When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
CHELSEA CEMBURU


__ADS_3

Chelsea dan Adrian sudah menghabis kan waktu selama dua jam di Margo City Square, pusat perbelanjaan elite yang letak nya tidak jauh dari UI. Mereka makan siang di salah satu restoran fastfood di sana.


"Aku baru tau kalau kamu suka makan fast food, tapi itu kan gak sehat" ucap Chelsea memulai pembicaraan.


"Sebenernya gak juga sih.., aku suka western food dan indonesian food kok. Apalagi masakan ibu aku, suka banget" jawab Adrian


"Oh ya, aku jadi penasaran, kalo gitu aku mau donk kapan-kapan nyobain masakan ibu kamu" ucap Chelsea bersemangat. Namun Adrian malah merasa terjebak dengan kalimat nya sendiri. Dia tidak mungkin mengajak Chelsea ke rumah orang tua nya di Jakarta. Mengajak Kama saja belum, mana mungkin aku mengajak Chelsea lebih dulu, pikir Adrian


Ni si Chelsea hobinya jebak-jebak terus. Emak-bapaknya pakar jebakan mungkin ya, hihihi. Harus extra hati-hati Adrian, biar gak kecolongan lagi.


"Eh, udah jam 3 sore, Chel.. kita balik yuk. Aku masih ada urusan penting soal nya" ucap Adrian mengalihkan pembicaraan.


"Yaah, cepet banget siiih, kamu mau kemana emang nya?" tanya Chelsea ingin tau


"Aku ada janji sama orang, penting banget!" Adrian mencoba meyakinkan Chelsea


"Yaudah deh.., tapi aku pinjem hp kamu boleh? Soal nya hp aku mati keabisan batre. Aku mau order taksi onlen" ucap Chelsea lagi seraya menengadah kan tangan nya dengan wajah imut gemesh-gemesh. Laki-laki mana yang bisa nolak ekspresi begitu, coba, uuuh...


"Nih, pake aja" jawab Adrian seraya menyerahkan ponsel nya


"Aku ke toilet dulu ya, Chel..." sambung Adrian lagi. Oalaaah, ternyata ekspresi Chelsea tadi malah bikin Adrian kebelet pipis, haha.

__ADS_1


Chelsea segera membuka ponsel Adrian, layar nya tidak dikunci. Seketika Chelsea jadi kepo dengan isi ponsel Adrian. Ia lantas membuka galeri photo di ponsel itu. Di urutan teratas tampak foto Adrian dengan seorang cewek, dengan latar Monas di belakang. Chelsea jadi semakin penasaran, ingin tau siapa cewek itu. Lalu ia men-zoom gambar nya.


Begitu terkejut nya Chelsea saat melihat wajah cewek itu dari dekat. Mata nya membulat sempurna,


ia ingat dengan jelas siapa cewek itu, sebab beberapa hari yang lalu mereka sempat bertemu di Depok Town Square. Entah siapa nama nya Chelsea lupa, yang pasti dia adalah mahasiswa nya Adrian.


Ada hubungan apa mereka? Apa mereka pacaran? Kok bisa.., aku jauh lebih cantik dari dia! Kenapa Adrian harus memilih dia sih?! Chelsea bertanya-tanya sendiri.


Lantas Chelsea melihat galeri ponsel Adrian lebih banyak lagi, tidak ada foto cewek lain terkecuali yang di awal tadi. Seketika ada rasa sakit yang menjalar di hati Chelsea. Perasaan nya menjadi tidak karuan,


mood nya pun ikut berantakan. Dia terus bertanya macam-macam di dalam hati nya. Hingga tanpa ia sadar kalau Adrian sudah kembali duduk di hadapan nya.


"Chel.. kamu kenapa? Kamu baik-baik aja kan?"


"Ah, mm, kayak nya kepala ku pusing banget Adrian.." jawab Chelsea seraya menutup galeri ponsel Adrian dan mengembalikan ponsel nya. Kemudian Chelsea memijit pelan dahi nya sambil memejam kan mata. Dia berusaha menghilang kan pikiran macam-macam yang ada di kepala nya.


"Terus gimana? Apa aku anterin kamu pulang aja sekarang?" Adrian mulai kawatir melihat keadaan Chelsea. Jiwa hero nya membara, merasa bertanggungjawab untuk keselamatan Chelsea sampai dirumah. Idaman calon mertua, cowok model begini sih.., 😍


"Kan kamu ada janji tadi, aku gak papa kok, aku bisa pulang sendiri.." jawab Chelsea dengan senyum yang di buat-buat nya.


Adrian melihat jelas senyum paksa di bibir Chelsea, ia jadi tidak tega membiar kan Chelsea pulang sendiri dengan keadaan sakit seperti itu. Lantas ia pun memutuskan untung mengantar Chelsea pulang dan memundurkan jam bertemu dengan Kama.

__ADS_1


"Pokok nya aku yang anterin kamu pulang ya, taksi onlen nya di cancel aja.." jawab Adrian seraya menyerahkan kembali ponsel nya ke Chelsea. Hati Chelsea sedikit bahagia mendengar keputusan Adrian, walau tidak menghilangkan rasa sedih yang sedang dialaminya saat ini.


Chelsea membuka aplikasi driver onlen di ponsel Adrian, ia berpura-pura membatal kan pesanan, padahal sejak awal ia tidak memesan apapun lewat ponsel Adrian. Ck.ck.ck, drama queen.


"Udah, udah aku cancel, nih.." ucap Chelsea seraya mengembalikan ponsel Adrian


"Yaudah yuk, kita ke mobil" ucap Adrian seraya mengantongi ponsel nya.


Adrian lalu membantu Chelsea bangkit dari kursi nya. Ia juga terus memegangi Chelsea berjalan hingga ke parkiran mobil. Mereka berdua menjadi bahan perhatian setiap mata yang memandang. Bahkan ada yang tidak berkedip melihat mereka. Pasangan yang begitu sempurna yang tampak saling mengasihi satu sama lain. Si cowok tampan yang tak lepas memegangi si cewek cantik hingga sampai ke dalam mobil.


Menang banyaaak si Chelsea kali ini, lagi adegan sakit bonus nya rangkulan, aseeek!


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


TERIMAKASIH READERS YANG UDAH BACA SAMPAI PART INI πŸ˜ŠπŸ™


KASI JEMPOL DAN TINGGALIN KOMEN YANG MANIS YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT πŸ€—


JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA (he..he..he)


I Love U 😘

__ADS_1


__ADS_2