When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
I'M FALLING IN LOVE


__ADS_3

"Itu artinya apa, tante?"


"Jatuh cinta" Feli kembali tersenyum


"Aku jatuh cinta?? Sama pak Adrian??" wajah Kama berubah tegang, ia begitu terkejut dengan hasil diagnosa Feli.


Rasa kaget, bingung, dan takut bercampur jadi satu di benak Kama sekarang. Ia mengusap-usap wajah nya


berulang kali, berharap semua ini cuma mimpi dan bisa bangun dengan pemikiran normal kembali. Untung wajah Kama gak ngeletek diusap bolak-balik!


Namun kenyataannya tidak, ia tidak sedang bermimpi. Bahkan wajah Feli yang masih juga nyengir, eh senyum tampak jelas di hadapannya.


"Tante gak mungkin, tante. Itu gak mungkin! Aku bahkan gak ngerti apa itu cinta" suara Kama terdengar frustasi


"Hei, Kam.., tenang! Tarik napas yang dalam dan hembuskan, ulangi 2x" seru Feli dan Kama segera menurut


"Gimana? Udah bisa tenang?" tanya Feli


"Lumayan tante. Tapi aku.., aku masih gak percaya soal tadi" suara Kama sudah kembali normal


"Cinta tidak terlihat dengan mata, tetapi dengan hati, kata William Shakespeare"


"Siapa itu William Shakespeare, tante?" Feli tertawa kecil mendengar pertanyaan Kama. Ia geli melihat sosok Kama yang begitu lugu dan cuek dengan segala hal.


"William Shakespeare adalah seorang penyair, pujangga, dan juga dramawan dunia yang menghasilkan quotes cinta lewat tulisan nya"


"Ooohh.."


"Cinta itu layaknya angin Kam, tidak bisa dilihat tetapi bisa dirasakan, kata Nicholas Sparck"


"Siapa lagi itu tante?"


"Nicholas Sparck adalah seorang novelis dan penulis skenario yang terkenal di dunia"


"Ooohh.."


"Jadi, sekarang kamu udah paham kan? Apa masih ada lagi yang mau ditanya? Jangan di simpen-simpen loh, ntar kamu bingung lagi"


"Terus sekarang aku harus gimana tante? Nanti sore dia pasti jemput aku di rumah aji. Aku masih bingung.., aku takut ketemu dia"


"Hmm, coba tanya hati kamu. Seperti yang aku bilang tadi, hati gak pernah bohong. Tanyain deh.., hati kamu mau gak ketemu sama dia?"


Mau!


Tiba-tiba Kama memegang dada nya. Raut wajah nya berubah gak karuan, ia memejamkan mata untuk meyakinkan apa yang baru saja di dengar nya. Suara hati yang menjawab 'mau' atas pertanyaan Feli tadi.


πŸƒπŸƒπŸƒ

__ADS_1


"Kam, are you ok?" suara Lulu memecah keheningan yang sudah setengah jam di mobil, namun tidak ada jawaban apapun dari Kama.


"Kamaa.." panggil Lulu lagi lebih kencang


"Eh, iya tante.." Kama tersadar dari lamunan nya


"Kamu kok diam aja sih daritadi. Are you ok?"


"Aku baik-baik aja, tante" tapi Lulu tidak percaya, ia cemas dengan keadaan Kama sekarang.


"Gimana kalo kita makan siang dulu? Kebetulan kita udah deket banget dari restoran papa ku" ajak Lulu


"Oke, tan" jawab Kama singkat


Tak berapa lama, Kama dan Lulu sampai di restoran chinese food milik keluarga Lulu. Pintu resto pun dibukakan oleh 2 orang pelayan dikanan dan kiri. Selanjut nya mereka disambut oleh 2 orang pelayan lagi yang standby di meja terima tamu. Buru-buru mereka mendekat dan menunduk saat tau bahwa Lulu lah yang datang.


"Selamat siang, Mrs.Lulu" ujar mereka kompak


"Siang. Lumayan rame ya hari ini" Lulu tersenyum dengan ramah


"Ah ya, VIP room, masih ada yang free?" tanya Lulu lagi


Tiba-tiba seorang laki-laki dewasa keturunan chinese, datang menghampiri


"Buat Mrs.Lulu pasti selalu ada" ujar nya dengan senyum


Mereka bertiga jalan beriringan melewati para tamu resto yang dengan lahap menikmati makanan. Mereka menuju ruangan khusus yang disebut VIP room.


Restoran chinese food milik keluarga Lulu tergolong luas dan mewah. Ada banyak tempat yang tersedia, mulai dari indoor, outdoor, family room, hingga VIP room, dan semua nya bernuansa chinese banget. Para pelanggan nya pun tampak dari kalangan menengah keatas.


Kama dan Lulu sampai di VIP room,


"Silahkan Mrs.." ujar laki-laki dewasa tadi mempersilahkan duduk


"Makasih Ko. Udah ah, jangan panggil Mrs mulu. Gak enak denger nya kalau Koko yang bilang" ujar Lulu seraya menepuk lembut bahu laki-laki dewasa itu, dan ia pun tersenyum.


"Oke, kalau gitu aku tinggal ya, Lu. Pesanan dan lain nya langsung lewat interkom" dia kembali tersenyum menatap Lulu dan kemudian pergi.


Walau hanya diam, namun sejak awal Kama memperhatikan semua nya. Ia juga merasa penasaran dengan sosok laki-laki dewasa tadi


"Kamu pesan apa Kam?" tanya Lulu sambil membuka-buka buku menu


"Samain aja sama tante. Oh ya, om-om tadi itu siapa tante?"


"Hihihi, kenapa? Handsome, gak?"


"Yaa, boleh laa"

__ADS_1


"Tapi gak mungkin ngalahin Mas Adrian kok, kamu tenang aja, hihihi" ucapan Lulu membuat Kama terdiam


Ya ampuuun, tante ngingetin aku lagi sama dia! Aaaaaaah..., gumam Kama


Sementara itu, Lulu memesan makanan lewat interkom.


"Dia itu mantan tunangan tante" ujar Lulu setelah menutup interkom


"Hah? Aku gak salah denger tante?" Kama terkejut dan Lulu tersenyum


"Itu cerita 4 tahun yang lalu, Kam. Begitu lulus SMA, tante tunangan sama Koko. Koko itu adalah anak kerabat dekat nya papa. Dari kecil tante terbiasa sama-sama Koko, kita selalu pergi liburan bareng setiap naikan kelas, sampai ketika tante mau melanjutkan kuliah di London, keluarga sepakat agar kami bertunangan, untuk mengikat hubungan ke jenjang yang lebih serius. Awalnya tante pikir, tante cinta sama Koko, tapi ternyata tante salah. Saat tante pergi liburan sendirian ke Bali, tante ketemu aji di Kuta, disitulah tante baru ngerasain yang namanya cinta. Tante begitu terpana dengan sosok aji, sampe gak berhenti mikirin aji, jantung tante selalu berdebar setiap kali ngobrol sama aji, dan dada tante juga terasa penuh sesak saat itu. Padahal kita cuma kenal dan ngabisin waktu selama 5 hari, ga lebih"


Kama tertegun mendengar cerita Lulu, ia baru tau kalau perjuangan Lulu menemukan cinta harus melewati perjalanan yang panjang, bahkan sampai bertunangan dengan orang lain. Gak ada secuil pun dari kisah Kama dan Sutra yang slow slow aja saat ini. Eh gak slow juga sih, banyak nge-gass nya, tapi yang di gas cuma Sutra doank, udah nasib!


"Terus..?"


"Tante berusaha ngelupain aji waktu itu, tapi gak bisa. Semakin tante berusaha, tante semakin kepikiran sama aji. Padahal aji gak pernah menghubungi tante. Waktu itu, hari terakhir tante di Bali, tante jujur ke aji kalau tante sudah bertunangan, dan kita nangis berdua di Kuta. Tempat pertama kita ketemu sekaligus tempat kita berpisah waktu itu"


"Ya ampuun, kisah kalian sedih juga ya tante"


"Dan tante baru tau Kam, ternyata ketika kita jatuh cinta dada kita akan terasa sesak, penuh dengan segala hal tentang dia" sambung Lulu lagi dengan senyum lebar


Deg!


Jantung Kama memberi kode. Apa yang Lulu katakan barusan hampir sama dengan kalimat Feli.


"........ Sampai kamu ngerasain dada kamu penuh sesak karena gelembung, itu karena dia. Dia sudah berhasil memenuhi setiap ruang di hati kamu, Kam"


Jadi.., jadi aku bener-bener udah jatuh cinta sama pak Sutra, eh pak Adrian..?? Ya Tuhaaan, gimana ini?? Apa aku harus ngaku sama dia?


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Hmm, emang dasar Kama kepala batu!!


Ada yang pengen getok kepalanya gak? Sapa tau abis itu Kama jadi sadar dan ilang ingatan, hahaha


Kira-kira Kama bakalan ngaku atau gak nih??


Yuuk kepoin next episode nya


TERIMAKASIH READERS YANG UDAH BACA SAMPAI PART INI πŸ˜ŠπŸ™


KASI JEMPOL DAN TINGGALIN KOMEN YANG MANIS YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT πŸ€—


JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA (he..he..he)


I Love U 😘

__ADS_1


__ADS_2