When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
FIRST KISS CHELSEA


__ADS_3

TERIMAKASIH READERS YANG UDAH SAMPAI PART INI πŸ˜ŠπŸ™


JANGAN LUPA JEMPOLNYA YAAH..


DAN VOTE NYA JUGA (he..he..he)


I Love U 😘


.


.


*******


"Chel.., hek..." Adrian menahan perutnya yang tertindih Chelsea


Tiba-tiba...


Gubrak !


Refleks Adrian mendorong Chelsea dari atas badannya hingga jatuh terduduk di lantai. Adrian berlari menuju westafel yang ada didepan kamar mandi.


"Huweeeeeekkk..." Adrian memuntahkan isi perutnya di westafel.


"Aaawwww! Sakiiit Adriaaan..." rengek Chelsea


"Uhuk..uhuk.. huweeeek.." kopi buatan Chelsea memaksa sarapan Adrian tadi pagi pun ikut keluar. Ternyata rasa ingin muntah yang sejak tadi ditahannya sudah tidak bisa ditolerir lagi. Ini gara-gara Chelsea menindih perutnya, membuat tekanan yang mendorong isinya ikut keluar.


"Loh.., kamu kenapa? Kok muntah?" Chelsea bangkit dari lantai, berjalan pelan mendekati Adrian sambil mengusap-usap pantad nya yang sakit akibat terbanting tadi.


"Huuuummftt.., kopi buatan kamu Chel.., gak enak banget.." jawab Adrian pelan sambil mengatur napas setelah selesai muntah. Adrian menyalakan keran westafel, membersihkan sisa muntahnya. Ia juga tak lupa membasuh mulut nya dengan air.


Chelsea buru-buru masuk ke kamar, ia mengambil handuk kecil, lalu ia mendekati Adrian yang sudah tampak duduk di meja makan.


"Kamu sampai keringetan.., maaf yaa, gara-gara kopi aku sampe mau ngeracunin kamu.." Chelsea memegang wajah Adrian, sementara tangan satunya mengelap keringat yang menetes di dahi Adrian.


"Biar aku aja Chel, aku masih mau muntah ini kayaknya. Ntar kamu aku muntahin, mau?" Adrian mengambil pelan handuk ditangan Chelsea


"Oh, ok" Chelsea segera menghindar, ia takut dres cantiknya jadi sasaran muntah Adrian.


Rupanya dia takut juga aku muntahin.. Baguslaaah, bisa jadi alasan biar dia gak menempel lagi! Ternyata kopi beracun itu membawa berkah.., batin Adrian


"Maaf ya, aku gak sengaja dorong kamu sampe jatuh tadi"


"Gak papa kok Adrian.., gak seberapa sakitnya. Lebih sakit hati aku kalo ditolak kamu terus.."


Halaaaah, bosennya aku mendengar kalimat sok manisnya itu! Tau gitu ku smackdown dia sekalian! batin Adrian


"Tapi wajah kamu jadi imut deh kalo lagi sakit gitu" ujar Chelsea seraya mengambil ponselnya.


Ia berdiri disamping Adrian dan


Cup ! Cekreek !


Chelsea berhasil mengambil foto wefie nya yang sedang mencium pipi sebelah kanan Adrian tanpa ijin.


"Apa-apaan sih, Chel..?!" Adrian kesal, namun terlambat, foto itu sudah tersimpan di galeri ponsel Chelsea.

__ADS_1


Bersamaan dengan itu,


Ting Tong !


Bel apartemen Chelsea berbunyi.


"Eh, siapa sih? Kok bisa langsung naik ke lantai aku?" gumam Chelsea heran. Ia mendekati pintu dan mengintip dari lubang pantau yang menempel di pintu, tapi tidak tampak siapapun diluar.


Ting Tong !


Sekali lagi bel berbunyi, dan Chelsea langsung membuka kunci pintu apartemennya.


Yess, itu pasti Dega! Akhirnya dibuka juga pintunya sama perempuan gila ini! batin Adrian


"Eh, kamu ternyata! Ngapain kamu nempel di tembok gitu? Pantes aku gak bisa liat siapa yang dateng!" omel Chelsea. Ya, benar, yang datang adalah Dega.


"Iyeee.., ngomel aje sih lu! Baru juga ketemu.. Adrian mane?" Dega menerobos masuk


"Iiih, apa-apaan sih?! Belum juga disuru masuk udah main masuk aja!!" Chelsea kembali mengomel sambil membanting pintu apartemennya.


"Eh, Sut..., bae-bae aje lo?" Dega gak perduli dengan omelan Chelsea, dia langsung menghampiri sahabatnya yang tampak lemas di kursi meja makan.


"Eh, aku tanya! Kok kamu bisa sampe naik kesini ya? Siapa yang kasi akses?" Chelsea makin geram dengan kehadiran Dega


Wajar-wajar aja sih Dega bisa naik ke lantai apartemen Chelsea tanpa akses, kan security dan reseptionist gedung taunya Dega adalah pacar Chelsea. Alasan yang dibuat Dega ketika menemukan Chelsea pingsan di apartemennya.


"Sama sekali gak baik, Ga.." Adrian bangkit dari kursi, ia berjalan menuju pintu sambil memandang Dega memberi kode. Dega langsung menangkap maksud Adrian, ia lantas meladeni Chelsea yang sejak tadi sudah marah-marah padanya.


"Yuk ah ajak gua duduk di sofa, kan gua tamu disini.." Dega menarik tangan Chelsea, mengajaknya duduk di sofa.


"Apa siiiiih?!! Jangan pegang-pegang!"


"Jangan mimpi kamu ya!!!"


"Eh tapi, kok lu beda ya ni ari.. Cakep banget deh, serius gua.." puji Dega


"Gak usah muji-muji deh! Aku gak suka! Adrian aja gak pernah muji aku!"


"Yaelaaaa, kan udeh gua bilang ame lu.., die kagak cinte ame lu Chel.., die udah kesemsem ame cewe laen.."


"Oh iya, Adrian nya kemana tadi? Kok gak kelihatan?" Chelsea mulai menyadari, ia lantas melotot pada Dega


"Pasti kamu sengaja kan???"


"Aaaaarrrgghhh..!! Jahaaat!!" teriak Chelsea sambil memukuli Dega diatas sofa. Ia begitu kesal lantaran Dega menghancurkan semua rencananya. Bahkan Adrian belum sempat menyentuhnya sejak tadi.


Pukulan Chelsea yang bertubi-tubi membuat Dega terdorong jatuh, namun tangan Dega sempat menarik Chelsea, membuatnya ikut jatuh bersamaan, dengan posisi Dega dibawah dan Chelsea diatas.


Cup !


Tanpa sengaja bibir Chelsea ikut menempelkan di bibir Dega.


"Aaaaaaarrrrrrggggghhhhhh......!!!!" teriak Chelsea histeris, ia buru-buru bangkit dari atas badan Dega


Nyaak.., Babeee..., mimpi ape gua dici-pok Chelsea?? Aiiiiihhh, kagak sie-sie gua ninggalin Hago tadi! batin Dega


(Hago \= game online)

__ADS_1


"Kurang ajar kamu!! Kamu ngerebut ciuman pertamaku yang sengaja aku siapin buat Adrian..!!" Chelsea menggosok-gosok bibirnya, membersihkan bekas bibir Dega yang menempel tadi


"Kagak salah tuh? Yang nyi-pok gua duluan kan elu.., lu yang nimpain gua terus langsung nyosor. Mestinye gua yang teriaak.." Dega bangkit, ia langsung mendekati Chelsea


"Kayak gini nih.."


Cup !


Dega kembali menempelkan bibirnya sekilas ke bibir Chelsea.


"Naah, entu baru gua yang salah karena gua yang nyi-pok lu duluan. Sekarang udah boleh teriak.." sambung Dega lagi dengan senyum manisnya.


"Aaaarrrrrrgggghhhhhhh....!!" teriak Chelsea lagi


πŸƒπŸƒπŸƒ


Sutra buru-buru balik ke mobilnya, ia langsung tancap gas meninggalkan apartemen Chelsea si cewek gatel itu. Berbagai macam aksi yang dilakukan Chelsea pada Sutra, untung dia tidak terpancing sedikitpun. Hatinya benar-benar sudah terkunci untuk Kama, gak ada celah sedikitpun buat orang lain.


Sambil menyetir Sutra mengecek ponselnya, namun tidak ada kabar apapun dari Kama.


Kelewatan banget si keriting itu! Apa dia gak mengecek ponselnya sama sekali? Dia sampai gak tau aku sudah meneleponnya lebih dari 10 kali! Huh! gumam Sutra, ia memukul stir mobilnya.


Entah kemana lagi harus ia cari keberadaan Kama. Tanpa sengaja Sutra teringat dengan aji dan tante Lulu.


Apa mungkin dia sudah di Jakarta ya saat ini? Aaah, pusing aku! batin Sutra.


Sutra lantas memberanikan diri menelepon tante Lulu.


"Hallo..." suara lembut Lulu terdengar diujung telepon


"Hallo.., siang tante.. Ini saya Adrian"


"Ah, iya handsome. Kenapa nih tiba-tiba nelpon tante? Berantem lagi ya sama Kama?"


Duh gawat! Gak suami, gak istri, bawaannya curiga terus sama aku! Pantesan jodoh! batin Sutra


"Ah, enggak tante, enggak.. Ini saya cuma mau kasi kabar, eeee, tesis saya lulus.., jadiii saya mau ngundang aji dan tante makan malam besok dirumah saya.." ujar Sutra


Aah, oke! Ini lebih gawat lagi, aku sudah mengarang cerita terlalu pintar sampai mengundang mereka makan malam! Haduuuuh...., batin Sutra


"Oh ya? Congratulation, handsome..! You are great! Oke deh, tante sampein ke aji nanti ya.. Sekarang kamu cepetan bawa Kama ke Jakarta, tante mau dandanin dia, kita harus belanja baju yang bagus buat Kama.." oceh Lulu dengan girang


Ooh, sukurlah, itu berarti Kama belum ada di Jakarta. Tapi kemana diaa???? batin Sutra


"Oke tante. Saya akan jemput Kama sekarang.." ujar Sutra dan mengakhiri sambungan telepon


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


*S*iapa yang mendukung hubungan Dega dengan Chelsea gaes??


Menang banyak si Dega hari ini, wkwkwk


Abis dici-pok, eeh nyi-pok balik...


Tapi, harus kemana lagi Sutra mencari Kama??


Yuk, kepoin next episode!

__ADS_1


Jangan lupa tap jempolnya juga ya gaes πŸ€—


Kamsiaaa-kamsiaaaa πŸ™


__ADS_2