When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
Season 2 - Sutra Go To Surabaya


__ADS_3

Jangan lupa bantuan jempol dan votenya ya gaes, biar aku makin semangat nulis, kamsiaaa, arigato gozaimas πŸ™πŸ€—πŸ˜˜


-


-


Yaela ni mulut lemes amat pake ngaku segala! Bisa-bisa die muak liat tampang gua di mari


"Eh, kagak-kagak, bukan gitu, lu jangan marah dulu. Gua..., gua sayang ame lu sebagai sahabat, Chels..." Dega meralat kalimatnya. Ia khawatir membuat suasana hati Chelsea yang kacau malah semakin bertambah kacau lantaran ucapan barusan.


Oh, sebagai sahabat. Ya, benar. Kamu memang sahabatku Ga, satu-satunya orang yang betah dekat denganku padahal aku terkenal egois dan selalu menang sendiri. Tapi kamu kuat dan gak kapok walau aku siksa terus


"Makasih ya, Ga udah mau jadi sahabat aku" Chelsea tersenyum sekilas pada Dega.


Iye, gua sahabat lu. Sahabat yang udeh berbagi semuanye bahkan ampe yang terdalam. Gua janji Chels, gua gak akan ninggalin lu. Gua pasti tanggung jawab, sekalipun lu kagak minta di tanggungjawabin. Tapi gua kagak akan kemane-mane. Mulai detik ini hidup gua cuma buat lu...


Dosa terlarang yang telah mereka lakukan malah membuat Dega mematri hatinya untuk Chelsea. Ia mengikrarkan diri untuk sepenuhnya menjaga dan melindungi gadis itu sampai kapanpun.


"Sekarang gua pesenin sarapan ye. Lu harus makan, ntar masuk angin" Dega mulai membuka aplikasi pesan makanan online lewat ponselnya.


"Tapi makannya di kamar aja ya. Ituku..., masih sakit, gak bisa di ajak jalan sana sini..." dengan sedikit ragu akhirnya Chelsea mengakui kondisinya.


Seketika Dega pun ikut salah tingkah. Semua terjadi gara-gara dia. Pasti tadi malam dia yang memaksa masuk ke surga dunia, hingga Chelsea kesakitan seperti itu.


"Ma-maapin gu-gua..." ucap Dega tertunduk. Ia lantas membelakangi wajah Chelsea.


Ih, apaan sih! Yang sakit aku kok yang jadi malu-malu kamu, hehehe, aneh!


Seulas senyum tersungging dari bibir Chelsea. Ternyata masih ada celah kecil yang bisa di masuki Dega di bagian hati Chelsea. Mungkin hanya waktu dan kesabaran yang bisa menjawab semua.


πŸƒπŸƒπŸƒ


Mobil SUV yang membawa Sutra dan Azfar memasuki area bandara Halim Perdana Kesuma. Sesuai dengan pembicaraan mereka di apartemen tadi, Azfar akan membawa serta Sutra ikut dengannya ke Surabaya.


"Kita sudah sampai Mas. Ayo, silahkan" Azfar mengajak Sutra turun saat mobil mereka sudah berhenti di terminal private jet.


Mereka lantas jalan beriringan ke dalam. Azfar tidak melepas Sutra sedikit pun. Laki-laki itu terus menguasai pikiran Sutra agar Sutra menurut dan mengikuti arahannya. Sepuluh menit berjalan mereka sampai di landasan parkir pesawat. Dengan menaiki mobil kecil mereka di bawa menuju tangga pesawat.



Sutra di persilahkan lebih dulu naik ke atas. Semua sudah di siapkan dengan matang, tersusun dengan rapi. Ini bukan lagi penculikan biasa. Tapi melibatkan orang profesional di dalamnya.


Jarak tempuh Jakarta ke Surabaya memakan waktu satu jam tiga puluh menit. Jadi Sutra butuh waktu ketidaksadaran yang lama agar mereka aman selama perjalanan. Untuk itu mereka telah menyiapkan minuman khusus agar Sutra bisa tertidur nyenyak setelah menghabiskannya.

__ADS_1


πŸƒπŸƒπŸƒ


Kama, Ida, dan Ajeng baru saja sampai di praktek dokter yang telah mereka buat janjinya. Saat turun dari mobil Kama mengeluh sakit di dadanya.


"Ssshhh..." keluhnya.


"Kenapa Nak? Apanya yang sakit?" Ida langsung bereaksi melihat anaknya mengeluh sakit.


"Kama sakit? Apanya yang sakit?" Ajeng turut memperhatikan Kama dari atas sampai bawah.


"Gak apa-apa kok Biang, Ibu..., cuma kayak ada yang aneh ya. Tiba-tiba aja hati Kama ngilu, gak tenang, seperti ada sesuatu yang terjadi, tapi Kama gak tau apa..." Kama tampak sedang berpikir, mencari-cari apa yang menjadi sebab ketidaktenangan hatinya.


"Istighfar, Nak... Semoga aja bukan hal yang buruk" Ajeng menyarankan.


"Iya, bener kata Ibu kamu" Ida pun sepakat dan Kama segara beristighfar beberapa kali. Menenangkan hatinya yang sempat terasa sakit dan sedikit gelisah.


Begitu masuk ke dalam, Kama langsung di data dan tanpa berlama-lama lagi mereka bertiga di bawa ke ruangan dokter.


" Pagi Dok..." Ajeng menyapa dokter.


"Ah iya, tante Ajeng..." saut Dr.Friska.


Ternyata Dr.Friska adalah anak teman arisannya Ajeng. Seorang dokter spesialis kandungan yang baru berusia 30 tahun. Ida dan Kama lantas berjabat tangan, berkenalan dengannya.


"Iya, masih muda banget kan..." saut Ajeng sembari duduk.


"He-eh, cantik lagi" puji Dr.Friska pada Kama.


"Nah, yang ini mamanya, lagi hamil muda, hehehe" Ajeng tertawa kecil.


"Wah, keren Tante. Udah berapa bulan usia kandungannya?" Dr.Friska menanyakan Ida Ayu.


"Belum tau, hehehe. Kemarin baru test pack aja. Ini saya boleh sekalian di usg kan ya..." pinta Ida.


"Boleh donk Tante. Gimana kalau saya check Tante duluan?" Dr.Firska menawarkan Ida lebih dulu.


"Yaudah gak apa-apa, Da.. Ayo.." Ajeng pun menyetujui.


Ida lantas naik ke ranjang periksa. Di bantu oleh seorang suster, membuka bagian perut bawah Ida lalu mengolesnya dengan gel agar dokter mudah menggerakkan stik berbentuk transducer yang kemudian di gosokkan di atas perut Ida untuk melihat perkembangan janin, mengetahui usia kandungan, letak kehamilan, posisi bayi, letak plasenta dan lainnya.


Selesai dengan Ida sekarang giliran Kama. Dr.Friska menjelaskan ada beberapa cara menunda kehamilan bagi pasangan.


"Kontrasepsi tradisional, kontrasepsi ini juga di bedakan menjadi dua. Yang pertama adalah cabut sebelum keluar" ujar Dr.Friska.

__ADS_1


"A-apa dok? Saya gak paham" Kama kebingungan dengan bahasanya.


"Iya, maksud saya adalah posisinya di cabut sebelum sper-manya keluar" penjelasan Dr.Friska membuat wajah Kama memerah. Ia teringat dengan malam panjang adegan panasnya bersama Sutra.


Apaan di cabut? Di celup-celup terus kok...


"Lalu yang kedua adalah memantau pola siklus menstruasi perempuan selama 6 bulan terakhir. Cara menghitung masa subur perempuan adalah memantau pola siklus menstruasi selama 6 bulan, mengurangi 18 dari panjang siklus terpendek (perkiraan hari subur pertama) dan mengurangi 11 dari panjang siklus terpanjang (diperkirakan hari subur terakhir). Biasanya masa subur adalah hari ke 8 hingga 19 dari masing-masing siklus menstruasi 26 hingga 32 hari" Dr.Friska menjabarkan dengan detail.


"Nah dari kontrasepsi tradisional yang saya jelaskan tadi apakah ada yang bisa Kama terapkan?" Kama langsung menggeleng.


"Oke kalau gitu saya jabarkan kontrasepsi modrennya ya" sambung Dr.Friska lagi.


"Nah yang pertama adalah penggunaan ******. Kama sudah tau, atau suami sudah pernah menggunakannya?" Kama kembali menggeleng. Memang benar saat malam itu ia tidak melihat Sutra menggunakan benda itu.


"Belum pernah ya? Jadi selama ini langsung berhubungan saja, gitu?" Sebenarnya tidak ada yang salah dari pertanyaan Dr.Friska, hanya saja lawan bicaranya adalah Kama, yang bingung harus menjawab bagaimana.


Selama ini? Baru juga sekali. Duh, gimana sih ngomonginnya??? Aku maluuuu...


Melihat wajah merah dan salah tingkah Kama, Dr.Friska pun tersenyum lebar. Lain hal dengan Ajeng dan Ida, mereka malah khawatir dan menunggu jawaban pasti dari Kama.


"E..., enggak tau" hanya kalimat itu yang keluar dari mulut Kama.


"Loh kok gak tau?" saut Ajeng


"Iya, gimana Nak? Coba Kama ceritain aja ke dokter. Ayo..." bujuk Ida, ia merasa kalau anaknya sedang kebingungan.


Akhirnya dengan sangat terpaksa dan terbata-bata Kama menjelaskan apa yang telah terjadi padanya atas perbuatan Sutra. Loh kok kayak pemerkosaan ya? Hahaha. Maksudnya adalah atas perbuatan mereka berdua.


"Tuh kan, bener dugaan Ibu. Pasti Adrian yang mulai duluan! Iih, memang tu anak gak bisa nahan! Baru juga keluar dari rumah sakit dia udah langsung ngapa-ngapain kamu!" seru Ajeng kesal. Wanita paruh baya itu terus menyalahkan kelakuan anaknya.


"Udah-udah Mbak, jangan marah. Kita kan gak bisa cegah sampai sedetail itu. Lagipula mereka kan suami istri" Ida Ayu menenangkan.


"Tapi aku kesel sama anakku, Da. Iih, persis bapaknya!" ucap Ajeng lagi. Namun kali ini mengundang tawa mereka semua kecuali Kama.


Oh, pantes Mas Adrian begitu


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Ya amplop, Sutra di bawa ke Surabaya?????


Siapa sih dalang penculikan itu??


Yuk kita kepon di next eps πŸ‘‡

__ADS_1


Cekidoot gaes


__ADS_2