When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
BENGONG


__ADS_3

Mata kuliah terakhir baru saja usai, Kama masih terlihat duduk di kursi nya. Walau ia sudah memasuk kan semua alat tulis yang di gunakan nya tadi ke dalam tas,


ia belum juga beranjak dari situ. Hingga Mini menghampiri nya.


"Woii.., Kam!" ucap Mini sedikit berteriak


Kama melirik dan menjawab seadanya


"Heum..."


"Bengong mulu.. Kok gue liat akhir-akhir ini lo jadi sering bengong sih? Kenapa? Cerita donk, ke gue" ucap Mini yang mulai merasa aneh dengan kebiasaan baru Kama yang sering bengong.


"Gak, gue gak papa" jjawab Kama


"Yakiin? Setau gue ni ya Kam, kalo cewek ngejawab gak apa-apa, itu artinya pasti ada apa-apa" ucap Mini lagi, dia masih penasaran kenapa dengan Kama sebenar nya.


"Terus maksud lo, gue ada apa-apa, gitu?" tanya Kama mengartikan ucapan Mini


"Yup! Dan lo wajib cerita ke gue.." jawab Mini nyengir


Kama tersenyum simpul, ia terkesan dengan kepintaran Mini menebak keadaan nya. Memang benar yang di katakan Mini tadi. Ada apa-apa dengan pikiran Kama saat ini.


Lantas Kama menatap Mini baik-baik, ia mencoba untuk tukar pikiran dengan Mini


"Min, lo pernah gak sih minta maaf tapi gak di maafin?" tanya Kama ke Mini

__ADS_1


"Emm, pernah.. Waktu itu gue berantem sama sahabat gue di SMA, gara-gara cowok. Hihihi.. Cowok yang di sukai sahabat gue, ternyata malah ngedeketin gue, dan parah nya lagi itu cowok sampai nembak gue pula, hahaha" jawab Mini seraya bercerita tentang pengalaman nya masa SMA.


Cerita masa SMA Mini hampir mirip dengan kenyataan yang ada, yakni cinta segitiga antara Mini, pak Adrian dan Kama.


"Oh ya.., terus?" tanya Kama penasaran


"Ya sahabat gue jelas marah la.., dia nuduh gue sengaja bikin dia sakit hati. Gue udah coba minta maaf bolak balik, tapi dia nya gak perduli" ucap Mini


"Sampe sekarang?" tanya Kama yang sedikit kaget


"Ya enggak sih.., cuma 2 minggu, eh ga nyampe deh kayak nya, cuma 10 harian lah. Terus gue sama sahabat gue baikan deh, hehehe.." ucap Mini


"Kok bisa? Gimana cerita nya bisa baikan?" tanya Kama lagi


"Ehm, gitu ya.." ucap Kama.


Kama merasa bertanya pada Mini malah tidak memberikan solusi apa-apa dengan masalah nya sekarang. Dia menganggap cerita Mini hanya seputar percintaan,


namun masalah nya tidak ada hubungan nya dengan itu.


Oalaaah Kama, ndablek kuadrat! Lah itu cerita Mini mirip banget dengan situasi yang sedang ia alami dengan pak Adrian dan Mini sekarang. Tapi biarinlah, ntar dicekoki beras kencur baru si Kama sembuh, buuurrrrrrr


Kama kembali berpikir, bagaimana cara nya ya aku bisa baikkan dengan pak Adrian? Siapa orang yang bisa membantu ku untuk menjelas kan ke pak Adrian bahwa aku benar-benar menyesal atas kejadian kemarin..


"Lah terus masalah lo apa Kam? Kok jadi gue ya yang cerita panjang ke lo.." ucap Mini kembali. Kama hanya tersenyum tanpa jawaban.

__ADS_1


"Lo minta maaf sama siapa Kam, sampe gak di maafin gitu?" Mini belum berhenti ingin tau


"Sama.., temen gue.." Kama terpaksa menjawab asal


"Temen dimana? Gue kenal?" tanya Mini penasaran


"Di.., Jakarta.." jawab Kama lagi menyambung yang sebelum nya.


"Ooh, lo punya temen ya di Jakarta?" Mini tak henti bertanya.


"Iih.., lo kayak detective Conan, Min, nanya nya gak putus-putus. Mending kita ngerjain tugas yok, yang kemaren.. Kan kemaren lo udah enak-enak kan jalan sama Reyhan, sekarang giliran kita ngerjain tugas!" Kama menghentikan pembahasan sebelum nya dan seketika mengubah topik ke tugas kuliah yang kemarin.


Wkwkwk, Kama dilawan, Sutra aja kelimpungan ngadepin dia, apalagi Mini!


"Haduuuuuuh, tugas lagiiii.. tugas lagiiii..." rengek Mini seraya menutup wajah nya dengan tas ingin segera lari dari kenyataan berat nya jadi anak Arsin (arsitektur interior)


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


TERIMAKASIH READERS YANG UDAH BACA SAMPAI PART INI πŸ˜ŠπŸ™


KASI JEMPOL DAN TINGGALIN KOMEN YANG MANIS YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT πŸ€—


JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA (he..he..he)


I Love U 😘

__ADS_1


__ADS_2