
Sutra baru saja sampai di depan pagar rumah aji, turun dari mobil nya lalu memencet bel rumah.
Ting..Tong..!
Beberapa saat kemudian pintu rumah terbuka, tante Lulu muncul keluar dengan dres selutut warna pink.
"Hei, Adrian.." sapa Lulu
"Sore tantee" Sutra menyalami Lulu dengan senyum charming nya
"Saya janjian dengan Kama sore ini tante"
"Siapa yang datang, sayang?" suara aji terdengar dari dalam
"Adrian, honey" jawab Lulu agak teriak
"Yuk, masuk, tungguin di dalam" Lulu mengajak Sutra masuk
Baru dua langkah Sutra berjalan, tiba-tiba aji muncul, dan berdiri tepat di depan istri nya. Aji seperti punya kekuatan super untuk gerak cepat kalau udah mendengar nama 'Adrian', hingga Lulu merasa aneh dengan kelakuan suami nya itu.
"Honey, what are you doing?" Lulu menarik kaos aji dari belakang
"Eh, kamu! Kok bisa ada disini lagi?" aji tidak mengindahkan Lulu, ia malah langsung menanyai Sutra
"Sore ajii" jawab Sutra seraya menyalami aji
"Saya janjian dengan Kama sore ini, aji" Sutra kembali berujar yang sama
"Bukan nya tadi pagi kalian udah pergi? Ngapain sih sore-sore harus pergi lagi?" pertanyaan aji makin panas
"Kama yang minta di jemput aji" tiba-tiba suara Kama terdengar dari belakang tante Lulu, ia baru saja turun dan melihat aksi aji
Sontak aji, Lulu dan Sutra menoleh ke arah Kama.
__ADS_1
"Masuk dulu m-mas, mau minum gak?" ujar Kama lagi. Ia sengaja menunjukkan sikap akrab dengan Sutra di depan aji, agar aji berhenti melakukan aksi nya.
Lulu mencubit pinggang suami nya dari belakang seraya berbisik,
"Hihihi. Don't be jealous, honey. Dia pacar nya Kama"
"Oke, silahkan, kamu boleh masuk!" ujar aji kesal
sambil menarik tangan Lulu beranjak pergi meninggal kan mereka (Kama dan Sutra)
Sutra hanya senyum melihat semua nya dari tadi. Ia sudah hafal betul dengan sikap aji hingga menganggap nya sebagai hiburan.
"Maaf ya pak, aji memang gitu" Kama merasa tidak enak hati
"Gak apa-apa, saya udah terbiasa" senyum Sutra melebar
Oh Tuhaan, ini orang apa gak bisa ya kalo gak senyum-senyum?! batin Kama kesal
Loh? Apa lagiii salah ku? Bukan nya tadi Kama nawarin minum ya? Ah, sudahlah. batin Sutra yang merasa aneh dengan sikap Kama yang seketika berubah.
Setelah pamit dengan aji dan tante Lulu, mereka pun beranjak pergi. Sutra melaju kan mobil nya menuju ke kawasan Ancol.
"Kita mau kemana, pak?" pertanyaan Kama memulai obrolan mereka setelah dua puluh menit berkendara
"Sebentar lagi sampe kok, gak jauh. Kebetulan juga gak macet" jawab Sutra
"Iya, tapi kemana?" tanya Kama penasaran
"Ke Ancol" Kama terperangah dengan jawaban Sutra.
Apa-apan dia ini? Aku kan minta di ajarin solat, eh dia malah ngajak ke Ancol! Jangan-jangan dia nyari kesempatan buat jalan sama aku! batin Kama kesal
"Saya gak mau, pak! Saya mau pulang aja deh!" Kama menjawab Kesal
__ADS_1
"Loh, kenapa?" Sutra meminggir kan mobil nya yang baru saja sampai di depan pintu masuk kawasan Ancol.
"Bukan nya tadi kamu bilang mau belajar solat?" sambung Sutra lagi sambil menatap Kama serius
"Iya sih! Terus kenapa bapak malah bawa saya ke Ancol? Bapak sengaja kan? Nyari-nyari kesempatan buat jalan sama saya?!" ujar Kama dengan judes hingga membuat Sutra hampir terkekeh
dengan pertanyaan nya itu, namun segera ia tahan. Sebab Kama pasti akan semakin marah lagi jika di tertawakan.
"Dengerin saya dulu mau kan?" Sutra memandang wajah Kama dan di balas dengan hembusan nafas kasar oleh nya.
"Saya mau ajarin kamu solat di dalam situ" Sutra menunjuk ke pintu gerbang Ancol
"Bukan untuk jalan-jalan, tapi saya mencari tempat yang nyaman buat kamu dan gak jauh dari rumah aji. Dan saya pikir Ancol pilihan yang tepat.." sambung Sutra lagi
"Saya sengaja gak bawa kamu ke mesjid, karena saya kawatir kamu akan canggung dengan banyak nya orang di mesjid, makanya saya ajak kamu kesini"
"Di dalam kawasan Ancol ada lebih dari sepuluh musholla. Kita bisa pilih salah satu nya. Terserah kamu yang mana yang membuat kamu nyaman nanti. Saya juga bisa sekalian solat Ashar disitu, dan kamu bisa perhatikan saya dari dekat tanpa harus canggung. Termasuk belajar kan nama nya?"
"Oh ya, saya juga udah beliin kamu sesuatu sebelum saya jemput kamu tadi" Sutra mengambil 2 buah kantungan di jok belakang mobil nya dan menyerah kan nya ke Kama
"Semoga kamu suka ya" sambung nya lagi dengan senyuman.
πππ
*Ha*haha, kasian si Kama udah ge-er, ngirain bakal di modusin sama Sutra, gak tau nyaa....
Eh tapi masi penasaran kan dengan hadiah dari Sutra?
TERIMAKASIH READERS YANG UDAH BACA SAMPAI PART INI ππ
KASI JEMPOL DAN TINGGALIN KOMEN YANG MANIS YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT π€
JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA (he..he..he)
__ADS_1