Ahli Waris Sesungguhnya

Ahli Waris Sesungguhnya
Soto Ayam Lamongan.


__ADS_3

"Ibu kenapa? Kok panggil Aska dengan sebutan tuan muda?" tanya Aska yang masih bingung dari tadi.


Bu Siti pun tersadar dengan sebutan tadi. Kenapa dirinya tiba-tiba saja memanggil Aska Tuan Muda. Memang ucapan itu sangat pantas buat Aska. Namun Bu Siti saat ini harus menahan supaya tidak memanggil nama itu. Sekarang Bu Siti harus menahannya agar tidak memanggil Aska memakai embel-embel tuan muda.


"Oh... tadi ibu tadi tidak sengaja melihat sebuah film kolosal yang bergenre action. Lalu sang pangeran sedang menyeberang musuh. Nah pada pengawal. memanggil pangeran dengan sebutan tuan muda,'' jawab Bu Siti yang asal.


"Bagus enggak Bu filmnya?" tanya Aska yang sangat antusias.


"Bagus, Kalau kamu ingin melihatnya... sering-seringlah kesini. Jangan malu-malu untuk menginap di rumah. Karena di sini terbuka lebar untuk kamu,'' jawab Bu Siti yang tersenyum sumringah.


"Baiklah kalau begitu,'' balas Aska yang semangat ingin melihat film tersebut. "Kalau begitu Aska pergi dulu mau menemui Pak Broto.''


"Woke," sahut Bu Siti.


Setelah itu Aska langsung meninggalkan Bu Siti masih betah berdiri di posisinya. Bu Siti menghela nafasnya yang hampir ketahuan. Untung saja Bu Siti langsung mencari alasan tepat agar bisa membuat Aska percaya.


Di tempat lain Pak Broto sedang memberikan sebuah instruksi kepada Pak Ahmad untuk menjalankan sebuah rencana. Pak Broto ingin rencana ini berhasil. Ia tidak ingin Aska kembali ke sini beberapa hari. Pak Ahmad menyanggupi keinginan Pak Broto. Namun Pak Ahmad belum memiliki ide agar bisa tinggal disana beberapa hari hanya untuk melindungi Aska dari kejaran Bu Minah.


Setelah selesai Aska mendatanginya dan menyapa Pak Broto dengan hangat. Aska segera meminta tugasnya agar hari ini bisa bekerja. Ketika ingin mengeluarkan suara, Bu Minah datang dengan membawa celurit. Bu Minah tidak terima kalau Aska tidak pulang semalam. Bu Minah langsung menyerang Aska. Dengan cepat Aska menghindari dan berlari.


Di balik pohon besar ada Roni yang bersembunyi. Ia sengaja tidak pulang ke rumah hanya untuk melihat pergerakan Bu Minah. Ternyata benar feeling Roni yang mengatakan kalau BuMinah sedang mencari keberadaan Aska. Mau tidak mau Roni meminta beberapa pengawal untuk menghadang Bu Minah. Sedangkan Roni memberi kode kepada Pak Broto dan Pak Ahmad segera pergi Mereka yang mengerti kode tersebut bergegas meninggalkan area itu.


Aska yang terlihat ketakutan melihat Bu Minah membawa celurit hanya bisa pasrah. Cepat atau lambat Bu MInah akan mencarinya. Kejadian ini sering terjadi berulang kali. Hingga menimbulkan trauma yang mendalam. Ketika santai Aska teringat dengan benda tajam seperti itu. Entah kenapa dirinya saat ini sangat ketakutan ketika melihat benda itu dimanapun.

__ADS_1


Ketika berlari jauh Aska hampir saja terpeleset ke jurang. Akan tetapi ia diteriaki oleh seseorang agar jangan ke sana. Beruntung Aska tidak jadi ke sana dan melihat di depannya ada jurang. Pria itu seperti blasteran Perancis. Tubuhnya tinggi dan kekar. Pria itu sengaja di sini karena mendapatkan tugas untuk melindungi Aska.


"Kalau kamu ingin bunuh diri jangan disini. Ini daerah terlarang. Jika kamu mati banyak orang bersedih,'' ucap pria itu.


"Kenapa harus bersedih?'' tanya Aska. "Lagian juga aku bukan pria yang istimewa. Ibuku tidak pernah mengharapkanku."


"Ibumu?" tanya pria itu yang pura-pura kaget mendengar pernyataan dari Aska.


"Ya... aku memiliki seseorang ibu yang memiliki tubuh besar. Orangnya sangat jahat dan kasar kepadaku. tapi aku sangat menyayanginya. Bahkan rasa sayangku tidak pernah luntur,'' jawab Aska.


Jujur saja pria itu sangat bingung mendengar jawaban dari Aska. Kenapa Bu Minah tidak menyayangi Aska sepenuh hati? Namun dirinya paham akan situasi seperti ini. Jujur saja pria itu ingin menjelaskan siapa ibu kandungnya, namun sepertinya kurang tepat membahasnya.


"Apakah kamu mau bunuh diri lagi?" tanya pria itu.


Pria itu terkekeh mendengar apa yang dikatakan Aska. Memang benar semua makanan di dunia ini masih sangat enak untuk dinikmati. Tapi mengapa harus bunuh diri ketika ada masalah seperti ini? Pria itu menepuk bahu Aska dua kali sebagai melambangkan kepolosan Aska.


"Kita belum mengenal. Tapi kita sudah akrab?" tanya Aska.


"Oh... ya... namaku Romeo. Nama panjangku aku belum bisa menyebutkan. Karena nanti kamu susah menyebutkannya. Kalau kamu ingin memanggilku cukup Romi,'' jawab Roni nama pria itu.


"Kalau aku namanya Aska Wicaksono. Enggak usah memanggil nama panjangku juga. Cukup panggil Aska,'' sahut Aska sambil memegang mengulurkan tangannya.


Romi pun menjabat tangan Aska dengan penuh kehangatan. Setelah itu Aska berpamitan untuk menuju ke gudang buah. Namun Romi melarangnya. Karena sebelum berjabat tangan Roni mendapatkan sebuah informasi kalau Bu Minah masih di area yang sama.

__ADS_1


"Kamu disini dulu. Aku meminta pendapatmu, barang apa yang bagus untuk temanku yang akan menikah di hari Minggu ini?" tanya Romi yang mencari alasan.


"Apa ya... temannya cewek apa cowok?" tanya Aska.


"Yang pasti cowok,'' jawab Romi.


Aska sejenak berpikir mencari solusi yang tepat untuk Romi. Sedangkan di area gudang Bu Minah dihadang oleh beberapa pengawal agar tidak masuk ke sana. Namun Bu Minah masih kekeh ingin masuk. Disisi lain Pak Broto sengaja menghubungi pihak aparat untuk segera datang. Pak Broto memang ingin Bu Minah masuk ke dalam penjara walau hanya sehari. Agar Bu Minah bisa merasakan efek jera agar tidak mengganggu Aska. Tapi apakah Bu Minah jera? Entahlah. Kemungkinan besar Bu Minah akan membuat sebuah drama. Kita lihat saja nanti.


Tak seseorang berapa lama beberapa mobil dari kepolisian datang. Mereka sengaja datang dengan silence agar Bu Minah tidak kabur. Setelah itu pihak aparat langsung meringkus Bu Minah. Pak Broto, Pak Ahmad dan Roni sangat bahagia ketika Bu Minah dijebloskan ke dalam penjara.


"Akhirnya Bu Minah mendekam di jeruji sel selama beberapa hari ke depan. Aku harap Bu Minah memiliki efek jera agar tidak menganggu Aska,'' ucap Pak Broto.


"Kalau tidak kapok?" tanya Pak Ahmad.


"Ya... kita tunggu saja nanti. Kita bisa mengarahkan pengawal untuk memburu Bu Minah. kamu tahu Pak Damian sudah menyuruh Romeo datang kesini?" tanya Roni.


"Apakah itu benar?" tanya Pak Ahmad.


"Itu benar. Romeo akan ditugaskan untuk menjadi pengawal pribadi tuan muda. Dia juga akan menggiring tuan muda ke nyonya muda. Aku harap tuan muda tidak akan terkejut saat bertemu dengan Nyonya muda,'' ujar Roni yang tidak sabar untuk mempersatukan mereka.


''Aku yakin seratus persen Tuan muda akan terkejut. Karena selama ini sejak bayi sudah di tangan Bu Minah. Ya... kalau boleh usul lebih baik mereka melakukan tes DNA agar mereka percaya,'' saran Pak Broto.


"Nanti menunggu keputusan Tuan besar,'' imbuh Pak Ahmad.

__ADS_1


__ADS_2