Ahli Waris Sesungguhnya

Ahli Waris Sesungguhnya
Ide Brilian Aska.


__ADS_3

"Bisakah kita tinggal di sana lebih lama lagi? Aku ingin menghancurkan markas Black Crossover," tanya Aska yang mulai membuka rencana pertamanya.


"Jangan... Jangan dilakukan sekarang. Biarkanlah Jamaludin menikmati kemenangannya terlebih dahulu. Setelah Jamaludin memperoleh apa yang didapatnya. Kita bisa merebutnya. Surat ahli waris yang sudah ditulis oleh kakekmu menunjukkan surat itu sah. Bahkan ayah sudah memeriksanya ada stempel dari pengadilan. Jamaludin tidak akan pernah bisa merebut Wicaksono Group dengan mudah," jawab Adrian yang diam-diam menampung usulan Aska.


"Bukan itu maksudku ayah. Aku sudah gatal ingin menghancurkan Black Crossover. Aku tidak akan membiarkan Jamaludin membuat onar di negara Perancis sana.bayangkan saja jika Jamaludin memblokade atas nama Aska, nama ayah, nama ibu, nama paman dan nama kakek. Itu bisa berpengaruh besar terhadap orang yang memiliki nama-nama seperti itu. Mereka tidak akan bisa masuk ke dalam negara Perancis lagi. Maka dari itu aku sudah tidak sabar untuk membumihanguskan Black Crossover," jelas Aska yang menganalisis keadaan selanjutnya.


"Memang. Tapi kita tidak seenaknya bisa menghancurkan Black Crossover itu dengan cepat. Kita harus memikirkan cara lain lagi," ujar Adrian yang membuat Aska menggelengkan kepalanya.


"Bukan begitu ayah. Kekuatan Jamaludin sebenarnya di organisasi hitam itu yang sudah didirikannya. Jika kita bisa menghancurkan Black Crossover, maka kita tidak akan susah-susah untuk menghabisinya. Anggap saja Jamaludin kehilangan tiga perempat kekuatannya," tambah Aska.


Adrian sadar akan perkataan Aska. Adrian mulai menganalisis keadaan Jamaludin. Seandainya Adrian bisa menghancurkan kelompok itu, Jamaludin bisa dihancurkan begitu saja. Bahkan kekuatannya itu sudah tidak ada lagi. Para kroni-kroninya akan pergi meninggalkan Jamaludin begitu saja. Oleh karena itu Adrian membenarkan rencana Aska tersebut.


"Ya kamu benar. Kenapa tidak terpikirkan oleh ayah sebelumnya? Jika kelompok mafia itu masih berdiri.maka dengan mudah Jamaludin membentuk suatu kekuatan besar dan merebut Wicaksono. Ayah ingin berkoordinasi dengan pemerintah setempat untuk membasmi mafia tersebut. Tapi sebelumnya kita harus mencari kejahatan-kejahatan yang sudah dilakukan oleh Jamaluddin. Kalau kita sudah menemukannya semuanya, kemungkinan besar Jamaludin sudah tidak bisa berkutik lagi," tambah Adrian.


Azka mengangguk paham apa yang dikatakan oleh Adrian. Kebetulan sekali dengan dokumen milik sang nenek ketinggalan, Adrian bisa menemui seseorang di kepolisian dan pemerintahan. Kemungkinan besar pasukan khusus milik Adrian akan diaktifkan kembali. Apakah Aska akan ikut dengan rencana itu? Lalu apakah Adrian mengajak prank untuk menghabisi kelompok mafia itu?


Inilah yang menjadi pertanyaan untuk saat ini. Adrian meminta Aska untuk diam terlebih dahulu. Karena misi ini adalah misi yang sangat besar sekali.


Hampir 14 jam mereka berada di udara. Akhirnya jet pribadi milik Adrian sudah mendarat di Berlin. Setelah mendarat mereka memutuskan untuk menginap di hotel. Karena kedatangannya sudah menjelang malam. Mau tidak mau mereka harus beristirahat.

__ADS_1


Paris Prancis.


Seorang wanita tua berbaring di ranjang tidak berdaya. Wanita itu menangisi keadaannya. Kenapa ini bisa terjadi? Kakinya dua-duanya patah. Apalagi pria yang disayanginya tidak berada di sampingnya.


Wanita itu terus meraung dan memanggil nama Damian. Namun wanita itu lupa, kalau Damian sudah tidak berada di sampingnya. Tiba-tiba saja wanita itu tertawa terbahak-bahak. Sambil mengingat keadaannya dulu yang sangat cantik sekali. Sesekali tangannya merusak tatanan rambut yang sudah ditata. Hingga akhirnya wanita itu mengalami depresi berat.


Melihat wanita itu, Jamaludin tersenyum seperti iblis. Diam-diam Jamaludin menyuruh dokter untuk memindahkannya ke dalam rumah sakit jiwa. Memang sedari dulu Jamaludin sudah memiliki jiwa kejam.


Di ujung sana seorang pria memakai baju serba hitam sedang melihat gerak-gerik Jamaludin. Pria itu sangat penasaran sekali dengan Jamaludin.


Beberapa menit kemudian Jamaludin meninggalkan rumah sakit. Pria itu mulai mendekati kamar yang tadi dilihat oleh Jamaludin. Saking penasarannya pria itu mendekatinya dan masuk ke dalam.


Betapa terkejutnya pria itu melihat keadaan Julia palsu. Pria itu menganalisis keadaan Julia yang sedang tertawa terus berganti menangis. Ditambah lagi Julia sedang memaki seseorang. Setelah melihat keadaannya pria itu memutuskan untuk pergi. Pria itu membuat laporan dan dikirimkan ke seseorang.


Aska dan Adrian sudah mulai bersiap untuk meninggalkan hotel. Namun sebelum pergi Adrian mendapatkan sebuah pesan dari seseorang. Ketika membaca pesan itu, Adrian memberikan ponselnya ke arah Aska. Aska akhirnya membaca pesan itu dan tersenyum kemenangan. Satu musuh sudah mulai pergi dengan sendirinya. Hingga akhirnya Aska bersemangat untuk menghadapi hari.


"Wanita ini terlalu ambisi untuk menjadi ratu di kerajaan Wicaksono. Aku sudah melihatnya dan merasakan wanita itu tidak ramah sama sekali. Bahkan sama ibu, wanita itu tidak pernah bertegur sapa. Tapi Ibu membiarkannya. Ibu selalu berpikiran positif dan tidak menyakitinya," jelas Aska.


"Ibumu itu tidak bisa membedakan mana orang jahat dan orang baik. Ibumu juga tidak bisa mendeteksi bahaya di sampingnya. Maka dari itu Aska food sekarang sedang dalam bahaya besar. Apa yang akan kamu lakukan terhadap perusahaan itu?" tanya Adrian.

__ADS_1


"Kita harus menjalankan rencana pertama. Jika rencana pertama tidak dijalankan. Lalu aku merombak seluruh jajaran Aska food dan Wicaksono Group. Kemungkinan besar orang-orang yang yang dibayar oleh Jamaludin akan memberontak. Ayah tahu kan maksud aku," jawab Aska yang memiliki ide brilian.


Adrian menganggukkan kepalanya tanda setuju. Lalu Adrian mengajak Azka keluar dari hotel, "Ayo kita keluar dari sini. Setelah ini sarapan dan kita pergi ke Paris memakai kereta cepat. Ayah sudah memesan tiket keretanya. Kita di sana akan menginap di kantor milik ayah. Semoga saja Luke berada di tempat."


Tanpa menjawab Aska mulai keluar dari kamar. Lalu mereka langsung check out meninggalkan hotel. Di saat meninggalkan hotel, para pengawal Blue Dragon mengawalnya hingga sampai ke tujuan. Adrian meminta Azka untuk terbiasa akan hal ini.


Singapura.


Seorang wanita berambut blonde mendekati Maria. Wanita itu menepuk bahu Maria sambil menyapanya, "Hai cantik."


Hampir saja Maria loncat dari tempatnya. Karena dirinya sedang melamun untuk masa depannya. Lalu Maria menatap wajah wanita itu sambil tersenyum hangat.


"Kamu siapa? Kok aku baru melihat ada seorang wanita berada di sini?" Tanya Maria sambil menggeser tubuhnya dan mempersilakan wanita itu duduk di sampingnya. "Duduklah di sampingku. Aku janji tidak akan berbuat aneh-aneh sama kamu."


Wanita itu paham kalau Maria sedang bercanda. Dengan senyum manisnya wanita itu menghambatkan bokongnya di samping Maria.


"Perkenalkan namaku adalah Helena. Aku adalah kekasih dari Tuan Frank," ucap wanita itu sambil memperkenalkan namanya.


Sontak saja Maria terkejut atas pengakuan wanita itu. Lalu Maria memandang wajah Helen dan membalas senyumnya, "Rasanya terhormat sekali aku bisa berkenalan denganmu."

__ADS_1


"Itu terbalik. Harusnya aku yang berbicara seperti itu ke kamu," ucap Helen.


"Terbalik bagaimana?" tanya Maria yang tidak paham dengan Helen.


__ADS_2