When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
KAMA MENANGIS


__ADS_3

Setelah mata kuliah usai, Mini dan Reyhan mengajak Kama untuk merayakan ulang tahun nya di mall terdekat. Mereka bermaksud makan siang bersama sekaligus membeli kan kado untuk Kama.


"Kam, let's go.. kita nge mall! Ngerayain ultah lo yang kemaren.." oceh Mini dengan riang nya


Tidak ada jawaban dari Kama, ia masih kepikiran tentang semua isi surat biang yang kemarin ia baca.


"Kam, gue ikuut gue ikuut.." ujar Reyhan dari belakang. Dia bisa mendengar suara keras Mini yang mengajak Kama pergi ke mall barusan.


"Ah elo Rey, nguntit gue mulu. Hahaha.." ujar Mini bercanda


"Yaudah kalo gitu, gue aja sama Kama yang pergi. Lo gak usah ikut, Min.. ganggu aja!" jawab Reyhan gak mau kalah


"Yeee,, enak aja lo!" sorak Mini


"Hahahaha..." perang kata-kata Reyhan dan Mini akhir nya bisa membuat Kama ikut tertawa bersama Reyhan


πŸƒπŸƒπŸƒ


Triing..!


Sebuah pesan wa masuk ke ponsel Kama ketika Kama, Mini dan Reyhan baru saja sampai di mall.


- Dosen Freak -


Besok saya berencana untuk mengadakan ujian mid semester di kelas. Tolong kamu kabarin ke teman-teman kamu ya..


Terimakasih..


- Kama -


Oke pak


Setelah membalas pesan pak Adrian, Kama lalu menyimpan kembali ponsel nya. Sambil berjalan menuju restoran pilihan Mini, Kama memberitahukan pada Mini dan Reyhan tentang isi pesan itu


"Eh guys, barusan pak Adrian wa gue. kata nya besok ujian mid smester"

__ADS_1


"Hah?? Apa?? Serius lo??" Mini menanggapi dengan terkejut


"He eh.." Kama menjawab dengan anggukan


"Kok tiba-tiba sih idola gue mau ngasi ujian, aaaah.. gimana niih?? Kapan gue belajar nya??" rengek Mini


"Rey, lo kabarin ke chat grup kelas ya.." pinta Kama ke Reyhan


"Siaaap birthday girl.." jawab Reyhan seraya mengedip kan sebelah mata nya, membuat Kama tersenyum simpul. Reyhan lantas mengotak atik ponsel nya, mengirim pesan ke wa grup sesuai permintaan Kama barusan


Tak berapa lama mereka akhir nya sampai di restoran all you can eat pilihan Mini, restoran yang menyediakan makanan korea seperti steamboat dan lain nya. Saat Mini dan Kama memilih beberapa suki sebagai isian steamboat, Reyhan pamit pergi ke toilet.


"Kam, gue ke toilet dulu ya" bisik Reyhan ke Kama


"Eh, ntar dulu Rey.. lo mau suki yang mana? Ato mau pesen yang laen?" tanya Kama sebelum Reyhan pergi.


"Terserah lo aj Kam.. Semua pilihan lo, gue pasti suka" Reyhan tersenyum simpul seraya beranjak pergi


Hehe, dasar Reyhan..! gumam Kama


"Kam, lo yakin gak mau pake nasi? Emang lo gak laper? Ini jam makan siang loh, Kam..." tanya Mini heran


"Gak, Min, ntar gue makan suki dan sayuran nya aja" jawab Kama sambil berjalan berdampingan dengan Mini menuju meja tempat mereka duduk.


"Oh ya, si Reyhan kemana ya? Kok gue gak liat dia dari tadi.." tanya Mini penasaran, dia baru sadar kalau Reyhan sudah tak terlihat sejak tadi.


"Ke toilet.." jawab Kama singkat


"Oohh.., hmm, terus-terus, lo kemana aja kemaren, Kam? Gue liat foto lo cakep-cakep tuh... Itu yang make dres kuning siapa sih? Muka nya oriental banget, tapi cakep, gue suka.., cocok banget dress nya ke dia" oceh Mini, kali ini ia membahas tentang tante Lulu


"Itu tante gue, tante Lulu nama nya.."


"Jadi yang di samping nya itu om lo? Yang lo panggil aji itu??" Mini bertanya dengan terkejut


"Iya.. knp? Kok lo kaget?" tanya Kama heran

__ADS_1


"Ya ampuuun, om lo awet muda bangeeett, ganteeng lagi..., tau gitu buat gue aja Kam" ujar Mini dengan irama gregetan nya. Kama tersenyum simpul dengan kelakuan Mini


"Emang masih muda sih, 26 tahun.." ujar Kama seraya memegangi gelas teh yang ada di meja.


"Tu kan.., cocok banget itu sama gue, Kam" sambung Mini lagi, namun kali ini tidak ada tanggapan dari Kama. Mini melirik, ia mendapati Kama yang terdiam sambil menatap fokus ke arah jasmine tea yang ada di atas meja.


"Kam..." Mini mencoba memanggil Kama. dan Kama masih tetap diam


"Kam..." panggil Mini lagi, kali ini dengan menyentuh lengan Kama


"Ah, iya Min.. kenapa? Lo tadi nanya apa?" Kama tersadar dari lamunan nya


"Hmm, lo kenapa Kam? Ada masalah ya? Kok lo ngelamun kayak gitu? Gue panggilin dari tadi, lo nya diem aja... Kalo emang ada masalah, cerita doonk ke gue, kali aja gue bisa kasi masukan, atau paling gak lo bisa berbagi ke gue, jangan di pendam sendirian, ntar yang ada lo nyesek, Kam.." Mini mengubah nada bicara nya, ia mulai serius bertanya tentang keadaan sahabat nya, Kama


Kama menatap mata Mini dengan serius, ia bisa melihat ketulusan Mini dengan semua kalimat nya barusan, membuat Kama yakin untuk menceritakan sedikit beban yang ada di pikiran nya.


"Min... Ehmm, gue.. gue..." belum selesai kalimat nya Kama sudah meneteskan air mata. Untung saja saat ini restoran yang mereka datangi tidak begitu ramai, dan mereka juga memilih duduk di meja paling sudut mengahadap ke jendela. Jadi Kama tidak perlu kawatir menjadi perhatian orang jika ia benar-benar menangis.


Dari hadapan Kama, Mini segera menghapus airmata Kama yang mengalir di pipi nya. Reflek ia pun langsung memeluk Kama, mencoba menenangkan hati Kama yang saat ini ia ketahui sedang sedih.


"Gak papa Kam, nangis aja kalo lo emang pengen nangis. Keluarin semua yang nyesek di hati lo saat ini. Walopun gue gak tau apa masalah lo, tapi gue yakin itu pasti berat banget, karena ini pertama kali nya gue liat lo sesedih ini, Kam..." ujar Mini yang masih terus menenangkan Kama dalam pelukan nya


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Kama bakalan curhat dengan Mini atau gak nih??


Yuuk, kepoin di next episode


TERIMAKASIH READERS YANG UDAH BACA SAMPAI PART INI πŸ˜ŠπŸ™


KASI JEMPOL DAN TINGGALIN KOMEN YANG MANIS YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT πŸ€—


JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA (he..he..he)


I Love U 😘

__ADS_1


__ADS_2