
"Serahkan semua kepadaku. Aku tidak pernah membocorkan masalah perusahaan ke publik. Karena aku sendiri tidak ingin membuat masalah besar," sahut Maria.
Mulai saat ini Aska tidak mau bermain-main lagi. Hal ini dikarenakan perusahaan benar-benar diambang kehancuran. Dirinya harus berbuat agar perusahaan itu bisa berdiri. Ia sadar kalau pendidikannya hanya SMA. Bagaimana orang membaca ayahnya jika pendidikannya hanya sebatas itu?
Kalau dipikir-pikir Aska menjadi bingung sendiri. Namun dirinya bertekad untuk memperbaiki perusahaan tersebut. Ia sudah mengantongi beberapa nama untuk dijadikan sebagai umpan.
Jam lima telah tiba. Jam itu menunjukkan waktu bekerja sudah habis. Mereka segera bersiap-siap untuk pulang. Begitu juga dengan seluruh lapisan masyarakat yang sedang bekerja.
Tepat berada di ruangan HRD. Seorang pria paruh baya mengamuk tiada henti setelah bertemu dengan Aska. Ia tidak mau Aska ikut campur dalam perusahaan itu. Dirinya akan melakukan berbagai cara untuk mengusir Aska.
Pak Gilang nama pria itu. Dirinya tidak bersiap-siap pulang melainkan membuat banyak rencana untuk mengusir Aska. Tapi, Apakah Pak Gilang sanggup untuk mengusirnya? Sedangkan Aska adalah putra kandung Christina yang telah lama hilang.
"Aku harus melakukan banyak cara agar pria itu terusir dari sini. Jika pria itu masih di sini, kemungkinan besar aku yang akan terusik dan tidak bisa memuluskan rencana bos besarku. Bagaimana tidak diriku mulai terancam dan bergerak bebas? Seharusnya pria itu mengurus kebun ketimbang perusahaan. Jika benar aku tidak bisa mempengaruhi Christina lagi!" geram Pak Gilang.
Tidak sengaja Romeo melewati ruangan Pak Gilang. Tiba-tiba Romeo mendengar apa yang dibicarakan oleh Pak Gilang. Dirinya sangat terkejut dan merasakan ada sesuatu yang tidak beres. Oleh karena itu Romeo memutuskan pergi dari sana dan menyimpan informasi itu untuk Adrian.
"Ini tidak bisa dibiarkan. Perusahaan ini harus cepat pulih kembali. Cita-cita Nyonya Christina untuk memiliki perusahaan tidak boleh pupus saat ini. Aku tidak akan membiarkan Pak Gilang terus berbuat curang kepada Nyonya Christina!" geram Romeo di dalam hati.
Tepat jam lima Aska mengajak Maria keluar melalui lobi. Di sana dirinya dihadang oleh Cici. Wanita itu tidak sengaja melihat Maria dan hatinya sangat panas sekali. Tiba-tiba saja Cici memegang tangan Maria dan menghempaskannya. Entah kenapa Cici melakukan hal yang gila seperti itu.
"Kamu sekarang jadi orang kok sombong banget! Kamu tahu nggak kalau kita itu masih pacaran! Aku ingin semua orang tahu kalau Kamu adalah milikku selamanya!" bentak Cici.
__ADS_1
Aska yang mendapat perlakuan seperti itu terkejut sekali. Dirinya tidak terima kalau Maria diperlakukan secara kasar. Aska langsung memegang tangan Maria dan memeluknya kembali.
Tanpa banyak bicara Aska pergi meninggalkan Cici yang berteriak-teriak. Ia sudah tidak mungkin kembali lagi kepada Cici. Karena luka yang sudah diberikannya sangat dalam sekali. Mau tidak mau Aska akan bercerita masalah ini kepada Maria. Ia ingin dirinya menjadi pria jujur dan tidak ada yang ditutup-tutupi selama menjalin hubungan.
Sesampainya di lobby Romeo sudah mengambil mobil dan menyuruh Aska masuk ke dalam. Sedangkan Cici sangat terkejut sekali melihat Aska menaiki mobil mewah. Ia tidak menyangka bahwa orang yang dekil dan kucel itu menjadi orang kaya.
"Kenapa bisa Aska menaiki mobil mewah seperti itu? Sementara dirinya adalah anak orang miskin. Ini tidak bisa dibiarkan. Aku harus mengincarnya kembali untuk kujadikan seorang kekasih," kesal Cici.
Entah kenapa Cici kok merasakan ada sesuatu di dalam hatinya. Dirinya akan mengejar Aska hingga mendapatkannya. Lalu bagaimana dengan juragan jengkol? Entahlah, Cici tidak memperdulikan itu semuanya.
Seorang pria paruh baya sangat terkejut mendapatkan laporan dari asistennya. Pria itu menghempaskan bokongnya dan mengepalkan kedua tangannya. Ia menatap tajam ke sang asisten sambil bertanya, "Apakah kamu gila memberikan aku laporan seperti ini?"
Frank nama pria itu. Pria yang berusia lebih dari lima puluh tahun telah merasakan asam garam di dunia bawah tanah. Ia baru saja mendengar kabar, kalau keluarga sang adik hancur berantakan. Hatinya tidak ikhlas dan ingin marah saja.
"Jadi itu Adrian sengaja membangun Blue Dragon untuk melindungi perusahaan dan keluarganya?" tanya Frank.
"Itu benar tuan. Menurut informasi yang saya dapatkan, Tuan Adrian ingin melindungi anak istrinya. Saya sudah merangkum kisah hidup Tuan Adrian. Yang di mana dirinya harus berpisah dengan Christina dan juga bayinya. Sekarang bayi itu menjelma menjadi pria tampan, gagah dan rupawan. Bisa dikatakan keponakan anda sangat mirip sekali dengan Nyonya Christina istri dari tuan Adrian," jawab sang asisten.
"Bagaimana caranya aku bisa bertemu dengannya?" tanya Frank.
"Tenang saja Tuan. Saya akan menghubungi Romeo untuk bekerja sama agar kalian bisa bertemu. Jika Romeo tidak mau kemungkinan besar aku akan mengancamnya," jawab sang asisten itu.
__ADS_1
"Apakah Romeo masih hidup?" tanya Frank lagi. "Sementara dirinya tidak selamat dari kecelakaan itu."
"Menurut informasi yang aku dapatkan. Saat kecelakaan itu Tuan Adrian berada di lokasi ketika sedang patroli. Untung saja nyawa Romeo bisa diselamatkan. Jika tidak kemungkinan besar nyawa Romeo sudah tidak ada," jelasnya lagi.
Frank sungguh terkejut dengan penjelasan sang asistennya. Jujur ia sendiri saat itu tidak bisa melakukan apa-apa. Andai saja kejadian itu tidak perlu terulang. Namun nyatanya prediksi Frank ternyata salah.
Pria paruh baya itu pun memijit keningnya sambil menghela nafasnya. Selama dirinya menghilang ia tidak tahu kalau sang adik mendapatkan musibah besar. Sebagai kakak Frank sangat bersalah sekali. dirinya sudah berjanji kepada orang tuanya untuk menjaga Adrian selamanya.
"Bagaimana Tuan tentang informasi yang telah aku berikan?" tanya sang asistennya itu.
"Aku ingin bertemu dengan Adrian. Tapi aku masih belum bisa. Kamu tahu kan kabar tentang kematianku menghebohkan seluruh dunia? Jika aku muncul dalam permukaan. Adrian tidak akan percaya sama sekali. Aku yakin keponakanku percaya kepadaku. Setelah bertemu dengan keponakanku, kemungkinan besar dia bisa menjembatani pertemuanku dengan Adrian," jawab Frank.
"Satu lagi tuan. Nama keponakan anda adalah Aska Wicaksono. Selain itu juga Aska harus mengurusi perusahaan Aska Food Internasional yang sudah mau hancur berantakan. Hal ini dikarenakan ada seseorang yang ingin membuat Nyonya Christina menderita," ucap sang asisten.
"Siapakah orang itu? Kenapa ingin sekali menghancurkan Christina?Apakah orang itu menghancurkan Adrian dan juga Aska?" Tanya Frank.
"Itu benar tuan. Kami masih menyelidikinya lebih dalam lagi," sahut sang asisten tersebut.
"Yang penting kamu jangan lama-lama. Aku ingin cepat-cepat kamu mendapatkan informasi tersebut. Agar aku bisa mengambil langkah selanjutnya untuk bisa membantu Adrian," jelas Frank yang ingin membantu Adrian.
"Baiklah. Saya usahakan secepatnya," jawab asisten itu lagi.
__ADS_1