
Please jangan lupa tinggalin jempol dan vote nya ya biar authornya makin semangat π€π
happy reading..
.
.
Sutra sampai di bandara Soekarno Hatta tepat pukul satu siang. Ia bergegas keluar dan memesan taksi bandara untuk langsung menuju ke kost Kama, kekasihnya.
Setelah ia sudah berada di dalam taksi, tak lupa Sutra mengabari Kama lewat pesan wa.
- Sutra -
Saya sudah di Jakarta dan sekarang sedang on the way menjemput kamu.
I miss you so much, babe
Berselang lima menit, pesan tersebut dibalas oleh Kama.
-Kama-
Oke
Seperti biasa, tanpa embel-embel Kama menjawab langsung pada intinya.
Aah, Sutra, bersabar lah kau wahai kisanak! Pahami adinda Kama yang tak memiliki urat romantis dalam tubuhnya!
Di dalam taksi, Sutra menyibukkan diri dengan berselancar di ponselnya. Ia mengganti wallpaper wa dengan foto Kama yang di screenshoot nya tadi pagi. Entah kenapa ia merasa Kama begitu cantik saat bangun tidur, membuatnya ingin menatap lagi dan lagi.
Perasaan Kama memang gak pernah jelek dipandangan Sutra. Jangan-jangan Sutra sudah menelan tahi kambing yang rasa cokelat tadi, makanya jadi bucin parah. Hahaha
Tiba-tiba sebuah panggilan video masuk ke ponsel Sutra. Itu dari Chelsea.
Mau apa lagi si gila ini?! Pake video call segala!
Sutra menerima panggilan itu dan langsung tersambung dengan Chelsea.
"Hallo, Adrian..." tampak Chelsea sedang melambaikan tangannya didalam sebuah mobil
"Ada perlu apa Chel..?" tanya Sutra tanpa basa basi
"Kamu lagi dimana tuh? Kok kemaren panggilan video aku gak diangkat sih..?" Sutra teringat saat Chelsea menghubunginya disaat dia sedang meeting dengan tim keuangan Datuk Emran
__ADS_1
"Sorry, kemaren aku lagi kerja soalnya"
"Oh, jadi kamu masih di KL ya?" tanya Chelsea lagi
"Loh, kok kamu tau?" Sutra heran darimana Chelsea tau tentang keberadaannya
"Aku tanya sama Dega.., abis kamu cuek banget sih, balas pesan aku singkat banget" suara manja Chelsea mulai keluar
"Eh, Chel, udahan ya.. Aku masih ada kerjaan lagi nih.." Sutra beralasan
"Yaaah, padahal aku masih kangen liat wajah kamu.. Tapi gak papa deh, kamu kan disana kerja cari duit buat ngelamar aku kan.., hihihi.." ucapan Chelsea membuat Sutra ingin muntah saja
"Bye Chel.." Sutra menutup panggilan video setelah kalimat terakhirnya
Huh, heran aku ngeliat cewek satu itu! Gak tau malu atau gimana ya dia?! Bisa-bisanya minta dilamar, padahal pacaran pun aku gak sudi sama dia! Mendingan jomblo seumur hidup!
πππ
--- Chelsea Pov ---
Aku memesan taksi online untuk menemui seseorang yang sangat kubenci saat ini. Cewek kampungan yang berhasil menggoda laki-laki pujaanku.
Huh, liat aja nanti! Bakal mengarang cerita apa lagi dia padaku?! Dasar kampung!!
Tak perlu waktu lama akhirnya aku sampai didepan sebuah rumah kost yang lumayan besar. Saat turun dari taksi, kulihat ada post jaga didekat pagar dan langsung saja kuhampiri.
"Permisiii.." aku mengeluarkan suara manja yang pasti selalu membuat semua laki-laki gemas padaku
"Ah, iya mbak, silah-kaaaan..." jawab si penjaga dengan sedikit bergetar. Aku yakin dia pasti terpesona denganku, cewek cantik bersuara manja. Pasti itu yang ada dipikirannya saat ini.
"Mas.., Kama nya ada? Saya temen kampusnya.." tak lupa kukeluarkan senyuman manis pada si penjaga
"A-ada mbak.. Lang-langsung saja masuk ke dalam.. Ka-kamarnya urutan kedua sebelah ki-kiriiii.." sanking cantiknya wajahku si penjaga langsung mengijinkan masuk tanpa bertanya apapun
"Oke, makasih maas.." kembali kutinggalkan senyum yang lebih lebar sebelum aku masuk ke dalam rumah kost.
Hmm, kuakui kostan si kampung itu rapi dan bersih!
Aku sampai didepan pintu kamar si kampung sesuai petunjuk dari mas yang didepan tadi. Baru saja aku mau mengetuk pintunya, dia lebih dulu membuka dan keluar dari dalam kamar.
"Eh, elo! Ngapain kesini?" tanya si kampungan itu santai.
Aneh, dia sama sekali gak terkejut dengan kedatanganku! Tapi ngeliat mukanya aku jadi langsung kesal, aku teringat dengan dua tamparan yang dia layangkan ke pipiku waktu itu! Awas lo keriting!
__ADS_1
"Nyari lo! Ada yang mau gue omongin!" aku langsung ke intinya
"Oh, diluar aja yuk.. Gue gak tega ngajak lo masuk kamar gue.., kasian kamar gue.." sambil berlalu pergi si kampung itu sempat menghinaku.
Ih, kalau gak mikir ini kostan nya, udah kutarik rambut kampungannya itu!
Aku mengikutinya dari belakang, kami berjalan keluar hingga sampai di depan pos jaga. Si kampung itu menemui mas penjaga. Entah apa yang mereka bicarakan tapi mas penjaga itu pergi meninggalkan kami.
"Yaudah, mau ngomong apa lo tadi?" si kampung itu langsung bertanya setelah tidak ada seorangpun diantara kami.
"Hm, ya.." aku tersenyum
Gak ada siapa-siapa disini, artinya aku bebas menekannya sampai dia menangis!
"Gue mau bilang kalau gue udah jadian sama Adrian.." sambungku lagi
"Terus?" dia bertanya santai, seolah tidak terjadi apa-apa
"Ya lo gak usah gangguin dia lagi! Dan gak usah berharap yang macam-macam!" aku jadi emosi melihat sikap santainya itu
"Oh.., kapan jadiannya?"
Huh, pura-pura santai, padahal dia kepo juga!
"Jumat kemarin.., dia datang ke apartemen gue.." aku tersenyum mengingat saat aku mencium pipi Adrian hari itu
"Hm, selamat ya.. Semoga lo gak lagi mimpi.." senyumku langsung hilang mendengar ucapannya
Kurang ajar..!!
"Eh, lo gak usah main kata-kata deh! Udah gak mempan! Sekarang Adrian jelas-jelas udah jadi pacar gue!" aku mengeluarkan ponsel, membuka galeri yang menyimpan fotoku saat mencium Adrian waktu itu
"Nih..! Lo liat aja sendiri buktinya..!" kutunjukkan layar ponselku pada si kampung
Hahaha! Mam-pus lo kampung! Sekarang lo pasti gak bisa berkata apa-apa..! Adrian milik gue..! Cuma milik gue! Nangis deh lo sana..! Hahaha... Bye-bye kampung...
πππ
Oh my God!
Gimana reaksi Kama ya gaes??
Dia bakal marah, ngamuk, jambak, atau malah ngusir Chelsea darisitu??
__ADS_1
Yuk kepoin di next episode