
"Diam-diam Minah menjegalku agar tuan muda tidak jadi berkumpul dengan Nyonya Christina," jawab Pak Broto.
"Apakah itu benar pak?" tanya Bu Siti.
"Iya itu benar. Sebenarnya Minah sudah mengetahui kalau Nyonya Christina sudah berada di Jakarta. Tapi Minah tidak pernah bisa bertemu secara langsung dengan Nyonya Christina. Saat bertemu ada salah satu pengawal yang ditugaskan oleh Tuan Adrian melindungi nyonya. Pengawal itulah yang selalu menggagalkan rencana Minah bertemu Nyonya Christina," jawab Pak Broto.
"Jadi selama ini Tuan Adrian belum meninggal ya?" tanya Bu Siti.
"Belum. Meskipun jauh Tuan Adrian selalu memantau keberadaan anak istrinya tersebut.sampai sekarang tuan Adrian tidak pernah menikah sama sekali. Tuhan lebih memilih nyonya ketimbang wanita lain. Itulah kenapa Tuan Adrian sampai sekarang tidak pernah mendapatkan isu skandal bersama wanita lain," jawab Pak Broto.
"Jadi begitu ya. Tapi bagaimana Tuan Adrian masih hidup?" tanya Bu Siti.
"Soal itu aku belum cerita banyak. Entah benar atau enggaknya hanya Tuhan Adrian yang tahu. Jika kamu bertanya soal itu, aku angkat tangan. Karena pertanyaan itu adalah privasi milik Tuan Adrian," jawab Pak Broto.
"Baiklah aku paham soal itu. Semoga Tuhan Adrian pulang ke Jakarta untuk menemui mereka. Cepat atau lambat Benjamin dan Minah akan membalaskan dendam," ujar Bu Siti.
"Ada lagi. Satu orang yang ingin menguasai kekayaan Tuan besar. Kalau yang ini aku belum bisa menyebutnya. Tapi firasatku orang inilah yang mengendalikan Benjamin dan Minah. Aku mendapatkan informasi ini dari Tuan Anthony. Meskipun Tuan Anthony jarang ke sini. Aku selalu berkomunikasi melalui email. Kita disuruh waspada terlebih jauh. Kalau tidak orang itu akan mendoktrin Benjamin dan Mina agar menghancurkan mereka berdua. Jujur saja hatiku sangat cemas sekali," jelas Pak Broto.
"Apakah kita nggak berbicara pada Nyonya Christina?" tanya Bu Siti yang berharap Pak Broto mendapatkan solusinya.
"Nggak semudah itu. Kita tunggu Tuan Aska berkembang terlebih dahulu. Jika Tuan Aska sudah menguasai seluruh sektor di Wicaksono group, maka kita bisa mengajak Tuan Aska membuat sebuah organisasi untuk melindungi perusahaan tersebut. Kalau kita berbicara sekarang. Kemungkinan besar Tuan Aska sedang dalam bahaya. Ibu tunggu saja kelanjutannya bagaimana? Yang penting kita sekarang berdoa bersama-sama agar masalah ini cepat selesai," pinta Pak Broto.
__ADS_1
Bu Siti akhirnya memilih diam sejenak. Ia juga tidak mau gegabah untuk berbicara masalah ini ke Aska. Kalau ia berbicara dengan Aska, kemungkinan besar akan terkejut. Maka dari itu Bu Siti berharap Aska bisa menguasai seluruh sektor di Wicaksana group.
Beberapa saat kemudian ada seorang pria paruh baya mendekati Pak Broto. Pria baru bayar itu Bun memandang wajah Pak Broto sambil ketakutan.
"Pak," panggil Pak Kartolo nama pria itu sambil mengatur nafasnya dengan pelan.
"Ada apa?" tanya Pak Broto.
"Anu pak, Minah mengerahkan seluruh preman kampung untuk menggeledah tempat ini. Minah ingin Aska kembali ke rumah," jawabnya.
"Suruh siapa yang menggeledah tempat ini? Memangnya tempat ini milik nenek moyangnya apa?" kesal Pak Broto yang tidak terima dengan Minah semakin semena-mena.
"Katanya Minah tidak terima jika Aska tidak pulang ke rumah. Sekarang para pekerja yang lembur kocar-kacir pulang ke rumah. Mereka sangat ketakutan dengan ulah Minah yang semakin beringas saja," jelasnya.
"Jika bapak menderita kerugian bagaimana?" tanyanya.
"Nggak masalah soal itu. Aku akan menyuruh seseorang untuk mencarikan pengacara agar menjebloskan Minah ke dalam penjara dalam waktu lama. Seluruh warga di sini sudah muak dengan tingkah Minah. Nggak pagi nggak malam selalu membuat kekacauan. Yang lebih parahnya lagi pekerjaannya Minah itu sering sekali mengajak brondong datang ke rumah. Aku tidak habis pikir dengan sikapnya itu," ujar Pak Broto yang menjelaskan idenya untuk menjebloskan Minah ke dalam penjara lagi.
Pria paruh baya itu pun mengganggu tanda setuju. Ia segera keluar dari rumah untuk menuju ke perkebunan arah timur. Pria itu akan melihat bagaimana beringasnya Minah.
Yang dikatakan Pak Broto benar adanya. Setiap hari Minah selalu membuat masalah di kampung tersebut. Hingga para warga di sana tidak nyaman dengan kelakuan Minah yang semena-mena.
__ADS_1
Tiap hari Minah selalu membuat drama yang tidak penting. Mulai dari putus cinta, tidak memiliki uang, ditinggal kekasih. Yang lebih parahnya lagi Minah membawa dua atau tiga pria ke dalam rumahnya. Para tetangga di sana sudah menyerah dengan Minah.
Ketika mereka menegurnya, Minah tidak terima dengan mereka. Minah sering mengancam kalau dirinya akan menghancurkan rumah yang mengancamnya itu. Hebat sekali Minah, mempunyai kekuasaan besar di kampung itu. Jujur saja perangkat desa di sana langsung mengangkat tangannya.
Jika mereka ikut campur, kemungkinan besar Minah akan menghancurkannya juga. Apakah Aska tahu kelakuan Minah tersebut?
Pagi yang cerah di kota Jakarta. Aska yang berada di kamar mulai membuka matanya. Pria muda itu menyunggingkan senyumnya sambil mengucapkan syukur kepada sang ilahi.
Baru pertama kali ini Aska tidur sangat nyenyak sekali. Dirinya tidak memiliki beban apapun. Bahkan pagi-pagi tidak ada drama panci terbang. Sungguh indah hari ini untuk Aska.
Tak lama Aska bangun dan melihat matahari sudah tinggi. Pria muda itu mengerutkan keningnya dan melihat jam di dinding. Sontak saja Aska terkejut. Baru kali ini dirinya terbangun pada siang hari.
"Huaha... Aku kesiangan. Di mana ibuku?" tanya Aska.
Sebelum keluar dari kamar Aska memutuskan membersihkan tubuhnya terlebih dahulu. Iya merasakan tubuhnya sangat segar sekali. Bahkan dirinya menyanyi lagu ojo dibandingke sambil menggosok badannya.
Sementara Christina memutuskan untuk cuti beberapa hari sambil menemani Aska. Dirinya memasak sarapan untuk sang putra. Bahkan sebelum memasak ia memutuskan untuk membuka data-data Aska dan mencari makanan favoritnya.
Jujur saja makanan favorit Sang putra sama seperti dirinya. Christina lebih menyukai ayam goreng dengan lalapan sambal terasi. Makanya tadi pagi dirinya menyempatkan untuk pergi ke pasar tradisional.
Meskipun tidak ada pengawalan ketat, Christina sangat bahagia sekali. Iya tidak perlu bersusah-susah untuk mencari bahan tersebut. Untung saja Christina tidak memiliki kata jijik sekalipun. Bahkan Christina sangat menyukai ketika berbelanja di pasar.
__ADS_1
Selesai mandi Aska melihat sebuah lemari besar berada di depannya. Dirinya bingung mau berkata apa. Karena lemari itu memiliki harga jual yang sangat fantastis sekali. Untung saja sang mama bisa membelinya. Jika dijadikan uang kembali, Aska bisa memiliki uang tersebut dalam jumlah banyak. namun Aska tidak menjual lemari itu dan membuatnya sebagai kenang-kenangan.
"Ibu kalau beli barang mesti harus yang mahal," keluh Aska.