Ahli Waris Sesungguhnya

Ahli Waris Sesungguhnya
Memecat Cici Di Depan Banyak Orang.


__ADS_3

"Maksud kamu apa?" Aska bertanya sekali lagi dengan nada dinginnya.


"Mana janji kamu itu? Kamu nggak pernah menepati janjimu," jawab Cici dengan nada ketusnya.


"Kamu sudah memberikanku janji-janji manis. Kamu nggak pernah menepatinya," tambah Cici yang hatinya bersorak kegirangan.


"Janji manis seperti apa? Ha! Maaf aku nggak pernah mengenalmu sama sekali!" Aska mulai menahan emosinya.


"Kita sudah pernah berpacaran selama bertahun-tahun bukan?" tanya Cici sambil memutar balikan fakta.


"Oh... Begitu ya... Bertahun-tahun dari mana? Kita nggak pernah pacaran sama bertahun-tahun. Kita hanya berpacaran selama sebulan saja. Sebulan adalah waktu yang sedikit. Yang di mana waktu itu kamu telah membuat aku menderita. Hampir setiap hari kamu selalu memakiku karena memiliki baju yang lusuh dan dekil. Terus kamu sering membanding-bandingkan aku dengan juragan jengkol. Yang di mana juragan jengkol sudah memiliki lima istri. Ditambah lagi dua kekasih. Yang di mana kekasihnya itu akan dijadikan istri barunya lagi. Dan kamu... Mana mau juragan jengkol sama kamu. Yang di mana kamu hanya memanfaatkannya saja. Cukup sampai di sini. Kita sudah berbeda. Aku sudah memiliki seorang Istri. Dan kami akan mengarungi bahtera rumah tangga. Kamu adalah masa laluku. Masa lalu dengan penuh kepahitan!" tegas Aska.


Cici sangat terkejut sekali mendengar fakta tentang dirinya diumbar oleh Aska. Srluruh tamu undangan dan para karyawan lainnya sangat terkejut sekali. Bagaimana bisa hal yang tersimpan rapat terbuka semuanya di depan umum? Malu, ya jelas malu. Siapa sih yang aibnya dibuka secara terang-terangan begitu saja? Kita semua tidak akan mau airnya terbuka lebar di depan umum.


Beberapa saat kemudian, datang seorang wanita yang sedang mengandung. Wanita itu mendekati Cici dan langsung menamparnya.


Plakkkkkk.


Cici pun jatuh tersungkur dan hampir saja mencium lantai. Ia tidak menyangka kalau ada seorang wanita datang menghampirinya. Wanita itu langsung memaki-maki Cici. Kemudian wanita itu berteriak histeris sambil menjambak Cici.

__ADS_1


Romeo dan Max yang melihatnya bergegas menyingkirkan kedua wanita itu. Romeo mengajak wanita hamil itu ke ruangan lain. Sedangkan Cici diusir dari pesta tersebut. Sebelum diusir Aska berteriak dan memecat Cici saat ini juga. Ia sudah tidak peduli lagi dengan kehidupan Cici. Apalagi dengan keluarganya itu.


Ketika tahu Cici bekerja di perusahaannya, Aska sengaja tidak memecatnya. Aska tahu kondisi keluarga Cici sebenarnya. Merasa kasihan kepada orang tuanya, Aska membiarkan Cici mencari nafkah untuk kedua orang tuanya. Apa yang terjadi saat ini? Cici Membuat malu Aska di tamu undangan.


Yang dikatakan Aska itu adalah benar. Seluruh tamu undangan langsung menghujat Cici saat itu juga. Ia tidak menyangka kalau Cici berani berbuat seperti itu. Mau tidak mau dirinya memecat Cici saat itu juga.


Lalu MC menarik sebuah mic sambil menenangkan suasana di ruangan itu. Untungnya kejadian itu tidak berlangsung lama. Mulai saat ini Aska tidak akan membiarkan seseorang yang mengganggu rumah tangganya.


Bagaimana tanggapan Maria? Setelah kejadian itu Aska berbisik di telinga Maria. Ia mengatakan dengan jujur tentang kasus itu. Maria pun percaya dengan Aska. Dirinya juga tahu bagaimana kehidupan Aska sebelum bertemu kedua orang tuanya. Ditambah lagi informasi dari kedua orang tuanya. Maka dari itu Maria tersenyum bahagia. Karena mendapatkan cinta yang penuh dari Aska.


Di ruangan lain, Romeo dengan lembut menginterogasi wanita itu. Wanita itu ternyata adalah istri dari juragan jengkol. Wanita itu tidak menyangka kalau dirinya ditipu juragan jengkol. Semua rahasia juragan jengkol terkuak oleh Aska. Kelima istrinya dan kedua kekasihnya tidak tahu kalau juragan jengkol adalah Playboy di kampungnya. Romeo sendiri mengusap wajahnya berkali-kali. Bagaimana bisa wanita ini tertipu oleh juragan jengkol.


Malam semakin larut acara semakin meriah. Meskipun ada insiden kecil, seluruh tamu undangan sangat menikmati pesta tersebut. Pesta itu diiringi oleh musik yang lembut. Tiba-tiba saja Aska melihat Romeo sambil memberikan kode. Romeo pun maju dan mendekati Aska.


Aska yang bawaannya sangat kocak sekali meminta Romeo untuk mengiringinya. Romeo pun tidak menolak keinginan Aska. Mereka berdua pergi ke panggung membawakan sebuah lagu Cinta untuk Maria.


Sebelum membawakan sebuah lagu, kedua pria itu berdiskusi. Mereka sedang mencari lagu yang tepat. Hingga akhirnya mereka memutuskan untuk bernyanyi lagu dari Stratovarius yang berjudul What Can I Say? Yang di mana lagu itu sangat romantis sekali. Meskipun hanya diiringi gitar. Seluruh tamu undangan hanyut dalam lagu tersebut.


Diam-diam Maria tidak menyangka kalau suami memiliki suara yang merdu. Ketika menyanyi lagu itu, Maria tidak bisa menahan air matanya. Karena ia sendiri sangat menyukai lagu itu. Selesai menyanyikan lagu itu mereka berdua kembali ke posisi masing-masing. Ada langsung memeluk Maria sambil berkata, "Jangan pernah tinggalkan aku. Biarkanlah cintaku tumbuh dengan sendirinya. Aku akan mencoba menjadi suami kamu yang setia. Jika aku salah maka tegurlah aku."

__ADS_1


Maria pun terharu dengan perkataan Aska. Dirinya tidak menyangka kalau perkataan Aska membuat Maria menyatakan cintanya di hari itu juga. Namun Aska belum berani menyatakan cintanya. Bahkan dirinya memilih untuk diam.


Aska memiliki prinsip, jika mencintai seseorang, ia tidak akan pernah mengucapkannya dan mengumbarnya setiap hari. Aska akan memperlihatkan cintanya itu dengan sikapnya.


Tepat jam 10.00 malam. Acara telah selesai. Aska dan Maria menuju ke kamarnya. Sebelum ke kamar Demian menghadangnya terlebih dahulu. Dengan terpaksa mengikuti sang kakek menuju ke kamar.


Sesampainya di kamar Damian menatap Aska lalu berganti dengan Maria. Kemudian sang kakek mendekatinya sambil memberikan sebuah pesan, "Kamu harus menjaga tali pernikahan kalian. Jangan sampai pernikahanmu putus di tengah jalan."


"Baik kek," ucap Aska dan Maria secara serempak.


"Sebentar kek. Kakek kok baru saja muncul. Dari mana saja? Padahal kami mencari kakek," tanya Aska.


"Maafkan kakek. Kakek baru saja keluar dari rumah sakit. Kakek mengidap kanker hati," jawab Damian dengan jujur yang membuat mereka terkejut.


"Bagaimana kakek mengidap kanker hati? Bukannya kakek menjaga makanan dan kebersihannya?" tanya Aska yang mengerutkan keningnya.


"Kakak juga nggak tahu kenapa bisa terjadi," jawab Damian yang membuat Aska curiga.


"Sekarang kakek keadaannya bagaimana?" tanya Maria yang bersedih atas berita yang tidak mengenakkan itu.

__ADS_1


"Keadaan kakek semakin memburuk. Cepat atau lambat Kakek akan meninggalkan dunia ini. Kalian nggak boleh berpisah dalam keadaan apapun. Kakek ingin kamu segera menduduki jabatan Wicaksono Group. Jika kamu tidak menduduki kursi itu. Cepat atau lambat Jamaludin akan merebutnya. Oh ya... Pesan dari kakek... Lindungilah Christina dari Jamaludin. Karena cepat atau lambat Jamaludin akan menghabisi seluruh keturunanku. Kamu jangan cerita dulu pada ibumu itu. Jika tahu ibumu akan bersedih," pesan Damian. "Keluarlah dari sini. Kakek akan beristirahat. Besok pagi kita sarapan bersama di hotel ini."


__ADS_2