When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
CHELSEA DATANG


__ADS_3

Drrrt...


Drrtt...


(Chelsea calling...)


Langkah Adrian pun terhenti, Adrian mengangkat telepon nya lebih dulu


"Hallo, Chel..."


"Hallo Adrian.., kamu dimana?" tanya Chelsea


"Di kampus, aku baru selesai ngajar, kenapa?"


"Iya, tapi dimana nya?"


"Di parkiran mobil.."


"Oh iya iya.. Aku liat kamu nih, aku di arah jam dua sebelah kanan kamu..." Chelsea menjelaskan keberadaan nya.


Seketika Adrian menoleh dan melihat sosok Chelsea yang tidak jauh dari tempat nya berdiri


"Aku kesitu ya, tungguin..." ujar Chelsea mengakhiri pembicaraan.


Semenit kemudian Chelsea sampai tepat di depan Adrian yang berdiri di depan sedan kuning nya.


"Hai, aku kangen deh sama kamu.." ujar Chelsea begitu sampai


"Hehehe, kamu udah sembuh?" tanya Adrian mengubah topik


"Udah donk.. Apalagi ketemu kamu. Oh iya, makasih ya kamu udah nyuruh Dega ngecek aku di apartemen.." Chelsea bicara dengan tatapan manja nya


Sementara itu dari dalam mobil Kama menyaksikan Adrian dan Chelsea berbincang di depan nya. Apa yang mereka bicarakan Kama tidak dapat mendengar, namun dia tidak suka memandangi keadaan itu. Wajah Kama seketika ketat, dan mood nya mulai berantakan. Ingin rasanya ia keluar dari mobil dan pergi berjalan pulang ke kostan. Namun ia tidak bisa melakukan hal itu, karena ia tidak ingin Chelsea mengetahui keberadaan nya di dalam mobil Adrian.


"Harus nya kamu terimakasih ke Dega donk. Karena kalau gak ada dia, aku gak tau deh siapa yang bisa nolongin kamu waktu itu.." ujar Adrian ke Chelsea. Adrian sempat mendengar cerita dari Dega kalau Chelsea mengusir nya dari rumah sakit.


"Iya deh, ntar ketemu dia aku omongin.." jawab Chelsea santai


"Tapi kamu udah buat Dega tersinggung, Chel.. Kamu tau gak?"


"Masa sih? Aku gak inget deh. Emang nya aku bikin apa ya ke dia?" Chelsea berlagak seolah tidak ingat apa-apa.

__ADS_1


"Dega cerita ke aku kalau kamu ngusir dia dari rumah sakit"


"Hah? Apa iya ya? Aku beneran gak inget, kepala ku pusing banget waktu itu. Mungkin gara-gara itu aku ngomong nya berantakan. Aku minta maaf ya Adrian.." Chelsea masih terus berlagak tidak ingat apapun.


"Kamu langsung minta maaf ke Dega aja ya. Biar gak ada salah paham" ujar Adrian lagi dengan senyum khas nya.


"Oke.." Chelsea menjawab dengan senyum manja nya seraya menaangguk


"Yaudah kalo gitu aku jalan duluan ya, Chel.." ujar Adrian


"Eh kamu mau kemana? Aku ikut doonk, Adrian..." Chelsea memegang sebelah lengan Adrian dengan manja


"Emm, sorri gak bisa Chel.. Aku ada urusan penting" ujar adrian sambil terus melihat ke kaca depan mobil nya. Dia merasa tidak enak Chelsea memegang lengan nya di depan Kama


Kama pasti liat, diuuh..! gumam Adrian dalam hati


Dari dalam mobil Kama menyaksikan aksi manja Chelsea tepat di depan mata nya. Mood nya yang berantakan tadi seketika naik ke level merah, yakni bad mood. Kama merasa Adrian mempermainkan diri nya, membuat nya menunggu lama di dalam mobil sementara Adrian malah asik-asikkan ngobrol bersama Chelsea.


Kama memutuskan keluar dari mobil, untuk pergi meninggalkan Adrian dan Chelsea


Clek ! (suara pintu mobil yang terbuka)


Chelsea menoleh, ia melihat pintu sedan kuning Adrian terbuka perlahan.


Adrian melepas perlahan tangan Chelsea yang memegang lengan nya, ia bergegas mendekati pintu mobil


"Tunggu.. Kamu mau kemana?" tanya Adrian ke Kama sebelum Kama sempat keluar


"Maaf pak, lebih baik saya pulang!" ujar Kama dengan nada sedikit kesal


Tanpa Adrian sadari, ternyata Chelsea mengikuti langkah nya di belakang. Chelsea terkejut melihat Kama duduk di dalam mobil Adrian


"Kamu?? Kok kamu bisa disitu??" suara Chelsea meninggi melihat keberadaan Kama


Kama melihat ke arah Chelsea, seketika emosi nya naik. Kama tersinggung dengan nada bicara Chelsea pada nya yang seolah Chelsea sedang memergoki nya berbuat kesalahan. Kama lantas keluar dari mobil.


"Kenapa? Ada yang salah?" tanya Kama berusaha menahan marah nya


Penilaian Kama pada seorang Chelsea yang lemah lembut dan cantik, berubah seratus delapan puluh derajat. Ia jengah dengan sifat kemanjaan Chelsea yang di tonton nya dari dalam mobil tadi. Pemikiran Kama sudah bercampur dengan sedikit rasa cemburu saat melihat Chelsea yang bermanja-manja pada Adrian.


Adrian heran dengan pertanyaan Chelsea pada Kama. Apa-apaan sih Chelsea?! Kenapa dia nanya gitu ke Kama.., bisa berantakan rencana ku mengajak Kama pergi! batin Adrian

__ADS_1


"Adrian.., kok dia bisa disitu sih? Dia nyelinap ke mobil kamu ya?" Chelsea tidak terima dengan apa yang di lihat nya, ia sampai menuduh Kama menyelinap ke dalam mobil Adrian.


"Hehe, udah-udah Chel.., kamu jangan becanda lagi. Aku yang minta Kama masuk ke dalam mobil ku" jelas Adrian tertawa kecil, ia sengaja berkata begitu agar suasana di antara mereka bertiga tidak kaku.


Kama senyum menanggapi kalimat Adrian barusan, kepala nya mulai dingin. Ia merasa puas karena Adrian menjelaskan kepada Chelsea bahwa Adrian lah yang meminta Kama masuk ke mobil.


"Maaf ya Chel.. Aku masih ada urusan penting dengan Kama, aku pergi ya" sambung Adrian lagi


Namun Chelsea tidak menyerah, walau kesal ia terus berusaha menempel pada Adrian.


"Adrian.. Emm, aku boleh numpang ga? Please.." Chelsea mulai merayu.


"Numpang? Hehe.. Emang kamu mau kemana, Chel? Aku sama Kama mau ke perpus" ujar Adrian


"Yaudah gak papa aku ikut aja. Aku udah biasa kok nemenin kamu di perpus" Chelsea masih tidak habis akal.


"Duuh, gimana ya.. Kayak nya ga bisa deh Chel.. Aku beneran harus dengan Kama saja" Adrian menolak


"Ada urusan apa sih sampe sebegitu penting?"


"Chel, please..." Adrian menatap Chelsea dengan serius. Sudah tidak ada lagi senyum di bibir nya menandakan ia sangat serius dengan kalimat nya.


Chelsea terdiam, ia sedikit menunduk dan kemudian menjawab dengan anggukan pertanda mengerti dengan permintaan Adrian.


"Oke, kalau gitu aku pergi ya" ujar Adrian ke Chelsea


"Yuk..." Adrian mengajak Kama kembali masuk ke dalam mobil nya sementara ia memutar masuk ke pintu yang satu nya


Sepeninggal Adrian, Chelsea sempat melirik Kama dengan tatapan tidak suka, seolah ingin mengatakan "Awas lo! Tunggu pembalasan gue!!"


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Mau balas apa si drama Queen kira-kira yaa


Yuk, kepoin di next episode


TERIMAKASIH READERS YANG UDAH BACA SAMPAI PART INI πŸ˜ŠπŸ™


KASI JEMPOL DAN TINGGALIN KOMEN YANG MANIS YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT πŸ€—


JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA (he..he..he)

__ADS_1


I Love U 😘


__ADS_2