
--- Adrian Pov ---
Aku menyetir mobil meninggalkan fakuktas teknik UI bersama dengan Kama. Ku lirik ia sekilas, tampak wajah cantik namun judes tergambar jelas disana. Aku pun memulai pembicaraan.
"Saya minta maaf ya soal Chelsea.." ujar ku pada Kama
"Saya gak perduli pak.." Kama menjawab datar seolah acuh dengan kejadian bersama Chelsea tadi. Padahal aku yakin betul sudah melihat wajah nya kesal saat Chelsea meneriaki nya.
"Sama, saya juga gak perduli.." ujar ku lagi ingin memberitahu pada Kama bahwa aku juga tidak perduli dengan sikap norak Chelsea tadi.
"Maksud saya, saya gak perduli dia siapa dan apa urusan nya dengan bapak. Jadi bapak gak perlu minta maaf" Kama menjelaskan dan aku menangkap baik kalimat nya. Itu artinya Kama tidak akan terusik dengan Chelsea, dan aku jadi lega.
"Bagus deh kalau gitu.." aku tersenyum ke arah Kama dan seperti biasa dia diam saja, huuuhh...
Tak berapa lama kami sampai di perpus. Aku memarkir kan mobil dan mengajak Kama berjalan sedikit menuju taman lingkar.
Ketika kami sampai, taman lingkar tak begitu ramai. Kebetulan ini masih jam 11 siang, masih jam aktif belajar bagi mahasiswa jurusan lain.
Aku dan Kama memilih tempat duduk yang sama ketika kami pernah ke sini tempo hari, duduk di anak tangga di bawah pohon besar yang teduh. Kami duduk bersebelahan dengan jarak setengah meter.
"Enak ya suasana disini. Tempat nya teduh dan bisa menikmati pemandangan danau.." aku mulai ber basa-basi sambil menatap ke arah danau yang berada tidak jauh dari kami
"Bapak sebenarnya mau ngomong apa?" oalaaah Kama memang tidak bisa diajak basa-basi, ia langsung saja bertanya pada inti nya. Padahal aku ingin membuat suasana jadi adem dulu dengan situasi alam yang mendukung.
"Ah ya, saya mau bilang kalau saya berhenti mengajar mulai hari ini"
"Saya udah tau, kan tadi bapak pamit waktu di kelas.." iya-ya bener juga kata Kama, aku udah omongin soal itu waktu menutup kelas tadi.
"Saya akan sibuk menyelesaikan tesis saya.."
__ADS_1
"Itu juga udah bapak bilang waktu di kelas.." duuh, kenapa aku malah mengulang-ulang kalimat ku sih? Aku jadi keliatan bodoh di depan Kama.
"Iya saya tau, saya hanya mengulang sedikit. Inti nya saya mau bilang kalau setiap Jumat kita akan terus berangkat bareng ke Jakarta, setuju kan..?" akhirnya maksud ku tersampaikan juga.
"Bukan nya tadi bapak bilang sibuk?"
"Tapi saya akan lebih sibuk lagi kalau kamu gak bareng saya ke Jakarta. Dan saya udah pernah bilang kan sebelum nya, tolong jangan tolak ajakan saya" dia gak tau gimana stres nya aku kalau membiarkan dia ke Jakarta naik kereta, pasti dia nyasar.. Apalagi modelan nya kayak begitu, cuek. Begitu turun bisa-bisa dia udah nyampe Bandung atau mungkin malah udah di Surabaya.
Tidak ada jawaban dari Kama, itu artinya dia setuju dengan semua yang ku katakan barusan.
"Ah ya, gimana acara ulang tahun kamu kemarin? Sayang banget ya saya gak bisa ikut.." aku mengubah topik pembicaraan
"Biasa aja pak, cuma makan malam doank kok.."
"Hmm.., kalau bucket nya? Kamu suka ga?" aku teringat dengan bucket bunga yang ku kirim kan kemarin
"Lumayan.." aku gak paham dengan jawaban nya.
".... biasa aja.."
"Oh oke, saya jadi tau kalau kamu gak suka dengan bunga.."
"Ya gak gitu juga.." Ya Allah... serius! Aku makin bingung dengan Kama. Tadi dia jawab biasa aja, sekarang malah gak gitu.. Apa sih maksud nya??
Aku gak menyangka begitu rumit nya memahami cewek. Bahkan lebih sulit dari tesis S2 ku! Pantas saja Dega berkali-kali di putusin cewek,
pasti dia juga sama bodoh nya dengan ku, hahaha, belagak Don juan gak tau nya Don-o Kasin-o Indr-o.
Drrrtt...
__ADS_1
Drrrtt..
(Dega calling)
Eeh panjang umur ni anak, baru juga di katain udah nelepon. Aku lantas permisi ke Kama untuk mengangkat telepon.
"Hallo, Ga.."
"Hallo, Sut.., barusan si Chelsea nelpon gua nih, die minta ketemuan di kantin teknik, ade ape ye?"
"Mana gue tau.., coba aja lo samperin" aku pura-pura tidak tau
"Ntar yang ade die ngusir gua lagi, gua males ah"
"Gak ada salah nya kan lo samperin dulu.." saranku
"Umm, pegimane ye.."
"Alaaah, gaya-gayaan lo Ga, pake mikir. Hahaha, udah sana samperin dulu..!"
"Yaude iyee.. Ni karena lu ni make nye gua mau. Padahal stok cewe gua udah numpuk minte di samperin"
"Iya, gue percaya dalam mimpi.. Hahahaha..."
πππ
TERIMAKASIH READERS YANG UDAH BACA SAMPAI PART INI ππ
KASI JEMPOL DAN TINGGALIN KOMEN YANG MANIS YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT π€
__ADS_1
JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA (he..he..he)
I Love U π