Ahli Waris Sesungguhnya

Ahli Waris Sesungguhnya
Kebenaran Sudah Terungkap.


__ADS_3

"Perkenalkan namaku Stefani," ucap Stefani sambil mengulurkan tangannya dan mengatakannya dengan tegas


Beberapa saat kemudian datang Aska dan Maria. Sebelum Frank ke sini, ia sudah memberitahukan kalau dirinya berada di rumah sakit. Ia ingin mengunjungi seseorang dan meminta Aska untuk ikut. Untung saja Aska tidak menolaknya. Karena saat itu Aska ingin pergi ke hotel. Namun sebelum ke hotel itu Aska akhirnya mampir dulu ke rumah sakit tersebut.


"Nenek," panggil Aska lalu mendekati Stefani dan memeluk tubuh mungil itu. 


Stephanie tersenyum sambil menyambut kedatangan sang cucu kesayangannya itu. Sementara Maria hanya diam dan tersenyum. Frank yang melihat pertemuan itu memilih untuk diam juga. 


"Nenek sangka kamu nggak akan datang ke sini?" tanya Stefani. 


"Kami akan datang ke sini nek. Untung saja Paman Frank sudah memberitahukan acara nenek hari ini," jawab Aska yang melepaskan Stefani dan menatap wajah yang sudah keriput namun masih cantik dilihatnya. 


"Di mana istrimu?" tanya Stefani. 


"Aku di sini nek," jawab Maria sambil mendekatinya dan memeluk Stefani. "Aku rindu nenek."


"Begitu juga dengan nenek. Sekarang nenek memiliki seorang cucu perempuan. Kalau begitu ayo kita temui seseorang," ajak Stefani sambil melepaskan Maria. 


Julia palsu hanya bisa ternganga. Ternyata Julia sangat terkejut dengan kehadiran Aska. Sontak saja Julia tidak bisa berbuat apa-apa.


Stefanie mengajak mereka untuk melihat keadaan Julia palsu. Jujur berita kecelakaannya itu sudah diterima oleh telinga Aska maupun Maria. Tak disangka Julia palsu sekarang keberadaannya terancam.

__ADS_1


"Siapa namanya?" Stefani menanyakan kabar wanita itu.


"Namanya Diana. Dia yang mengaku-ngaku istrinya kakek selama ini. Aku sudah menyelidikinya dan mendapatkan semua informasi tersebut," Aska menjawabnya sambil menatap tajam ke arah Julia palsu.


"Benarkah itu? Rasanya aku tidak percaya bisa bertemu dengan diriku palsu itu," ejek Stefanie dengan nada tegasnya.


Tak disangka bayi kecil yang dibuangnya itu memiliki informasi tentang dirinya. Ternyata diam-diam Aska sangat berbahaya bagi dirinya. Jujur saat ini Julia palsu tidak memiliki kekuatan apa-apa.untuk mencari orang pun seluruh kekayaannya telah dibekukan. Sebab Damian sendiri yang melakukannya.


"Aku nggak habis pikir dengan dirimu. Kamu sudah bekerja di tempatku. Kamu menjadi sekretaris suamiku sendiri. Diam-diam kamu resign lalu aku tidak mengetahuinya sama sekali. Beberapa bulan kemudian kamu datang dan mengusirku dari rumahku sendiri. kamu melemparkan aku ke jalanan dan membuatku menderita. Berbulan-bulan aku bisa hidup di jalanan tanpa bantuan siapapun. Namun dengan kebaikan Frank, aku diajak pulang ke rumah kecilnya dan bersembunyi di sana. Meskipun aku bersembunyi, tapi aku tahu tentang berita keluarga Wicaksono. Kamu sudah menjebak anakku dengan memberikan obat perangsang. Setelah itu anakku menikah dengan intuisi kepolisian distrik Paris. Namun kamu merencanakan sesuatu untuk memisahkan anakku dengan suaminya itu. Iya kan!" Seru Stefani yang tidak terima dengan keburukannya Julia.


Julia palsu itu meneteskan air matanya. Jujur dirinya tidak menyangka, Julia asli mengetahui seluk beluknya. Namun di sana Stefani mengejeknya lagi dengan mengatakan, "Air mata buaya."


Kemudian Stefani melanjutkan dengan nada geram dan kesal. Bagaimana tidak keluarganya bisa hancur berantakan? Ditambah lagi keluarga putrinya juga ikutan hancur hanya karena wanita ular itu.


"Kamu sangat kejam sekali Diana! Apa salahku kepadamu! Aku sudah menganggapmu sebagai teman baikku. Aku percaya kamu bisa mengurus perusahaan bersama Damian. Tapi kenapa kamu menghancurkan kepercayaanku dan merusak rumah tanggaku dan rumah tangga putriku!" tambah Stefani lagi. "KATAKAN KEPADAKU, APA SALAHKU PADAMU?"


"Oh iya nenek Aku lupa sesuatu. Ternyata selama ini Julia palsu sengaja dimasukkan ke dalam perusahaan untuk menghancurkan semuanya. Dan Julia ini adalah kaki tangan Jamaludin. Dia memang sengaja dipersiapkan untuk menghancurkan semuanya," ucap Aska yang memberikan satu pukulan telak buat Julia palsu.


Hancur sudah semua rencana yang sudah disusun. Dari yang kecil hingga besar Aska mengetahui semuanya. Sekarang Julia palsu tidak bisa berbuat apa-apa.


"Selama kamu menipu kami, apa saja yang kamu sudah dapatkan? Apakah seluruh hartaku semuanya? Apakah kamu puas tidur dengan suami orang? Apakah kamu bisa menggantikan namamu Diana di hati Damian? Diam-diam kamu sangat licik. Aku tidak pernah menyangka kalau dirimu sangat kejam dan tidak memiliki perikemanusiaan sedikitpun," ujar Stefani yang masih berkaitan dengan tegas.

__ADS_1


Sakit!


Jujur hati Stefani sangat sakit sekali. Ia ingin menangis namun tidak akan dilakukannya. Sekarang dirinya akan mengambil alih semuanya.


"Oh ya... Julia palsu. Sejak awal bertemu aku sudah mengetahuinya. Jujur seharusnya seorang nenek yang baik. Jika bertemu dengan cucunya hidupnya lebih berwarna dan bahagia. Apalagi sang nenek itu bersedia memeluk sang cucu. Begitu bahagianya dan bertanya. Bagaimana kabarmu? Ini tidak. Aku merasakan hidup dalam satu apartemen. Sikapmu kepadaku sangat dingin sekali. Fix... Aku tidak bisa menerimamu sebagai nenek palsu. Bahkan asli pun aku tidak mau memiliki seorang nenek seperti itu. Cepat atau lambat aku akan menyerahkanmu ke kepolisian. Banyak bukti yang sudah aku dapatkan darimu," tambah Aska.


Julia palsu akhirnya meminta maaf kepada mereka. Namun mereka tidak mau memaafkannya sama sekali. Jujur hati ini sudah terlalu sakit. Di sisi lain Frank mulai mendekat dan menatap Julia palsu.


"Apakah kamu masih ingat aku?" tanya Frank.


Julia palsu sudah tidak bisa berkata apa-apa lagi. Air matanya mengalir deras hingga jatuh. Ia sangat menyesali perbuatannya. 


"Apakah kamu masih mengenaliku?" tanya Frank yang mulai berubah menjadi seorang iblis mematikan.


Meski menangis Julia palsu menganggukkan kepalanya. Sementara Aska mengerutkan keningnya dan bertanya-tanya. Namun Julia itu tidak bersuara sama sekali.


"Kamu kan yang sengaja merusak mobilku?" tanya Frank yang membuat Aska terkejut.


"Maksud Paman apa?" tanya Aska yang tidak paham sama sekali dengan tragedi kecelakaan itu.


"Sebelum aku ke sini. Aku mau minta Andrew untuk membuka kasus kematianku kembali. Aku menyuruhnya untuk menyelidiki penyebab aku kecelakaan. Ternyata mobilku ada yang merusaknya sebelum Aku melakukan perjalanan ke Milan. Hingga Andrew menemukan barang bukti yang cukup kuat mengarah ke Julia palsu itu. Singkat cerita Andrew sudah melakukan penyelidikan dengan akurat. Saat mobilku dibongkar ternyata di bagian rem sudah terputus. Hingga akhirnya jejak tangannya ditemukan di antara kabel-kabel. Itulah kisah kecelakan," jelas Frank yang akan menuntut balas kepada Julia palsu.

__ADS_1


"Ternyata Paman sangat hebat sekali mengetahui semuanya. Apa yang Paman lakukan kepada Julia palsu ini?" tanya Aska.


__ADS_2