When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
BLACK RANGER


__ADS_3

"Yaaah, Mini doang nih yang di peluk? Gue kapaaan, Kam? Tau gitu tadi gue gak perlu pergi ke toilet..." suara Reyhan mengagetkan Mini dan Kama yang masih berpelukan


Kama refleks menghapus sisa airmata di pipi nya, kemudian Mini pun berbisik


"Gawat Kam, ada Reyhan.., apus airmata lo"


"Iya gue tau.." jawab Kama juga dengan berbisik. Mereka lalu melepas kan pelukan, dan bersikap seolah tidak terjadi apa-apa.


"Dari mana aja sih lo, Rey...? Dari tadi gue tungguin! Akhir nya gue sendiri deh yang kasi pelukan birthday buat Kama" oceh Mini mengarang cerita sebelum Reyhan kepo bertanya macam-macam.


"Hmm, gt ya.. tapi kok mata lo sembab, Kam?" tanya Reyhan, ia memperhatikan Kama dengan detail hingga ia tau ada yang berbeda dengan mata Kama.


"Oh ini, iya Rey, gue sempet terharu tadi dengan wish nya Mini ke gue.." jawab Kama berusaha santai, ia terpaksa ikut mengarang alasan seperti Mini juga. Ia tidak mau Reyhan sampai tau tentang masalah pribadi nya.


"Udah ah, banyak nanya lo Rey.. Itu apaan? kok tiba-tiba lo udah nenteng kantongan?" Mini mengalihkan pembicaraan, ia lantas fokus dengan kantongan yang saat ini ada di tangan Reyhan.


"Ini? Hehehe, ini kado buat lo, Kam.." ujar Reyhan dengan gaya cengengesan nya seraya menyerah kan kantongan yang di bawa nya.


Kama menerima dengan senyuman


"Oh ya, thank you ya Rey.."


"Ooow gue tau ni.., jadi lo tadi ngilang pasti pergi beli kado kan?" Mini langsung bisa membaca siasat Reyhan yang menghilang pura-pura ke toilet.


"Ahahaha, gue ketauaan.. Ah elo sih Min, kayak emak gue aja lo bisa tau semua nya!" Reyhan tertawa sambil meledek Mini

__ADS_1


"Udah-udah, gak ada abis nya lo berdua sahut-sahutan! Makan yuk, gue laper.." Kama segera menghentikan perdebatan mereka


πŸƒπŸƒπŸƒ


Sudah dua jam lebih kebersamaan Kama dengan Reyhan dan Mini di mall, akhir nya mereka pun memutuskan untuk pulang. Sambil berjalan keluar dari mall, Reyhan membisikkan sesuatu ke Mini tanpa sepengetahuan Kama.


"Kam, gue baru inget, tadi pagi nyokap gue minta di beliin jajanan pasar.. kayak nya gue mesti buru-buru deh ke warung langganan nyokap, takut nya tutup. Gue duluan ya Kam.. Gak papa kan?" seketika Mini pamit setelah berbisikkan dengan Reyhan tadi


"Hahh? Oh yaudah, lo hati-hati ya Min.." Kama sedikit kaget, namun ia percaya begitu saja dengan alasan Mini


"Oke, Kam.. Thank you ya traktiran nya. Sini gue peluk lo lagi" Mini memeluk Kama sejenak


"Rey, gue titip Kama.. Lo anterin dia sampe kostan ya.." sambung Mini lagi seraya mengedip kan sebelah mata nya. Ternyata, bisikan Reyhan ke Mini tadi yang menjadi sebab Mini harus seolah buru-buru karena sesuatu hal, yang sebenarnya tidak ada sama sekali.


Mini berharap semoga Reyhan bisa sedikit mengobati kesedihan Kama, sahabat nya. Makanya ia setuju saat Reyhan meminta nya untuk lebih dulu pergi agar Reyhan bisa mengantar Kama pulang.


"Siiip, ntar gue sewa bodyguard sekalian buat jagain Kama di depan kost nya, hahaha" Reyhan menjawab dengan kalimat konyol, yang segera di sambut Mini dengan cebikkan bibir nya sambil berlalu pergi.


Setelah Mini menghilang dari pandangan mereka. Reyhan segera mengajak Kama ke parkiran motor. Reyhan mengantar Kama pulang dengan motor kesayangan nya. Sepanjang jalan, di atas motor Reyhan terus saja tersenyum. Ia begitu senang bisa kembali berboncengan dengan Kama sejak trakhir kali Kama menemani nya mencari buku panduan mata kuliah waktu itu.


"Baru dua kali ya lo naik motor gue, Kam.." Reyhan memulai obrolan di atas motor


"Ha? Iya Rey.." jawab Kama


"Oh ya, gue kenalin ya ke lo.. motor gue ini namanya 'black ranger' Kam"

__ADS_1


"Oh ya? Hihihi, ada-ada aja lo Rey..." Kama tertawa kecil mendengar ocehan Reyhan


"Iya seriuus.., motor gue ini bisikkin ke gue, kalo dia seneng banget bisa di naikin sama lo. Abiiis selama ini dia cuma di naikin Mini doank, udah cerewet suka kentut sembarangan lagi, sampe motor gue sesak napas gara-gara kentut Mini.." Reyhan seolah serius dengan kalimat nya


"Hahaha, ya ampun Rey.. Hahaha, kalo Mini tau motor lo ngeluh kae begitu, bisa di pretelin sama Mini. Hahaha..." seketika Kama terkekeh dengan ucapan Reyhan. Tawa nya mengalir begitu saja. Dugaan Mini tepat, Reyhan mampu mengembalikan senyuman di wajah Kama dan membuat nya melupakan kesedihan nya walau sejenak.


"Makanya dia jangan sampe tau ya Kam.. Ntar gak cuma si black ranger doank yang di pretelin, tapi gue juga ikutan di botakin sama Mini. Hahahaha.."


"Hahahaha...." Kama dan Reyhan tertawa bersama-sama


"Hiiii.., gak kebayang gue di botakin Mini!" Reyhan bergidik ngeri membayangkan amukkan Mini. Mini memang sosok cewek yang ekspresif, dia selalu mengungkap kan isi hati nya lewat kata-kata.


Reyhan paham betul dengan sikap Mini yang seperti itu, karena belakangan mereka jadi sangat dekat sejak Reyhan meminta bantuan ke Mini agar ia bisa pedekate ke Kama.


"Hahaha, pasti lo mirip tuyul, Rey..." ujar Kama


"Ya gak papa lah Kam, tuyul ganteng.. Awas hati-hati, hati lo gue curi.. eyaaak.. hehehe..."


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


TERIMAKASIH READERS YANG UDAH BACA SAMPAI PART INI πŸ˜ŠπŸ™


KASI JEMPOL DAN TINGGALIN KOMEN YANG MANIS YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT πŸ€—


JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA (he..he..he)

__ADS_1


I Love U 😘


__ADS_2