
Baru saja mobil sedan kuning Adrian meninggalkan jalan depan rumah kost Kama. Seperti biasa jalanan kota Depok cukup ramai pagi ini,
masing-masing dengan tujuan nya, ada yang berangkat sekolah, berangkat kuliah, bahkan berangkat kerja. Yang berangkat umroh mungkin juga ada sih kayaknya, hihihi
Agar tidak bosan berkutat dengan kemacetan pagi hari, Adrian lantas menyalakan tape mobil nya.
Ia memilih chanel radio dengan acak, terdengar lagu Band Armada yang berjudul Awas Jatuh Cinta, yang Adrian sendiri belum pernah mendengar nya.
aku punya niat yang baik
coba ku ungkap kan padamu
berharap kamu kan menjadi
rencana besar di hidup ku
tapi kau bilang pergi sana
kamu tak mau melihat diri ini selamanya
awas nanti jatuh cinta
cinta kepada diri ku
jangan-jangan ku jodoh mu
kamu terlalu membenci
membenci diri ku ini
awas nanti jatuh cinta padaku
__ADS_1
Sambil menyetir Adrian senyum-senyum mendengar lirik lagu itu. Mengingat kan nya pada sikap Kama yang selalu jutek dan salah menilai diri nya.
Hmm, awas jatuh cinta.., gumam Adrian sendiri
"Apa? Bapak tadi bilang apa?" tanya Kama seketika. Seperti nya sayup-sayup ia mendengar suara Adrian bergumam.
"Ah, e-enggak, saya gak ngomong apa-apa.. Itu suara penyanyi nya, bukan saya" jawab Adrian seraya menunjuk ke tape mobil yang masih mengalun kan lagu tadi.
Kama hanya diam, ia kembali memperhatikan jalanan.
Semenit kemudian Adrian teringat soal ulang tahun Kama besok. Sayang sekali ia tidak bisa ikut merayakan nya
"Oh ya, besok kamu ulang tahun kan?" tanya Adrian sambil terus fokus menyetir
Kama menoleh,
"Kok bapak tau?" tanya Kama datar
"Oh.., gitu" ujar Kama lagi
"Maaf ya, saya gak bisa datang besok" ujar Adrian kembali
Kembali Kama menoleh, ia tampak heran dengan ucapan Adrian barusan
"Maksud bapak?"
"Sebagai pacar settingan kamu.., saya gak bisa datang di acara ulang tahun kamu besok" terang Adrian sambil terus fokus menyetir
Mendengar ucapan Adrian, Kama merasa kesal, ia mengerut kan dahi nya, ia tidak suka dengan kalimat pak Adrian yang menyinggung soal pacar settingan.
Maksud nya apa sih?! Siapa juga yang mengharap kan dia datang! gumam Kama kesal dalam hati
__ADS_1
Adrian melirik, ia mendapati wajah Kama yang berubah kesal, ia lantas menerangkan lebih lanjut
"Maaf, tapi kamu jangan salah paham dulu.., kemarin tante kamu telfon saya, dia yang kasi tau saya soal acara ulang tahun kamu besok"
"Hah, tante Lulu? Ck, ya ampuun..." Kama menghela nafas kasar, ia tidak habis pikir dengan kelakuan tante nya.
"Hehehe.., tapi tante dan om kamu itu seru ya, yang satu ramah, satu nya lagi jutek dengan saya" Adrian tertawa kecil mengatakan nya
Kama terdiam sesaat, kemudian ia menjawab
"Maaf ya pak, mereka masi mikir kalo bapak pacar saya, tapi saya janji, secepat nya akan saya jelasin yang sebenar nya ke mereka"
"Iya saya tau.. gak papa kok, saya gak keberatan, senyaman nya kamu aja mau sampai kapan" ucap Adrian, matanya fokus ke jalan namun hati nya berhenti di Kama, ia berharap bisa terus seperti ini, walau hanya disebut sebagai pacar settingan, tapi menurut nya dengan cara inilah ia bisa selalu dekat dengan Kama, ada alasan buat nya menghabiskan weekend bersama Kama.
Ck.Ck.Ck.., sungguh berat perjuangan cinta, deritanya tiada akhir, seperti kata Cu Pat Kay, temen nya Sun Go Kong di film Kera Sakti.
Kama kembali menoleh, ia menatap dalam wajah Adrian yang fokus menyetir.
Apa sih sebenar nya yang di benak pak Adrian? Begitu santai nya ia mengucap kan kalimat tadi, seperti tidak ada beban.. Apa orang tampan memang selalu seperti ini ya? Sengaja berkata-kata manis untuk membuat aku melted seperti cewek-cewek lain. Hiih jangan harap! Mimpi! Pantas aku gak suka cowok tampan! pikir Kama dalam hati
πππ
note :
Armada Band - Awas Jatuh Cinta
TERIMAKASIH READERS YANG UDAH BACA SAMPAI PART INI ππ
KASI JEMPOL DAN TINGGALIN KOMEN YANG MANIS YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT π€
JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA (he..he..he)
__ADS_1
I Love U π