When Kama Meet Sutra 1&2

When Kama Meet Sutra 1&2
Season 2 - Kama Tersadar


__ADS_3

Jangan lupa bantuan jempol dan votenya ya gaes, biar aku makin semangat nulis, kamsiaaa, arigato gozaimas 🙏🤗😘


-


-


Acara masak bersama sudah selesai. Kama dan Sutra pun sudah kenyang dan puas menikmati pasta buatan mereka sendiri. Walau rasanya sangat standart tapi karena di bikin dengan kerjasama cinta, rasanya jadi melebihi yang ada di restoran.


Selesai berberes meja dan piring kotor, Kama dan Sutra kembali duduk di sofa. Sutra ingin mewujudkan step kedua dari rencananya.


"Babe, kita nonton film yuk ...," ajak Sutra.


Maksudnya nonton bioskop? Ih Mas Adrian aneh-aneh aja, lagi sakit malah ngajak nonton!


"Kamu kan masih sakit Mas, aku gak mau kamu kecapean terus sakit kepalanya kumat." Kama menolak.


Ah iya, hampir lupa. Ya, aku kan masih pura-pura sakit!


"Yaudah kalau gitu kita nonton tv chanel aja. Semoga ada film bagus." Sutra meraih remote dan menyalakan televisi.


Setelah bergonta-ganti chanel akhirnya Sutra berhenti di satu chanel yang memutar film romance yang dibintangi oleh artis hollywood Jennifer Love Hewitt dan Paul Nicholls, yang di produksi tahun 2004, yang berjudul If Only.


"Nonton yang ini kamu mau gak, Babe?" Sutra menanyakan pendapat Kama.


"Kayaknya film lama ya Mas?" Kama bertanya balik tepat di saat film baru saja mulai dan menampilkan tahun produksinya.


"Eh iya, produksi 16 tahun yang lalu, waktu aku masih stay di stockholm itu." Tanpa sengaja Sutra mengingat kenangan masa kecilnya dulu.

__ADS_1


"Loh, kamu ingat Mas?" Kama menoleh, ia terperanjat.


Haduh, keceplosan aku!


"Iya, Babe. Belakangan aku jadi sering teringat masa kecil. Kayak ada kilas balik di kepalaku." Secepat kilat Sutra mengarang alasan. Ia seolah menerawang, mengingat kembali yang sempat terlintas di kepalanya.


"Apa itu artinya kamu hampir sembuh ya?" Kama jadi semangat mengetahui hal itu.


"Aku juga gak ngerti, mungkin sebaiknya kita tanya ke dokter. Aku gak mau menduga-duga. Lagipula asalkan ada kamu, aku yakin aku pasti sembuh, Babe." Sutra merangkul bahu Kama, mendekapnya erat.


Apa sebaiknya aku ikutin saran Dr.Yoong ya ..., membawa Mas Adrian cek ke Penang.


"Yaudah yuk, kita nonton dulu. Kayaknya filmnya seru." Sutra lantas mengajak Kama fokus pada layar tv.


If Only adalah film bergenre romance yang menceritakan tentang Samantha (jenifer) seorang musisi/guru musik asal USA yang tinggal di Inggris bersama pacarnya Ian (Paul) seorang businessman.


Hingga akhirnya mereka bertengkar, Sam menangis dan bilang kalau hubungan mereka percuma.


"But Sam, I adore you...(tapi Sam, aku memujamu)," kata Ian.


"I don't want to be adored, i want to be loved! (aku tidak mau di puja, aku ingin di cinta!)." Kalimat terakhir Sam sebelum ia pergi meninggalkan Ian dan mengalami kecelakaan lalu meninggal di rumah sakit.


Tapi anehnya, keesokan hari ketika Ian terbangun dari tidur. Setiap hal yang ia lakukan semua terulang, dan yang terpenting Sam masih hidup. Awalnya Ian bingung tapi kemudian dia berusaha untuk mencegah semua yang tadinya bakal terjadi.


Ian lantas melakukan hal-hal gila seolah hanya hari itulah saat terakhirnya bersama Sam. Ian berusaha membuat Sam bahagia, melakukan kegiatan romantis, membuat kenangan indah bersama dengan Sam. A perfect day has been made.


Tapi didalam hati Ian masih sadar, takdir masih belum di ketahui akan terulang atau tidak.

__ADS_1


"I have to tell you this and you need to hear it. I loved you since I met you, but I wouldn’t allow myself to truly feel it until today. I was always thinking ahead, making decisions soaked with fear… Today, because of you… what I learned from you; every choice I made was different and my life has completely changed… and I’ve learned that if you do that, then you’re living your life fully… it doesn’t matter if you have five minutes or fifty years. Samantha if not for today, if not for you I would never have known love at all… So thank you for being the person who taught me to love… and to be love," ucap Ian didetik-detik terakhirnya bersama dengan Sam.


(aku harus mengatakan padamu tentang ini, dan kau wajib mendengarkan. Aku mencintaimu sejak aku bertemu denganmu, tapi aku tidak membiarkan diriku benar-benar merasakannya sampai datang hari ini. Aku selalu berpikir ke depan, membuat keputusan di liputi ketakutan ... Hari ini, karenamu ..., apa yang kupelajari darimu, setiap pilihan yang kubuat berbeda sekarang, dan hidupku benar-benar berubah ... Dan aku belajar bahwa jika kau melakukan semua itu, maka kau telah menjalani hidupmu sepenuhnya, sekalipun itu hanya lima menit atau juga 50 tahun. Samantha, jika bukan karena hari ini, jika bukan karenamu, aku tidak akan pernah tau cinta sama sekali. Jadi, terimakasih karena telah menjadi orang yang mengajariku tentang cinta ..., dan menjadi pecinta)


Dan takdirpun benar terulang, tidak bisa di cegah. Malam terakhir mereka bersama di tutup dengan kecelakaan yang menimpa Ian dan bukan Sam. Ian menggantikan posisi kekasihnya, mengalami kecelakaan dan meninggal di rumah sakit setelah ia berhasil membuat kenangan terindah bersama dengan Sam.


Tanpa sadar airmata Kama menetes. Ia jadi teringat dengan kecelakaan yang menimpa Sutra kemarin, dan menyadari bahwa apapun bisa terjadi kapanpun sesuai dengan kehendak Yang Maha Kuasa.


Tidak ada yang bisa mencegah hidup dan mati seseorang. Oleh karenanya, manfaatkan lah waktumu sebaik mungkin bersama dengan orang special sebelum kamu kehilangan kesempatan.


Reaksi Kama barusan menandakan kalau Kama sudah menuju normal. Penyakit psikisnya berangsur-angsur hilang. Ia bisa menggunakan hatinya dengan baik, merasakan berbagai macam perasaan di sana.


Reflek Kama memeluk Sutra dengan erat seolah takut kehilangan. Ia tidak mau merasakan ketakutan yang sama seperti kemarin, tapi ia juga tidak bisa mencegah apa yang sudah menjadi takdir.


Aku gak mau kehilangan kamu Mas. Tapi aku juga gak bisa mencegah apa yang akan terjadi. Jadi mulai sekarang, aku janji, aku gak mau lagi jauh dari kamu. Aku akan lakukan semua yang kamu minta, apapun itu ...


Kama sadar banyak hal yang belum ia lakukan bersama dengan suaminya. Dan detik itu juga ia bertekad kalau ia akan melakukan semuanya bersama dengan Sutra. Tidak boleh ada lagi rasa malu dan kaku seperti yang selalu menjadi hambatan di benaknya. Ia harus mengubur dalam-dalam sifat konyolnya itu.


Intinya, hidup Kama yang sekarang sudah berbeda. Ia bukan lagi Kama yang dulu. Kama yang sekarang adalah seorang istri dari laki-laki yang begitu mencintai dan memujanya. Laki-laki yang hampir tidak memiliki kekurangan, yang tulus ikhlas memintanya menjadi pasangan hidup hingga akhir waktu.


Kembali airmata Kama menetes, ia baru menyadari hari ini kalau sesungguhnya hidupnya sangat amat beruntung. Memiliki orangtua yang lengkap, materi yang lebih dari cukup, pendidikan yang baik, dan yang terpenting adalah pasangan yang amat sangat mencintainya, sekalipun orang itu sedang berlagak lupa ingatan tanpa ia ketahui.


Mengulang kenangan bersama serta membuat kenangan manis yang baru. Mulai saat ini aku yakin akan melakukan apa yang di katakan Dr.Yoong waktu itu Mas. Aku pastikan kamu akan sembuh secepatnya!


🍂🍂🍂


Motifasi cinta bisa datang dari manapun, dan itu terjadi saat Kama menonton film romantis yang baru sekali ia lakukan ...

__ADS_1


Film itu mengajarkan kita bahwa waktu adalah hal berharga yang harus kita manfaatkan sebaik mungkin untuk orang-orang special di hidup kita...


__ADS_2