When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
CHELSEA NGAJAK RIBUT


__ADS_3

Please jangan lupa tinggalin jempol dan vote nya ya biar authornya makin semangat πŸ€—πŸ™


happy reading..


.


.


Kama berdiri sambil memegang ponsel Chelsea, menatap ke layarnya, melihat foto Adrian sedang memegang handuk yang dicium pipinya oleh Chelsea. Gadis itu berekspresi biasa, namun di dalam hatinya ia sedikit terkejut. Hari dimana ia jadian dengan Adrian, ternyata di hari yang sama Adrian pergi menemui Chelsea lebih dulu.


Otak Kama yang pintar langsung me-reka ulang setiap kalimat yang diucapkan Adrian di hari itu. Menelaah apakah ada kalimat selip yang menyinggung soal Chelsea.


Sesungguhnya Kama memang orang yang teliti, dia akan menelaah setiap hal yang datang padanya daripada harus bermain emosi. Namun sejak ia bertemu dengan Adrian, gadis itu mulai mengenal rasa, yang ditujukannya hanya untuk orang-orang penting dalam hidupnya.


Kama mengembalikan ponsel ditangannya pada Chelsea,


"Nih.."


"Gimana? Lo udah percaya kan..?" Chelsea bertanya dengan senyum kemenangan


"Udah.., terus apa lagi?" suara Kama begitu santai, ia sudah berhasil menemukan memori selip yang dicarinya tadi


__flashback on__


"Saya baru aja nyelesaiin masalah pak. Saya ketemu orang yang saya ceritain kemarin"


"Kamu serius?"


"Iya, ini saya masih dirumahnya kok"


"Rumah? Chelsea kan tinggal diapartemen, bukan rumah"


__flashback off__

__ADS_1


Pasti yang itu.., saat dia salah paham dan berpikir kalau aku sedang bertengkar dengan Chelsea, dia menemui Chelsea hari itu ke apartemennya..


Huh, tapi dia memang bodoh! Harusnya dia tanya dulu padaku! Jangan menebak-nebak! Awas aja kalau dia datang nanti, aku balas menyakiti hatinya!


"Pokoknya mulai sekarang lo harus tau diri! Jangan berani-berani deketin cowok gue lagi!" Chelsea menunjuk wajah Kama, membuat Kama mundur beberapa langkah, berjaga kalau Chelsea tiba-tiba menamparnya seperti waktu itu


"Hehehe.." Kama menjawab dengan tawa kecil


"Eh, ngapain lo ketawa-tawa?!" Chelsea semakin kesal


"Gak papa.., gue lucu aja ngeliat lo.." Kama merubah tawanya jadi senyum


"Gue gak suka liat lo ketawa! Apalagi lo senyum kayak gini! Inget ya, jangan pernah lo tunjukkin lagi wajah sok cantik lo itu di depan pacar gue!" Chelsea tak henti memperingatkan Kama


"Kalau dia yang nemuin gue, gimana?" tanya Kama santai


"Huh, mimpi lo! Itu gak mungkin! Asal lo tau ya, pacar gue tuh lagi diluar negeri!" ucap Chelsea


"Lagian imajinasi lo terlalu berlebihan kayaknya! Adrian kan pacar gue, ngapain dia nemuin lo?!" Chelsea melirik Kama dari atas sampai bawah


"Kalau dia neleponin gue, gimana?" Kama tak perduli, ia kembali bertanya lagi


"Eh, lo jangan main-main ya! Ngajak ribut lo?! Lo sengaja kan nanya-nanya gak penting gitu?! Mancing emosi gue, kan lo..?!" Chelsea nyerocos tak henti


"Gak sama sekali. Malahan gue ngasi tau lo yang bener.. Soalnya Pak Adrian selalu neleponin gue dan nemuin gue.." Chelsea sudah tidak bisa lagi menahan emosinya, gadis itu mendorong tubuh Kama kencang hingga terhempas ke pagar


"Aa-aaawww..." Kama berteriak kaget, dia tak menduga Chelsea akan mendorongnya


"Lo tu ya..!! Uuurrrgghh..! Gue bisa bikin lo lebih parah dari ini!" Chelsea mengepal tangannya geram


"Gue gak mau denger apapun lagi dari mulut lo! Yang jelas sekarang Adrian pacar gue, titik!" satu unit mobil berhenti didepan pagar kost Kama, tepat setelah kalimat terakhir Chelsea


Sedetik kemudian Adrian keluar dari dalam mobil itu. Ia terkejut melihat pemandangan dihadapan nya. Ia lantas berjalan cepat menghampiri Kama, menyentuh lembut pundak Kama.

__ADS_1


"Babe.." sapa Adrian


"Essshhtt, aww.." Kama mengaduh kesakitan karena sentuhan Adrian. Ternyata bahu Kama lebam terbentur pagar saat Chelsea mendorongnya tadi


"Loh, kamu kenapa, babe?" Adrian bertanya kawatir, namun Kama hanya menggeleng


Adrian?? Kok dia bisa ada disini?? Terus apa yang dia bilang tadi? Dia manggil si kampung ini, babe??????


"Kamu ngapain Chel, disini? Abis ngapain kalian?" Adrian beralih menatap Chelsea, ia curiga Chelsea melakukan hal buruk


"Adrian, kamu bukannya lagi di KL ya? Terus, kalian kok.. Kok kamu panggil dia, babe?" raut wajah Chelsea berubah, ia terkejut bercampur takut.


"Bener kan yang gue bilang tadi.. Dia emang selalu nelponin dan nemuin gue.." Kama menatap Chelsea dan Adrian bergantian


"Ini ada apa sih sebenernya?" Adrian semakin bingung, sejak tadi tidak ada yang menjawab pertanyaannya


"Kamu ngapain kesini Adrian..?? Kenapa kamu panggil dia, babe?? Jawaaab..!" Chelsea berteriak, ia semakin tidak karuan


"Hei, Chel.., calm down! Kama pacar aku, kenapa emangnya?" saut Adrian


"Apa?? Gak mungkin! Kamu jangan becanda Adrian.. Berkali-kali kamu nyakitin hati aku, aku terima.., tapi jangan kayak gini caranya.., pake ngaku pacaran sama si kampung ini.." mata Chelsea berkaca-kaca, suaranya mulai bergetar


"Udah mas, kalian duduk disitu deh.. Ajak dia ngobrol baik-baik.. Saya kedalam dulu mau mandi.." Kama menunjuk ke bangku panjang didepan pos jaga, lalu masuk ke dalam meninggalkan Chelsea dan Adrian


Adrian yang masih sedikit bingung mengikuti perintah Kama, mengajak Chelsea duduk agar bisa menjelaskan hubungannya dengan Kama.


Hmm, kok perasaanku gak enak ya.. Jangan-jangan Chelsea udah nunjukin foto itu.. Adduuuuh......


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Siapa disini tim nya Kama???


Tim nya Adrian (Sutra)???

__ADS_1


Nah, enaknya Adrian diapain ya sama Kama di next episode??


__ADS_2