When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
DI LABRAK CHELSEA


__ADS_3

--- Kama Pov ---


Kelas hari ini baru saja bubar. Dari kursi belakang, Reyhan datang menghampiri ku


"Psstt, besok malem jadi kan, Kam?" bisik nya tepat di belakang ku.


Aku menoleh ke arah nya, ku jawab dengan senyuman dan anggukan.


"Cieee.. Udah kode-kodean aja ni lo bedua" suara Mini melengking hingga beberapa teman sekelas ku yang masih ada di dalam kompak memperhatikan kami.


"Apa sih lo Min..?!" aku menjawab kesal karena malu sudah menjadi bahan perhatian.


Reyhan menangkap maksud ku, ia segera mengalih kan perhatian dengan mengajak teman yang lain pergi ke kantin,


sampai akhir nya kelas menjadi sepi hanya ada aku dan Mini. Seketika ku pencet hidung Mini.


"Adududuuh.. Sakit Kam.." rengek nya


"Resek lo Min.., bikin gue malu aja!"


"Hehehe, pake malu-malu. Tapi emang bener kan yang gue bilang tadi, lo sama Reyhan kode-kodean?" Mini jadi penasaran


"Kamaaaa..." tiba-tiba sebuah suara memanggil ku dari pintu kelas, aku dan Mini segera menoleh.

__ADS_1


"Eh, Chel-sea??" Mini terkejut melihat Chelsea berdiri di depan pintu kelas memanggil ku. Mau apa dia?


Chelsea lantas melangkah masuk mendekati ku dan Mini


"Bisa ngobrol berdua gak? Penting.." perasaan ku jadi gak enak, kayak nya ini ada hubungan nya dengan kejadian kemarin.


"Kam, ada apa sih?" Mini berbisik, ia tak menyangka Chelsea sampai datang mencari ku


"Gak tau.." jawab ku singkat


Kemudian aku menatap Chelsea,


"Bisa.. Dimana?" tanpa ragu ku jawab pertanyaan nya


"Yuk ikut gue.." Chelsea berjalan keluar kelas, aku mengikuti nya dari belakang. Langkah ku sempat terhenti karena Mini berjalan di belakang ku,


Aku berjalan mengikuti Chelsea hingga sampai di jembatan Teksas, jembatan yang menghubungkan fakuktas teknik dan fakuktas sastra di UI. Kebetulan sedang sepi di situ.


"Mau ngomong apa sih?" segera kutanyakan maksud dan tujuan Chelsea


"Lo ada hubungan apa sama Adrian?" pertanyaan apa ini? Hihihi, aku geli mendengar nya


"Kayak yang lo liat kemarin lah.." aku sengaja menjawab samar

__ADS_1


"Hubungan apa?? Jawab yang bener..!!" Chelsea mengeras kan suara nya


"Mahasiswa dengan dosen!" aku terpaksa menjawab demikian, lah iya emang kenyataan nya begitu kan, aku ngarep apa sih? Gak beres nih otak..!


"Lo yakin?" Chelsea hampir tidak percaya


"Huuh, lo buang-buang waktu gue cuma buat ngomongin ini? Sorry, gue masih ada urusan lain.." ujar ku seraya meninggal kan Chelsea. Aku sungguh gak suka berurusan dengan nya.


Baru beberapa langkah aku beranjak pergi, Chelsea menarik ujung rambut ku,


"Heh, gue belom selesai ngomong.." Kurang ajar..!! Berani sekali dia! Belom tau dia siapa Kama..!!


Aku berbalik mendekati nya, semakin mendekati nya hingga ia melangkah mundur tersudut sampai ke pinggir pegangan jembatan.


"Lo belom tau siapa gue, jadi jangan pancing ke gilaan gue! Soal pak Adrian, silahkan lo ambil dia bulat-bulat, gue gak ada urusan! Paham..?" sanking kesal nya, aku lupa kalau pak Adrian bukan bulat dan bukan juga gak ada urusan dengan ku.


Aku lantas meninggal kan Chelsea dan berjalan kembali ke kelas ku. Baru kali ini aku di samperin seorang cewek gara-gara cowok. Cowok yang bahkan bukan pacar ku. Untung saja pak Adrian bukan benaran pacar ku, kalau iya pasti hidup ku gak bakal tenang, selalu di teror dengan cewek-cewek gila kayak Chelsea.


πŸ‚πŸ‚πŸ‚


TERIMAKASIH READERS YANG UDAH BACA SAMPAI PART INI πŸ˜ŠπŸ™


KASI JEMPOL DAN TINGGALIN KOMEN YANG MANIS YA BIAR AKU MAKIN SEMANGAT πŸ€—

__ADS_1


JANGAN LUPA VOTE NYA JUGA (he..he..he)


I Love U 😘


__ADS_2