
"Pertanyaan kamu bagus. Inilah yang membuat konspirasi dalam keluarga Wicaksono. Semenjak aku menjabat sebagai istri Damian, seluruh kegiatan yang dilakukan oleh keluarga Wicaksono bisa menjadi konsumsi publik. Tapi semenjak kedatangan wanita itu. Seluruh wartawan tidak diperbolehkan mengambil berita-berita dari keluarga Wicaksono. Jika ada yang mengambil berita maupun menyelidikinya, wanita itu akan mengambil orang tersebut dan menghukumnya. Syukur-syukur orang itu masuk ke dalam penjara. Lalu bisa bertemu dengan keluarganya. Sementara jika Wanita itu sudah berbuat gila. Kemungkinan besar wanita itu akan membunuhnya di ruangan bawah tanah," jelas Stefani.
Mata mereka membulat sempurna. Jujur saja kasus ini tidak dibenarkan. Selama ini keluarga Wicaksono terkenal ramah. Namun ada sisi gelapnya yang tidak pernah terungkap di hadapan publik.
"Jujur saja. Kasus ini sangat rumit. Bukankah kakek Damian jika berada di luar rumah suka membaur dengan warga-warga lainnya dan saling bertegur sapa. Saking lamanya sang kakek sering menjadi konsumsi publik. Banyak sekali media massa maupun elektronik membuat berita tentang hal itu," jelas Aska.
"Kamu belum tahu aja. Setelah berita itu menyebar ke seluruh penjuru dunia. Para wartawan besoknya Sudah dipecat dari perusahaan tersebut. Karena perusahaan itu tidak mau menanggung penderitaan karyawannya sendiri. Jika sampai terjadi maka mereka harus menyembah kaki Julia. Agar mereka lepas dari cengkraman Julia itu," imbuh Stefani.
"Ini sangat aneh sekali. Bahkan lebih aneh dari keluarga terpandang lainnya. Aku tidak menyangka kalau wanita itu memiliki sisi kejam yang tidak bisa ditolerir. Makanya pas bertemu denganku, Wanita itu sangat dingin dan tidak pernah menyapaku. Jadi selama ini?" ujar Aska.
"Kalian jangan banyak bicara. Biarkanlah aku yang bercerita terlebih dahulu," pinta Stefani.
"Baik nek," balas Aska yang memilih untuk diam.
__ADS_1
"Di usiaku yang ke lima belas tahun aku sudah dijodohkan oleh Damian. Damian adalah sosok pria pada zaman itu sangat tampan sekali. Selain itu juga perjodohan ini adalah perjodohan politik. Perjudian politik yang dimaksud adalah perusahaan kedua orang tuaku dan kedua orang tua Damian akan digabungkan menjadi satu dengan menikahkan kami. Kamu tahu kenapa aku dijodohkan oleh Damian? Karena Damian memiliki potensi membuat perusahaan menjadi besar. Selain itu juga seluruh hak ahli waris jatuh berada di tangan aku dan saudara kembarku. Tapi naas, saudara kembarku meninggal karena tertabrak mobil. Hingga akhirnya seluruh hak ahli waris jatuh ke tanganku semua. Di usiaku yang ke dua puluh delapan tahun aku dan Damian memutuskan untuk menikah. Meskipun awal-awalnya kami tidak saling mencintai. Namun pernikahan kami diselimuti oleh kebahagiaan. Ditambah lagi dengan kebahagiaan yang tiada tara semenjak kehadiran Christina di dalam rumah kami. Seiring berjalannya waktu Christina tumbuh menjadi gadis yang sangat cantik bak seorang putri dari kerajaan. Akan tetapi di usianya menginjak dua belas tahun, ada seorang perempuan mulai masuk ke dalam kehidupan kami. Perempuan itu adalah sekretaris Damian. Nama asli perempuan itu adalah Diana. Tiba-tiba saja perempuan itu mendatangiku dan mengatakan kalau aku sangat tergila-gila sekali pada Damian," jelas Stefani.
"Berarti orang itu adalah Diana?" tanya Aska yang sengaja memotong cerita dari Stefani.
"Ya itu benar. Diana adalah wanita yang memporak-porandakan kehidupan kamu dan ibumu. Dialah orang yang ingin menguasai seluruh aset Wicaksono. Diam-diam Diana juga bekerja sama dengan Jamaludin. Yang di mana Jamaludin itu masih kerabat dekat dengan Damian. Namun Jamaludin tidak pernah diakui oleh keluarga Wicaksono. Karena keluarga Jamaludin sendiri adalah keluarga yang sangat serakah. Sebenarnya mereka sudah mendapatkan bagiannya. Tapi berhubung mereka adalah orang yang suka menghambur-hamburkan uang dan bisa menghabiskannya dalam waktu sekejap. Mereka tidak segan-segan ingin menguasai aset Wicaksono. Wanita yang bertemu dengan kamu itu bukan nenek sebenarnya. Wanita itu sengaja membaurkan dirinya kepada kalian agar tidak ketahuan oleh Damian. Kalau kisah tentang berpisahnya keluargamu. Kamu harus tanyakan secara mendetail kepada ayahmu. Nenek Nggak tahu pasti kisah awalnya," jelas Stefani.
"Sudah aku duga ternyata. Lalu bagaimana dengan Wicaksono Group?" tanya Aska.
"Cepat atau lambat Damian akan mengumumkan ahli waris sesungguhnya untuk Wicaksono Group. Namun sebelumnya kamu harus gerak cepat agar mereka tidak akan menghancurkan keinginan kakekmu itu," jawab Stefani. "Soal perusahaan yang dibangun oleh ibumu itu. Kamu harus berhati-hati. Banyak orang dalam yang bekerja sama dengan Julia. Nenek tahu kalau ayahmu sudah berada di sampingmu. Kamu harus mengajaknya kerjasama. Agar kamu mendapatkan perlindungan yang ekstra. Janganlah patah semangat. Kejarlah cita-cita ibumu dan kakekmu. Jadilah pria tegar yang tidak pernah menyerah pada keadaan. Nenek sendiri akan muncul ke permukaan ketika Julia sudah semakin menjadi."
"Sebenarnya nenek ingin tinggal bersama kalian. Tapi nenek pikir-pikir. Jika nenek berada di rumah kalian. Bisa dipastikan kalian dalam bahaya besar. Bisa jadi Julia menyusupkan satu orang atau beberapa orang di dalam rumah itu. Karena Julia memiliki otak yang sangat licik sekali.Pokoknya pesan nenek kamu harus berhati-hati saja," jelas Stefani.
"Baik Nek. Kalau begitu aku akan mengecek seluruh penthouse milik ibu. Aku akan memastikan keamanan Ibu dari orang-orang jahat itu," ucap Aska yang bertekad untuk melindungi Christina.
__ADS_1
"Lindungilah ibumu dari orang-orang jahat itu. Aku yakin mereka masih mengejar kalian untuk menyerahkan seluruh aset Wicaksono ke dalam tangan mereka," jelas Stefani.
"Baiklah Nek. Akan aku usahakan. Terima kasih atas informasinya. Sekarang aku mantap untuk melawan mereka semuanya. Cepat atau lambat aku akan berangkat ke Paris untuk merebut semua aset Wicaksono. Semua ini demi kalian, para pegawai dan seluruh customer yang sudah berlangganan produk dari Wicaksono Group maupun Aska Food," ucap Aska sambil bertekad untuk melakukan perebutan aset Wicaksono Group.
"Jika kamu memerlukan informasi lebih. Pergilah ke alamat yang nanti aku kirimkan kepadamu. Semoga saja informasi itu bisa membantumu untuk menyerang mereka," ujar Stefani yang ingin membantu cucunya itu.
"Baik Nek," balas Aska.
"Kalau begitu nenek akan kembali pulang. Semua makanan yang berada di sini sudah nenek bayar. Jika kamu ingin tahu siapa nenek dan dari mana uang yang didapatkan. Maka kamu sering-sering pergi ke alamat itu untuk mengunjungi nenek," pesan Stefani yang membuat Aska bertanya-tanya.
"Siap Nek. Terima kasih karena sudah menyambut Aska dengan baik. Semoga nenek diberi kesehatan agar kita bisa bertemu lagi," ujar Aska yang membuat Stefani tersenyum.
Mereka akhirnya berpisah dan pulang ke rumah masing-masing. Di dalam perjalanan Aska tersenyum kembali. Ada perasaan hangat di dalam hatinya. Lalu Romeo baru paham, kenapa selama ini Aska ingin sekali menyelidiki Julia yang berada di samping Damian?
__ADS_1
"Aska," panggil Romeo.
"Ada apa bang?" tanya Aska sambil menatap ke belakang dan melihat Maria yang masih bingung.