
Jangan lupa bantuan jempol dan votenya ya gaes, biar aku makin semangat nulis, kamsiaaa, arigato gozaimas ππ€π
-
-
Kama dan Sutra saling menikmati pemandangan di hadapannya saat ini.
Lapangan berliku yang di tumbuhi rerumputan halus, tergambar jelas di atas dada bidang milik Sutra. Membuat setiap wanita meneteskan liur melihat keseksiannya.
Wow, amazing! Wonderful! Aish...., uuuh emeessshhhh.... (desahan author)
Begitupun dengan Kama. Kulit mulus eksotisnya menambah kesan menggairahkan bagi Sutra. Belum lagi si pucuk cream yang kian menonjol itu. Begitu menantang, seolah memanggil, mengedipkan mata, bahkan melempar senyum menggodanya.
Pokoknya Luna Mayang dan Ariel Nodong mah lewat. Kalau di video-in, di jamin aksi mereka mendapat rating nomor satu dalam dunia BIRU perfilman Indonesia dengan konsep shy-shy but willing (malu-malu tapi lagi mau). Hahaha.
Namun Sutra tak serta merta mencicipi langsung. Ia harus memanaskan teko yang sempat low akibat gerakan memilin dan french cup mereka yang sempat terhenti.
Sutra kembali melancarkan aksi. Ia menyalakan api di atas kompor gas yang selangnya baru di ganti, sebab selang yang baru ini di yakini bisa menghantarkan aliran gas dua kali lipat agar api yang di hasilkan pun lebih besar dari sebelumnya.
Itu artinya permainan mereka saat ini sudah naik level.
Hareudang, hareudang, hareudaaang... fanas, fanas, fanaaas...
Syelalu, syelalu, syelaluuuu... Fanas dan hareudaaaang....
(kutipan lagu Hareudang by.tiktok)
Cup !
Bluk !
Marsmellow pink dan marsmellow peach kembali memadu kasih di barengi dengan olahraga tangan Sutra di pucuk cream.
Hih, ngapain itu? Au ah gelap!
Irama tetap sama, soft and smooth motion always been number one (gerakan halus dan lembut selalu menjadi nomor satu). Itu sudah jadi logo tetap bule Swedia siapapun dia orangnya.
Hanya orang 'gila' yang bisa menolak semua sentuhan hangat penuh cinta dari seorang Sutra Adrian Zanyar. Laki-laki dewasa berusia 24 tahun yang baru pertama kalinya merasakan cinta dan begitu tergila-gila karenanya.
Tak hanya sentuhan, kalimat-kalimat romantis yang tulus pun selalu saja keluar dari mulut Sutra secara spontan. Itu menandakan cinta yang sesungguhnya, bukan settingan.
Sekarang step selanjutnya kita serahkan pada Kama. Akankah ia melepaskan semuanya untuk Sutra?
__ADS_1
Sebelum Kama menjawab ataupun merespon dengan gerakan, ada baiknya kita beri dia dukungan lewat suasana romantis syahdu yang menyeruak dalam kalbu. Sebuah lagu slow di awal tapi sedikit ngebeat di reff by Christina Perri, yang menggambarkan isi hati Sutra pada Kama selama ini.
Biar apa? Biar Kama terpacu untuk menerima dan memberikan semuanya. Biar Kama gak ragu dengan apapun lagi. Biar Kama tulus ikhlas hanya membagi cintanya untuk seorang Sutra. Hanya Sutra, buat Sutra, dan Sutra selamanya.
A Thousand Years
Heart beats fast
Jantungku berdetak cepat
Colors and prommises
Warna-warni dan janji-janji
How to be brave
Bagaimana agar berani
How can I love when I'm afraid to fall?
Bagaimana bisa aku mencinta sedangkan aku takut terluka
Sejak awal Sutra mencintai Kama, tapi tidak pernah memberitahunya. Ia salah tingkah. Jantungnya berdetak kencang ketika berada di dekat Kama. Hidupnya jadi penuh dengan warna setelah kehadiran Kama. Ia sangat mencintai Kama namun takut cintanya tak terbalas.
Tapi memandangmu sendirian
All of my doubt suddenly goes away somehow
Segala raguku seketika lenyap sudah
One step closer
Selangkah lebih dekat
Tapi ketika ia melihat Kama yang selalu sendiri, keraguannya hilang dan bertekad akan memberitahunya serta mengambil langkah untuk lebih dekat padanya.
I have died every day waiting for you
Tiap hari aku mati karena menantimu
Darling don't be afraid I have loved you
Sayang, jangan takut aku telah mencintaimu
__ADS_1
For a thousand years
Sejak ribuan tahun lalu
I'll love you for a thousand more
Aku kan mencintaimu ribuan tahun lagi
Walau rasanya sakit, tapi Sutra sabar menunggu hingga Kama membuka hati. Ia benar-benar menunggu dengan ketulusan hati yang suci. Hingga saat Kama membuka hati, tidak ada yang perlu di ragukan lagi, Sutra telah lebih dulu mencintai dan akan terus mencintainya selama ribuan tahun lagi.
Akhirnya sampai lah disaat Sutra mengungkapkan segala perasaan. Semua tentang Kama adalah keindahan baginya. Suasana hening, ia merasa menikmati momen-momen tersebut. Setiap napas, setiap jam yang Sutra habiskan hanya untuk menunggu hingga datangnya momen ini. Yakni mengambil satu langkah maju, membawa Kama dalam ikatan suci pernikahan.
Tidak ada orang lain yang mampu mencintai Kama sebesar Sutra. Semuanya tergambar jelas tanpa ada yang tertutup sedikitpun. Bukan cinta yang sesaat, tapi kemarin, sekarang bahkan nanti hingga ajal menanti.
Alunan lagu cinta yang syahdu berhasil menyentuh perasaan Kama yang terdalam. Airmata bahagia sekaligus haru lolos dari sudut matanya, mengalir melewati pipi dan terbenam dalam pagutan cinta mereka.
Rasanya sedikit asin, membuat Sutra melepas penyatuan kedua marsmellow itu perlahan.
"Kamu nangis? Kenapa, Babe?" tanya Sutra dengan suara yang berat akibat hasrat.
Kama menggeleng, namun airmatanya lolos lagi.
"Terus?" tanya Sutra lagi.
Kama lantas bangkit dari sofa. Ia menarik tangan Sutra dan mengajak laki-laki itu pindah ke atas ranjang yang berada sejajar dengan sofa. Hanya di pisah oleh dinding kaca berbingkai kotak-kotak.
Ranjang? Ya, tempat yang akan menjadi saksi bisu penyatuan cinta mereka saat ini.
Kama memilih tempat yang tepat di banding sofa yang tidak memuat kedua tubuh mereka.
πππ
Uuuh, so sweet ππ
Bisa di cintai sebesar itu oleh laki-laki sempurna seperti Sutra, apalagi yang kurang???
By the way, Kama ngapain ngajak pindah ke ranjang gaes?
Mau bobo atau mauuuu....
Yuk kita kepoin di next episode π
__ADS_1