When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
Season 2 - Finally, I Found You


__ADS_3

Jangan lupa bantuan jempol dan votenya ya gaes, biar aku makin semangat nulis, kamsiaaa, arigato gozaimas πŸ™πŸ€—πŸ˜˜


-


-


Ah, kacau! Kok aku jadi mau lagi... Tapi... Itu terlalu besar! Aku gak menyangka punya Mas Adrian sebesar itu! Apa bisa muat masuk ke punyaku???


"Aku kangen istriku..." saut Sutra lagi tanpa perlu menunggu jawaban Kama.


Tanpa menunggu ijin Kama, kembali jelly jelly mereka bersatu padu. Sembari menikmati, tangan Sutra pun bergerak cepat. Ia menyingkirkan selimut yang menutupi tubuh mereka dan langsung naik ke atas tubuh Kama.


Komodo Lang yang sempat frustasi dan lemas karena putus asa, kini kembali bangkit dan berdiri tegak. Semangatnya terisi penuh untuk menyerang. Ya, kali ini ia harus menyerang. Tidak boleh mundur lagi karena sasaran sudah di depan mata.


Sensasi pagutan, luma-tan, dan hisapan yang kian gerah semakin membuat Kama kelimpungan. Belum lagi permainan jari jemari Sutra yang dengan gagah beraninya mengeksplore bagian inti Kama.


Saat ini Sutra mulai meraba dan mengesek-gesek cangkang Kerang Simping di bawah sana hingga basah dan pelan-pelan mulai terbuka.


"Babe..., pleaseee..." pintanya lagi kali ini.


Dan tak di sangka ternyata Kama mengangguk dengan wajah yang sudah di level kehausan tingkat dewa.


Tanpa buang waktu Sutra lantas menyerahkan tanggung jawab selanjutnya pada Komodo Lang.


Yes! This is my time, seru Komodo Lang dengan penuh percaya diri.


Komodo Lang melangkah tegap dengan body berototnya. Ia masuk perlahan ke dalam cangkang Kerang Simping yang sudah sempat di intipnya tadi. Di mulai dari ujung kepala, Komodo Lang lantas memperhatikan sekitar. Kanan kiri kanan kiri, yang berarti adalah liukan-liukan gemas di pintu pertama yang di rasakan Kama.


"Maaassss... hmmmmnnnhh..." suara desahan keluar dari mulut Kama, menandakan kalau perempuan itu begitu menikmati aksi pertama Komodo Lang.


Selanjutnya Komodo Lang masuk lebih dalam. Ternyata ada pintu yang lebih sempit lagi di dalam tubuh Kerang Simping, yang di lapisi oleh kaca bening transparan. Semakin penasaran Komodo Lang pun mendorong masuk hingga seperempat tubuhnya sudah berada di dalam tepat di depan pintu kaca itu.


"Aaarrrkh...sshhhh...." sontak Kama menjerit kesakitan. Ia seperti sudah di bobol dengan botol air mineral enam ratus mili liter.


"Sakit Mas..." keluh Kama lagi namun tidak meninggalkan desahan.

__ADS_1


Bagaimana tidak sakit saat seorang prajurit import asal Stockholm menerobos rumah penduduk lokal kampung yang pintu rumahnya saja kelihatan pendek. Persis seperti keadaan Komodo Lang saat ini, ia bersusah payah masuk walau sempit bukan main demi sebuah kata Cinta yang sesungguhnya. Yakni penyatuan dua insan yang saling memadu kasih.


"Iya, Babe... Tahan ya, aku pelan-pelan kok..." ada sedikit rasa khawatir bagi Sutra mendengar jeritan pertama Kama.


Untuk meredakan rasa sakit Kama, Sutra lantas memberi sensasi getaran lain lewat permainan lidahnya di pucuk cream sementara tangan yang satunya memainkan kembarannya. Tarik dan **** menjadi satu paket komplit yang di lakukan Sutra. Seperti menikmati permen lolipop.


Hingga tubuh Kama bereaksi hebat. Tanpa sadar Kama mengangkat pinggang belakangnya bersamaan dengan kedua tangannya yang meremas sprei tempat tidur, pertanda kalau ia sudah sangat terbuai kenimatan.


Selagi Kama bereaksi demikian, Sutra menangkap kalau sekarang adalah waktu yang tepat baginya memerintah Komodo Lang mengambil langkah maju.


Dengan sekali hentakan Komodo Lang berusaha menerobos pintu bagian dalam Kerang Simping. Namun apalah daya. Ternyata lapis kacanya terbuat dari bahan berkualitas tinggi yang tidak mudah di tembus hanya dengan sekali dobrak.


"Aaarrrkh... Mas..." Kama kembali berteriak kesakitan di iringi dengan matanya yang mulai berkaca-kaca. Walau pintu dalam bagian intinya belum berhasil di terobos, namun besar dan gagahnya tubuh Komodo Lang membuat ia tak bisa bernapas karena di penuhi olehnya. Tak ada ruang tersisa di sana.


Reflek dinding bagian pertama Kerang Simping pun berdenyut kesakitan. Dinding itu bergerak-gerak seolah mencengkram tubuh Komodo Lang dengan kencang berulang kali.


Bukannya kasian melihat Kama yang kembali berteriak. Sutra malah seperti ingin mencopot kepalanya. Kenikmatan luar biasa menyerangnya. Ia seperti di pijat oleh cengkraman dinding Kerang Simping, membuatnya ingin bergerak kencang dengan ritme maju mundur agar kenikmatan itu semakin bertambah.


Aaaahh, Babe.... hhhh....


Semakin lama gerakan Sutra semakin cepat. Ia sudah tidak memikirkan pintu kaca itu lagi kalau yang di bagian awalnya saja sudah sangat berdenyut dan mencengkramnya dengan kencang seperti saat ini.


"Aarkh...sssshhh...Maassss..." desah Kama campur aduk. Airmatanya hampir menetes namun masih tertahan berkat rasa endul luar biasa yang melanda.


"Ya, Babe... Iyaaahh...,hhh..." desah Sutra tak kalah hebat.


Langkah maju mundur ngebut yang di lakukan Komodo Lang terus berlangsung. Kepalanya


menyundul-nyundul pintu kaca bening itu tanpa henti sembari menikmati jepitan terenak di dunia. Bahkan pinset, penjepit bulu hidung juga kalah di buatnya.


Kedua insan yang saling menikmati tumbukan dan gigitan mesra di bawah sana, sudah hampir menuju pencapaiannya. Mata mereka buka tutup menikmati. Persis jalur Jakarta - Puncak, buka tutup.


Tanpa sadar jemari Kama pun meraih lengan Sutra dan meremasnya penuh jeritan sakit dan keenakan. Bersamaan dengan itu Sutra mengambil langkah pintar. Ia menurunkan kepala mencari pucuk cream dengan jelly pink lalu mengemutnya lagi untuk menambah kenikmatan di penghujung pencapaian mereka.


"Aaaaarrrhhhh... Babe..." teriak Sutra.

__ADS_1


"Ma-aasssshhhh... sssshhhhh..., hhh..." desah Kama tak kalah hebat.


Saut menyaut irama menggelora keluar dari mulut kedua insan yang sedang mengadon cinta dengan semua bahan komplit.


Teriakan terindah itu bersamaan dengan pelepasan kenikmatan pertama mereka.


Dan...., sudah pasti muntahan bubur sumsum pun keluar dari pucuk kepala Komodo Lang. Ada rasa hangat di tubuh Kerang Simping. Rasa sakit yang mendera saat tumbukan cinta tadi seolah di kompres air hangat oleh Komodo Lang.


Wah, begitu romantisnya pasangan dua alam itu. Komodo Lang dan Kerang Simping. Kerang Simping rela tersakiti demi menuju puncak kenikmatan, lalu Komodo Lang memberikannya hadiah lewat semprotan hangat yang membasuh seluruh tubuhnya.


Finally, i found you, Babe...(akhirnya, aku mendapatkanmu, Babe)


Selang beberapa detik, Komodo Lang pun bergerak undur diri. Ia mundur teratur. Ia tau diri, dan tidak mau berharap mengulanginya malam ini. Ia paham betul dengan pasangannya si Kerang Simping. Kasihan, masih terluka karena di masuki oleh tubuh berotot kekasihnya.


Sutra lantas tergeletak di samping Kama sembari menatap wajah istri yang di cintainya itu. Ada peluh keringat di kening Kama. Bukan karena aktifitas yang tak henti, melainkan menahan rasa sakit akibat hentakan-hentakan cinta yang di lakukan oleh Sutra.


Seketika airmata yang sejak tadi di tahan oleh Kama lolos juga bersamaan dengan tatapan mesra Sutra. Membuat laki-laki itu tertegun dan mengusapnya pelan.


"Sakit banget ya...? Maafin aku ya, Babe..." ucap Sutra khawatir. Ia tak menyangka Kama sampai menangis menahan rasa sakit.


Bukan itu Mas... Aku gak tau harus sedih atau bahagia sekarang. Aku gak menyangka kalau kita sudah melakukannya secepat ini... hiksss... Aku sudah bukan Kama yang dulu... Aku sudah melakukannya denganmu... Hiikkss...


Rasanya juga sakit banget! Betul kan dugaanku! Punya kamu kayak botol air mineral enam ratus mili, mana mungkin bisa masuk semuanya! Yang ada aku matiiii...! Hiks...


Airmata Kama semakin banyak menetes. Rasa sakit, kesal, dan kebingungan melandanya sekarang. Kemana dia harus mengadu? Apa mungkin bisa menceritakan hal memalukan begini pada orang lain?


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Kasihan Kama..


Gara-gara suami amnesia ia terpaksa merelakan kebebasan ranjang yang telah mereka sepakati hingga tiga tahun kedepan..


Sirna sudah keperawanan Kama lantaran bujuk rayu hasrat Sutra mlm ini...


Oh ya gaes, kalau di simak dari adegan hot tadi, sesungguhnya Kama belum sepenuhnya melepas keperawanan loh..

__ADS_1


Ah, masa? Apa iya?


Yuk, kita kepoin jawabannya di next eps πŸ‘‡


__ADS_2