When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
Season 2 - Kiss Me


__ADS_3

Jangan lupa bantuan jempol dan votenya ya gaes, biar aku makin semangat nulis, kamsiaaa, arigato gozaimas πŸ™πŸ€—πŸ˜˜


-


-


Belum apa-apa wajah Kama sudah bersemu merah. Pikirannya kemana-mana. Bukan hal kotor, tapi hal yang membuatnya bergidik ngeri.


Nanti kalau keliatan itunya, gimana??? Hiiii....


"Babe, please..., ayo, aku udah kebelet ini!" pinta Sutra lagi mendesak.


Mau tidak mau Kama membantunya melangkah hingga ke kamar mandi. Sampai didepan pintu Kama berhenti.


"Kenapa?" tanya Sutra.


"Kamu masuk sendiri ya Mas.." ucap Kama.


"Yaudah aku pipis disini aja deh" Sutra mencoba menurunkan celananya.


"Eh, jangan!" buru-buru ditahan Kama.


"Makanya ayo temenin masuk.." saut Sutra.


"Kan cuma pipis doank, aku tungguin didepan pintu aja ya" pinta Kama.


"Yaudah terserah, nanti kalau aku tiba-tiba pusing terus jatuh dikamar mandi kamu jangan kaget ya!" Sutra melangkah masuk meninggalkan Kama. Tapi ucapannya barusan membuat Kama takut, dan reflek ikut masuk.


"Ngapain?" tanya Sutra heran


"Nemenin kamu lah. Udah buruan pipisnya" jawab Kama sembari menutup matanya dengan tangan.


Sutra tersenyum, terpikir ide dikepalanya untuk mengerjai Kama.


"Babe, ssshhh, aduh..." keluh Sutra tiba-tiba.


"Kenapa Mas?" Kama membuka matanya.


"Tangan aku tiba-tiba kaku, ssshhh, aduuh..." sautnya lagi.


"Terus gimana? Aku panggilin suster ya!" Kama mulai panik.


"Jangan, kelamaan! Ssshhh, tolong turunin donk celana aku, udah kebelet banget ini! Ayo, cepetan! Sebelum aku ngompol!" desak Sutra.


Ya ampun! Mas Adriaaaan


Dengan sangat terpaksa Kama menurunkan celana Sutra sembari menutup matanya, menyisakan satu helai kain lagi yakni celana dalam Sutra.


"Cepetan, Babe!" desak Sutra lagi.


Kama meraih kain lapisan terakhir itu dengan deru jantung yang sudah tidak karuan. Diturunkannya pelan sembari terus menutup mata, tanpa tau sebatas mana harus turun hingga prajurit tempur Sutra bisa keluar.


"Babe, aduh itu kejepit! Udah, udah, biar aku aja! Tanganku udah gak kaku lagi kok!" bukannya berhasil mengerjai Kama, Sutra malah jadi kesal sendiri.


Ini yang dinamakan senjata makan tuan. Bermaksud mengerjai istri malah jadinya kejepit sendiri.


Hayalan gesrek Sutra terlalu tinggi. Dia berharap Kama salah gerak hingga menyentuh prajurit tempurnya, yang menjadi alasan untuk adegan berikutnya. Namun kenyataannya, jangankan tersentuh, malah sudah lebih dulu teraniaya.

__ADS_1


Kama lantas berbalik membelakangi Sutra, menunggu suaminya hingga selesai dengan aktifitas buang air kecil. Selesai itu Kama kembali membantu Sutra hingga ke ranjangnya.


"Babe, by the way, kamu bukannya udah masuk kuliah ya minggu ini?" Sutra membuka obrolan.


"Kok kamu tau jadwal kuliah aku, Mas?" tanya Kama heran.


Aneh, kok Mas Adrian tau? Aku kan belum pernah cerita


"Iya, aku tau dari Ibu. Katanya kita menikah waktu kamu libur semester kan" pandai beracting mengharuskan Sutra juga pandai mencari alasan.


"Iya, bener, Mas. Aku udah titip ijin ke Mini kemaren, gak tau bisa atau gak nya. Tapi gak apa-apa kok, yang penting kamu sembuh dulu" Kama menyunggingkan senyum. Ia ingat pesan Dr.Ridwan kalau ia tidak boleh memberi beban pikiran untuk suaminya. Padahal kalau ditanya jujur, Kama sempat stres tidak bisa masuk kuliah beberapa hari.


"Nanti setelah aku diijinin pulang, kamu mau masuk kuliah seperti biasa ya?" Sutra berpura-pura bodoh.


"Iya, kenapa Mas?"


"Terus siapa yang ngurusin aku?" tanya Sutra lagi.


"Kata Ibu-" belum selesai Kama bicara, Sutra sudah berucap.


"Aku gak mau ditinggal dirumah Ibu!" protes Sutra. Ia sudah bisa membayangkan kalau saat Kama masuk kuliah nanti dia akan sibuk. Sementara kondisinya yang berpura-pura amnesia akan membuat Kama curiga jika ia pergi kesana kemari.


"M..., gimana ya Mas, aku jadi bingung. Aku gak mungkin bolos kuliah terus kan" saut Kama.


"Cuti donk. Semester ini kamu cuti buat aku, Babe, please..." Sutra menatap Kama dengan wajah memelas.


"..........." belum ada jawaban yang keluar dari mulut Kama.


"Tapi kalau kamu gak setuju, yaudah lah, aku bisa apa. Biar aku sendirian nungguin kamu pulang kuliah" Sutra memasang wajah sedih versi laki-laki cool. Mau sedih tapi gengsi. Begitulah kira-kira raut wajah best actor kita sekarang.


Aku mau berubah. Aku mau jadi istri yang baik. Aku gak mau buat Mas Adrian kecewa. Aku gak mau nyesal lagi seperti kemarin. Aku mau dia cepet sembuh seperti semula. Jadi sudah waktunya aku harus berkorban sekarang. Ya, demi dia!


"Gak usah! Aku kan udah bilang gak mau. Biar aku nungguin kamu di apartemen" saut Sutra lagi. Kali ini dia mulai kesal, ternyata Kama tidak perduli dengan acting sedihnya tadi.


"Cuma sehari kok, Mas... Aku mau ngurus prosedur cuti kuliah dikampus. Boleh kan?" Kama tersenyum lebar.


Kesal Sutra pun seketika hilang, berubah jadi gemas melihat istrinya yang mulai pintar bermain kata-kata. Sutra melingkarkan tangannya ke punggung Kama, menariknya pelan hingga dahi dan pangkal hidung mereka bertemu.


"Makasih ya, Babe" bisiknya pelan.


"Aku udah gak sabar untuk bisa mengingat semua kenangan kita. Pasti hubungan kita seru banget ya, banyak moment romantisnya" tambah Sutra lagi.


"Ha, e..., i-iya Mas..." jawab Kama terbata-bata, ia bingung harus menjawab apa.


Selama ini kamu yang romantis Mas, tapi aku enggak. Aku selalu menghindar dan cuekin kamu. Tapi bukan karena aku gak cinta. Aku terlalu malu untuk membalas hal yang sama. Aku bingung, gak tau harus mulai dari mana. Tapi aku janji, mulai sekarang aku mau berubah. Demi kamu, demi kita...


"Kiss me, Babe..." bisik Sutra lagi.


Aaaarrrggghhh... Mas Adriaaaaaaaaannnn....


Sambil nunggu reaksi Kama, yuk kita nyanyi dulu guys,


(Kiss Me by Sixpence None The Richer)


Kiss me out of the bearded barley


Nightly, beside the green, green grass

__ADS_1


Swing, swing, swing the spinning step


You'll wear those shoes and I will wear that dress


Oh, kiss me beneath the milky twilight


Lead me out on the moonlit floor


Lift your open hand


Strike up the band, and make the fireflies dance


Silvermoon's sparkling


So kiss me


Kiss me down by the broken tree house


Swing me, upon its hanging tire


Bring, bring, bring your flowered hat


We'll take the trail marked on your father's map


Oh, kiss me beneath the milky twilight


Lead me out on the moonlit floor


Lift your open hand


Strike up the band, and make the fireflies dance


Silvermoon's sparkling


So kiss me


Kiss me beneath the milky twilight


Lead me out on the moonlit floor


Lift your open hand


Strike up the band, and make the fireflies dance


Silvermoon's sparkling


So kiss me


So kiss me


So kiss me


So kiss me


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Hayo yang baca sambil senyum-senyum angkat tangaaan...

__ADS_1


Buruan serbu pasangan halalnya gih, minta disosorin juga kayak entok 🀣🀣🀣


__ADS_2