
Matahari pagi muncul perlahan ketika sedan kuning Adrian baru saja keluar dari parkiran apartemen. Sebelum menjemput Kama, Adrian mampir ke restoran fast food , Mc.D. Ia memesan 2 Chicken Porridge dan 2 Breakfast Wrap serta 2 teh hangat. Tampak nya sudah jadi kebiasaan Adrian selalu memesan makanan untuk berdua, yakni untuk nya dan Kama, agar mereka bisa sarapan lebih dulu sebelum berangkat.
Lima belas menit berlalu, akhir nya Adrian sampai depan kost Kama. Ia lantas mematikan mesin mobil nya, dan keluar membawa kantongan yang berisi makanan yang di pesan nya tadi.
Adrian melangkah masuk membuka pagar kost Kama. Ada mas Deko di post jaga, ia sudah membuka gembok pagar kost sejak pukul setengah 7 pagi. Kemudian Adrian meminta ijin ke mas Deko untuk menunggu Kama, ia duduk di kursi panjang yang terletak di samping post jaga.
Triiing..
Sebuah pesan whatsapp masuk di ponsel Kama, ia segera membaca nya
- Dosen Freak -
Saya udah di depan
Cepet banget! Masih jam 7 kurang seperempat juga.., gumam Kama
Kama lantas memasukkan 2 pasang pakaian, dan semua alat tempur nya ke dalam tas ransel. Lalu ia berdiri di depan cermin, merapikan rambut keriting nya dan melihat penampilan nya sejenak. Kama mengenakan kaos salur berwarna hitam putih dan baggy pants jeans serta jam tangan kecil di pergelangan kiri nya. Ia juga menyemprotkan parfum beberapa kali ke tubuh nya dan menyimpan botol parfum kebanggaan nya itu ke dalam ransel.
Setelah mengikat tali sepatu, Kama melangkah meninggalkan kamar nya. Mood nya begitu bagus hari ini. Tampak dari senyum yang terus tersungging di bibir nya sejak tadi.
__ADS_1
Begitu sampai di luar kost, Kama melihat pak Adrian duduk di samping post jaga, ia menghampiri nya.
"Pak.." ucap Kama
Adrian menoleh, ia menarik nafas panjang sambil menutup mata nya dan menghembuskan kembali secara perlahan, ia seperti menikmati aroma yang tercium dari kedatangan Kama.
Masya Allah... Aroma parfum Kama... Buat aku terlena... haduuuh! gumam Adrian dalam hati.
"Bapak masi ngantuk ya..?" tanya Kama kemudian
"Hah..? Mm, gak kok, saya.. saya laper.." pertanyaan Kama membuyarkan keterpesonaan Adrian terhadap nya. Adrian lantas mengaku lapar.
"Ini saya udah beli sarapan. Kamu suka yang mana?" sambung Adrian lagi seraya menunjukkan kantungan Mc.D yang di bawa nya sejak tadi.
Kama lantas ikut duduk di samping pak Adrian. Ia memilih chicken porridge dari dalam kantungan itu. Dan Adrian memilih makanan yang sama dengan Kama.
"Terus yang itu? Saya gak mau lagi pak, cukup ini aja.." ujar Kama seraya menunjuk ke kantungan yang berisi breakfast wrap
Adrian bangkit dari duduk nya, ia mengambil kantungan tadi dan menyerah kan nya ke mas Deko di dalam post jaga.
__ADS_1
"Maaf mas, ini tadi saya beli sarapan lebih, buat mas ya, silahkan.." ujar Adrian
Mas Deko menerima nya dengan senang hati
"Waduuuh, kok repot-repot toh mas guanteng.. gak daritadi ae ngasi nya, hehehe, becanda.. suwun yo mas... Eh siapa sih jenenge sampeyan? Temen ne mba Kama kan yo.."
"Saya Adrian, mas.." ujar Adrian sambil tersenyum
"Ok, mas Adrian.." jawab mas Deko lagi seraya memberikan jempol
Adrian keluar dan kembali duduk di depan post jaga.
"Beres, sekarang kita sarapan dulu ya.." ujar Adrian ke Kama. Kama hanya mengangguk setuju
πππ
TERIMAKASIH READERS YANG UDAH BACA SAMPAI PART INI ππ
KASI JEMPOL DAN TINGGALIN KOMEN YANG MANIS YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT π€
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA (he..he..he)
I Love U π