Ahli Waris Sesungguhnya

Ahli Waris Sesungguhnya
Harus Diselidiki Lebih Mendalam.


__ADS_3

"Sepertinya kita harus menyelidiki kasus ini hingga dalam. Aku sendiri ada yang janggal setiap bertemu dengan Nyonya Julia. Perasaanku sih agak aneh," jawab Romeo yang masih fokus dalam membawa mobil.


"Apakah kalian yakin ingin menyelidiki kasus ini? Sementara kalau kita menyelidiki kasus ini. Nyonya Julia tidak mau ada yang mengusik kehidupannya. Kalian tahukan, selama ini nyonya Julia sudah menerapkan beberapa peraturan penting bagi wartawan elektronik maupun cetak. Kalau kita salah langkah sedikit akan masuk dalam penjara," jelas Maria yang membuat mereka terkejut.


"Ya kamu benar. Tapi aku merasa ada yang aneh dalam kasus ini. Seseorang yang berada di samping Tuan Damian itu sepertinya sedang dikendalikan. Ini pasti berkaitan dengan Jamaludin dan Diana," ucap Romeo.


"Siapa sih sebenarnya namanya? Diana atau Alena? Menurut data informasi yang aku dapatkan dari website rahasia. Wanita yang berada di samping kakek itu namanya Alena. Tapi nenekku mengatakan kalau wanita itu bernama Diana. Dua nama inilah yang membuat aku bingung.aku harus benar-benar mencari informasinya secara mendalam," kata Aska.


"Kalau begitu aku akan membantumu. Jujur saja Nyonya Stefani mengatakan kalau orang itu benar-benar yang ingin menghancurkan keluarga Wicaksono. Apalagi keluarga yang dihancurkan adalah keluargamu sendiri. Jangan sampai kamu menikah dengan Maria. Anak-anakmu akan merasakan hal yang sama sepertimu. Karena mereka akan menyusun rencana diketahui Maria sedang mengandung anakmu," jelas Romeo yang tidak mau kejadian lama terulang kembali.


"Aku akan berusaha melindunginya," sahut Maria yang tidak mau keluarganya hancur berantakan.


"Aku harap kamu siap menghadapi semua ini. Jika tidak kuat menghadapi masalah ini. Lebih baik kamu mundur saja. Aku tidak apa-apa. Bahwa sejatinya seorang pria harus tahan menghadapi rintangan dan tantangan dalam kehidupan yang sesungguhnya. Jika kamu masih ingin bersamaku. Ketahuilah... aku akan selalu melindungimu dan tidak akan membiarkan mereka menyentuh keluarga kita. Dengan terpaksa, aku akan bergabung dengan Blue Dragon. Sebuah organisasi hitam yang di mana akan menjadi patung ketika tidak ada orang yang mengusik. Jika keluargaku yang diusik oleh seseorang atau manapun. Kemungkinan besar Blue Dragon akan mengamuk habis-habisan. Camkan itu semuanya buat seseorang yang ingin menghancurkan keluargaku," ancam Aska yang tidak main-main dengan perkataannya itu.


"Aku tidak akan mundur sekalipun. Aku akan selalu bersamamu hingga akhir hayatku. Cerita keluargamu sama derita keluargaku hampir sama. Kalau aku bedanya keluargaku mendapatkan hinaan dan cacian hanya karena bapakku sukses menjadi seorang petani yang persamaan menjadi guru. Sebenarnya rumahku berada di Karawang. Terus ada salah satu keluargaku yang tidak suka keluargaku. Ditambah lagi aku bekerja di salah satu perusahaan internasional. Bisa dikatakan keluargaku adalah keluarga yang sangat sukses sekali. Semenjak itulah keluargaku menjadi bulan-bulanan oleh keluarga besarku dan mendapatkan hinaan dan cacian. Sampai saat ini aku belum mengetahui siapa yang melakukan semua ini," jelas Maria yang akan mempertahankan keluarganya itu.


"Jadilah wanita kuat di sampingku. Aku yakin kamu pasti bisa melakukannya. Dan Kita akan selalu bersama selamanya," pinta Aska.


"Sebentar lagi kalian akan berpisah untuk sementara waktu. Aku yakin kalian akan saling merindukan satu sama lain. Aku tidak bisa membayangkan jika itu terjadi. Setelah itu kalian melepaskan rindu dengan bahagia yang telah diikat dalam pernikahan. Sungguh bahagianya dirimu. Datang-datang ke perusahaan langsung mendapatkan reward yang utuh," ledek Romeo yang membuat Aska wajahnya memerah karena malu.

__ADS_1


''Kamu itu bang ada-ada saja. Bang kapan nyampenya? Kalau abang menyetirnya kayak siput begini," kesal Aska yang tidak bisa menahan malu dan ingin berlari saja untuk menyembunyikan wajahnya itu agar Maria tidak melihatnya.


"Yang namanya macet mau diapain lagi. Terus Apakah kau harus bermain klakson agar yang di depan jalan?" tanya Romeo yang malas menanggapi Aska.


Mereka memutuskan untuk diam dan larut dalam pikiran masing-masing. Entah kenapa Aska ingin menceritakan kejadian yang sebenarnya kepada Adrian. Tapi, apakah Adrian percaya begitu saja? Inilah yang ditakuti oleh Aska. Mau tidak mau Aska harus mencari seseorang untuk bersekutu dengannya. Lalu, siapakah orang itu yang cocok dengan visi dan misinya?


Paris Prancis.


"Di mana sih Damian itu? Bisa-bisanya dia pergi dari rumah nggak balik-balik!" bentak Julia.


Beberapa saat kemudian datang seorang pria berbaju hitam yang membawa map. Orang itu membungkukkan badannya sambil memberi hormat.


"Ada apa? Apakah kamu sudah menemukan jejak keberadaan Damian?" tanya Julia.


"Maaf nyonya, aku tidak bisa menemukan jejaknya. Kemungkinan besar Tuan Damian sudah meninggalkan negara ini. Oh iya nyonya... Benjamin sedang diburu oleh pihak interpol. Sekaligus Saya ingin memberitahukan. Pria yang bernama Frank itu masih hidup. Kemungkinan besar Frank akan membangun kembali Blue Dragon. Cepat atau lambat Frank akan menyerang kita dan Jamaludin. Itu informasi yang bisa saya sampaikan," jelas pria itu sambil menaruh amplop coklat di atas meja.


Mendengar nama Frank, Julia sangat terkejut sekali. Bagaimana bisa pria itu hidup kembali? Mau tidak mau dirinya akan menyelidiki tentang Frank.


"Pergilah dari sini," usir Julia sambil melambaikan tangannya ke pria itu.

__ADS_1


Pria itu langsung meninggalkan Julia sambil menghembuskan nafasnya. Untung saja pria itu sangat sabar menghadapi Julia. Jika tidak kemungkinan besar pria itu akan memberontak dan melakukan hal yang gila.


Sementara di dalam, Julia sangat geram sekali. Dirinya tidak menyangka seorang musuh bebuyutannya masih hidup. Matanya tidak sengaja menangkap amplop coklat itu yang berada di hadapannya. Lalu tangan keriputnya meraih amplop itu dan membukanya.


"Jika Frank masih hidup. Kemungkinan besar dia akan membuat perhitungan denganku bersama Jamaludin. Ini tidak bisa dibiarkan. Aku harus mencari cara agar Frank mati," kesal Julia sambil menggerutu tidak jelas.


Setelah membuka amplop itu, Julia melihat beberapa foto Frank yang masih sehat bugar. Tubuhnya langsung melemah dan jantungnya berdetak dengan kencang. Jujur saja Julia sangat terkejut sekali dengan foto tersebut. Mau tidak mau dirinya harus merencanakan sesuatu. Agar Frank pergi meninggalkan dunia ini.


"Aku harus pergi ke markas untuk melaporkan Frank kepada Jamal. Ini tidak bisa dibiarkan. Bagaimana jika Frank dan Adrian bekerja sama membuka kasus kematiannya? Apakah aku harus mencari kambing hitam? Agar mereka percaya bahwa kami tidak melakukannya," tanya Julia yang ingin melakukan cuci tangan dalam kasus ini.


Jamaludin yang sedang berada di ruangan kerjanya sedang bersantai menikmati teh hangat. Tiba-tiba saja Jamaludin mendapatkan notifikasi dari seseorang. Ia segera mengambil ponselnya sambil membuka pesan notifikasi tersebut. Alangkah terkejutnya dirinya mendapatkan sebuah berita yang bisa membuat jantungnya berhenti.


"Apakah Frank masih hidup?" tanya Jamaludin.


Ceklek.


Pintu terbuka.


Seorang Pria Muda yang bernama Jono mendekati Jamaludin. Lalu Jono terdiam dan menatap wajah Jamaludin yang sedang ketakutan.

__ADS_1


"Papa kenapa? Kok wajahnya tiba-tiba saja berubah?" tanya Jono yang membebaskan bokongnya di sofa besar.


__ADS_2