When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
Season 2 - Pencarian Kama 2


__ADS_3

Jangan lupa bantuan LIKE dan VOTE-nya ya guys, biar aku makin semangat nulis, kamsiaaa, arigato gozaimas πŸ™πŸ€—


sarang buruuuung, eh sarangheyo 😘😘


-


-


Bersama dengan anak buah Bry, Sutra baru saja sampai di sebuah penginapan unik berbentuk setengah lingkaran yang berderet, beratapkan kaca.



Ternyata, kawasan hutan salju itu menyimpan begitu banyak keindahan di dalamnya. Siapa yang menyangka ada tempat seperti ini di sana?


Deretan kamar yang beratapkan kaca, yang di kelilingi oleh salju. Penghuninya akan merasa seolah tidur beratapkan langit. Tempat itu di namakan The Glass Igloo. Rumah salju yang terbuat dari kaca.


Anak buah Bry lantas menyerahkan ponselnya pada Sutra.


"Hallo, Adrian, kalian udah sampai di situ kan?" tanya Bry.


"Maksudnya apa Bry? Anak buah lo bawa gue ke tempat apa ini?" Sutra kebingungan, pikirannya tak tentu arah. Tujuannya saat ini hanya mencari Kama, tidak dengan yang lain. Apalagi untuk jalan-jalan ke tempat unik seperti ini, sama sekali tidak terpikir olehnya.


"Tenang dulu, Bro. Jangan panik. Gue kan udah bilang akan bantu lo. Nah, Istri lo ada di situ. Semalaman anak buah gue sudah mencari jejaknya, dan mereka yakin banget kalau istri lo ada di salah satu kamar di penginapan itu," jawab Bry.


"Kama ada di sini? Lo serius, Bry?" Sutra bertanya lagi dengan suara yang lebih keras, seolah antusias ingin tau kepastiannya.


"Iya. Biar James, anak buah gue yang bantu lo mencarinya," jawab Bry dengan senyum. Laki-laki itu paham betul apa yang di rasakan Sutra. Sebab ia juga pernah beberapa kali mengalami hal yang sama, panik kehilangan istri tercintanya, Vara.


Setelah menutup telepon, Sutra pun di bantu oleh James mengecek satu persatu kamar di tempat itu. Ada 20 kamar yang terisi di sana. Lantas mereka berdua membagi tugas. Sutra mengecek 10 kamar di sebelah kiri, sementara James mengecek 10 kamar di sebelah kanan.


Sutra mengetuk pintu satu persatu. Pada enam kamar yang ia ketuk, selalu keluar sepasang kekasih dari dalam dengan wajah merona. Mereka tampak seperti sedang menjalani honeymoon yang bahagia. Berbeda dengan honeymoon Sutra dan Kama yang gagal semenjak kemunculan perempuan cantik berhati iblis, Chelsea.


Mental Sutra seolah down melihat kebahagiaan pasangan-pasangan itu. Ia semakin khawatir tidak menemukan Kama di sana. Dengan langkah gontai Sutra pun lanjut mengetuk pintu ke tujuh. Keluar dua orang laki-laki gemulai dari dalamnya.


Astaghfirullohaladziiim ...


"Ah, i'm sorry, Sir. I have the wrong room. (maaf tuan, saya salah kamar)," ucap Sutra sembari buru-buru pergi.

__ADS_1


"Hei, wait! You look so cute. You can join us (hei, tunggu! Kau tampak begitu lucu. Kau bisa bergabung dengan kami)," panggil salah satu laki-laki gemulai itu. Tapi Sutra tak perduli dan mempercepat langkahnya, agar segera menghilang dari hadapan mereka.


Naudzubillah ..., lebih baik aku jomblo seumur hidup dari pada bergabung dengan mereka! Hiiiii ...


Sudah pusing nyariin istri yang hilang, malah di ajak gabung dengan laki-laki gemulai. Apa mereka pikir Sutra mau threesome? Hahaha, apes tenaaaan! Tawaran yang dzolim.


Kemudian Sutra meneruskan ke pintu yang ke delapan. Keluar seorang kakek dari sana. Sudah pasti tidak ada Kama di dalamnya. Kini hanya tersisa dua pintu lagi, yakni yang ke sembilan dan ke sepuluh. Wajah Sutra sudah mulai hopeless. Tidak ada tanda-tanda keberadaan Kama di sana.


Babe ..., kamu di mana??? Aku gak tau harus apa kalau kamu gak ada, Babe ... Aku gak bisa kehilangan kamu, bener-bener gak bisa ...!


Sutra berdiri lama di depan pintu ke sembilan. Kakinya terasa sangat berat untuk melangkah, seolah mengatakan kalau ketukannya kali ini juga akan sia-sia, tidak ada Kama di dalamnya.



Hari pun semakin terang, walau matahari tertutup oleh kabut. Cuaca terang itu bertolak belakang dengan suasana hati Sutra yang gelap gulita.


Tiba-tiba muncul James menepuk bahu Sutra.


"Excuse me, Sir," ucap James. Mereka berkomunikasi dalam bahasa Inggris.


"Ah, ya. Bagaimana?" tanya Sutra.


"Saya tidak menemukan apapun di sana. Istri anda tidak ada di semua kamar yang saya cek, Tuan," ungkap James.


"Bagaimana dengan anda? Apakah anda sudah selesai mengecek semuanya?" tanya James.


Sutra menggeleng.


"Maksudnya bagaimana, Tuan?" James tidak paham maksud Sutra.


"Tersisa dua kamar lagi, James. Yang di depan kita ini dan satu lagi yang di sebelah sana." Sutra menunjuk ke kamar yang paling ujung.


"Ayo, Tuan, tunggu apalagi? Segera ketuk pintunya." James menyerukan Sutra untuk segera mengetuk pintu itu.


"Sudahlah James, percuma. Istriku pasti tidak ada di sana. Aku sudah hopeless. Lebih baik kita ke arena ski, mungkin ada kabar dari petugas di sana," Sutra malah mengajak James pergi dari tempat itu menuju arena bermain ski tempat Kama hilang kemarin.


"Tunggu, Tuan. Aku sudah 2 tahun bekerja untuk Tuan Bryllian. Selama ini belum pernah ada info dari Tuan Bry yang salah. Jadi saranku, ayolah Tuan Adrian selesaikan dua kamar itu. Jangan menyerah. Mungkin salah satunya ada istri Tuan di dalam." James berkata panjang lebar.

__ADS_1


"Jadi menurutmu begitu? Aku terlalu sedih dan kacau James, aku takut kecewa lagi dan tak menemukan istriku di sana. Rasanya aku hampir gila kehilangan dia saat ini ..." Sutra memijat kepalanya yang terasa berat dengan sebelah tangan.


"Jangan pikirkan kekecewaan Tuan. Yang harus anda pikir sekarang adalah harapan. Selama masi ada harapan, kau harus meraihnya Tuan, walau sekecil apapun." Kalimat James seolah ungkapan sang motivator terkenal Mario Bros, eh salah, itu video game ya.


Oke ralat, maksudnya adalah Mario Tegang, yang selalu memberikan kalimat motifasi yang menegangkan, membangkitkan urat semangat setiap yang mendengar.


"Jadi saran saya, ketuklah pintu itu Tuan, ayo silahkan ..." James menjulurkan tangannya ke arah pintu di depan mereka, meminta Sutra mengetuk pintu itu.


Dengan langkah berat Sutra akhirnya menurut. Laki-laki itu mendekati pintu hingga tepat di depannya.


Bismillah ...


Tok tok tok !


Semenit menunggu tidak ada jawaban apa-apa dari dalam.


"Excuse me," saut Sutra dari luar. Berharap orang di dalam mau keluar membukakan pintu.


Beberapa menit kemudian terdengar suara gaduh dari dalam.


Brak !


Sepertinya orang yang ada di dalam itu baru saja terjatuh. Atau mungkin ia baru saja menjatuhkan sesuatu benda hingga bersuara seperti itu.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


Aduh, siapa yang ada di dalam ya?


Kama atau bukan sih?


Yuks lah, kita kepoin di next eps πŸ‘‡


Cekidot !


Eh tak bosan author selalu minta dukungan LIKE dan VOTE poin atau koin nya ya guys, biar aku makin semangat nulisnya 😁😘


Terimakasih πŸ€—πŸ™

__ADS_1


__ADS_2