel nya, ternyata bukan dari Kama, melainkan Chelsea, cewek blasteran Jepang itu. Di harap Maria eh yang nongol Narita (nama belakang Chelsea), hihihi.


-Chelsea-


Lagi ngapain?


-Sutra-


Lagi bosen, di rumah terus


-Chelsea-


Jalan yuk.. Aku baru aja keluar dari kelas


Sutra berpikir sebaik nya dia keluar untuk menyegarkan pikiran karena sudah berhari-hari mengerjakan skripsi. Dan kebetulan ada Chelsea yang mengajak nya pergi.


Lagipula, dia menjemput Chelsea ke fakuktas Teknik, siapa tau nanti dia bertemu dengan Kama disana, dan bisa menanyakan kenapa anak itu tidak membaca pesan wa nya.

__ADS_1


-Sutra-


ok, tunggu. Aku kesana..


Mobil sedan kuning yang di kendarai Sutra telah sampai di parkiran fakuktas Teknik. Namun dia tidak turun dari mobil nya, melainkan terus memperhatikan satu persatu mahasiswa yang keluar dari kampus.


Sutra berharap menemukan Kama di antara orang-orang itu. Tapi tidak sama sekali.


Tak berapa lama Chelsea datang dan segera masuk ke mobil Sutra


"Kita mau kemana nih..?" Chelsea membuka pembicaraan


"Terserah kamu aja, aku lagi bosen soalnya.." daritadi yang ada di pikiran Sutra adalah Kama, dia makin badmood karena tidak melihat Kama di kampus.


"Kita nonton yuk" ajak Chelsea


"Ga ah, aku lagi gak mood.."


"Kalo gitu kita makan aja yuk"


"Atau kita jalan-jalan ke mall? kamu mau?"


"Aku lagi males ke mall.."


"Kamu kenapa sih?!" Chelsea menekan suaranya, dia kesal karena Sutra menolak semua ajakan nya.


"Hah? Em, gak papa.., maaf ya, aku cuma lagi bosen aja" Sutra menyadari tindakan nya tadi membuat Chelsea kesal


"Iya, gak papa kok. Kita muter-muter aja deh kalo gitu. Terserah kamu muter kemana, aku ikut" Chelsea tersenyum, dan kembali dengan sikap manis nya setelah Sutra minta maaf


Sudah satu jam mobil Sutra berkeliling daerah Depok, tapi dia belum tau sebenar nya mau mengajak Chelsea kemana. Yang ada di pikiran nya hanya ingin tau keberadaan Kama.


Karena pesan yang dia kirim ke Kama tadi belum di baca sama sekali.

__ADS_1


Tega bener si Kama ngegantungin penantian Sutra, serasa nungguin sms balasan dari 'mama minta pulsa' , hahaha gak nyambung ya.


Sebenarnya Chelsea anak yang asik dan ceria. Sepanjang jalan dia terus ngobrol macem-macem ke Sutra.


Namun Sutra hanya sesekali menanggapi, karena otak nya udah gak nyambung di ajak ngobrol apapun. Tapi Chelsea tetap gak menyerah, dia terus berusaha mencari perhatian Sutra


"Aduuuuh...." Chelsea memegang perut nya seolah kesakitan. Chelsea ini mantan pemain drama anak-anak di TVRI, udah bakat dari orok jago nya acting.


"Loh, kamu kenapa, Chel? Tadi baik-baik aja, kok tiba-tiba sakit perut?"


"Kayaknya magh ku kambuh deh"


"Kamu punya sakit magh?" Chelsea mengangguk sambil tetap memegang perutnya.


Sutra melirik jam tangan nya, pukul 3 sore. Wahh, gawat! Pasti gara-gara dia magh Chelsea kambuh. Udah jam segitu belum makan siang.


Sutra merasa bersalah pada Chelsea. Gara-gara otak nya yang linglung mikirin Kama, dia sampe lupa mengajak Chelsea makan siang.


"Kamu biasa minum obat apa? Kita ke apotik ya" Sutra mencoba menebus kesalahan nya, dia menepikan mobil nya dan mengecek dengan baik keadaan Chelsea.


Aiiih, siapa sih yang gak melted sama cowok yang model begini??


"Perut kamu sakit karena telat makan siang kan? Maafin aku ya Chel, dari tadi gak ngajak kamu makan. Otak aku lagi kacau, mungkin karena berhari-hari di kamar ngerjain tesis. Aku janji, habis dari apotik, kamu boleh makan dimana aja, aku temenin, ok?" jiwa bertanggung jawab Sutra membara


"Serius..?" tanya Chelsea


Sutra mengangguk sambil mengeluarkan senyuman maut nya yang pasti bikin semua makhluk hawa melted, kecuali Kama, Kama leandra rahayu, cewek yang gak kunjung membalas pesan wa Sutra sejak tadi.


Oh Kamaaa, where are you?? Orang paling tampan di UI sudah gak karuan nungguin balasan wa kamu!!


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


TERIMAKASIH READERS YANG UDAH BACA SAMPAI PART INI πŸ˜ŠπŸ™

__ADS_1


KASI JEMPOL DAN TINGGALIN KOMEN YANG MANIS YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT πŸ€—


JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA (he..he..he)


__ADS_2