
"Kamu itu kalau ngomong seenaknya saja. Orang nikah itu penuh dengan perhitungan. Nggak akan bisa kehilangan tangan orang itu jika mau nikah," jawab Romeo yang meninggalkan Aska sendirian.
Sebenarnya Romeo tidak marah sama Aska.Romeo senang sekali Jika Aska sudah memperhatikan dirinya sendiri.Bahkan Aska sendiri sangat meniru Romeo seperti kakak kandungnya.
Tepat jam 10.00 pagi, kegiatan berkumpulnya keluarga Wicaksono menjadi momen yang epic.Yang di mana keluarga Wicaksono mendapatkan beberapa anggota baru.Romeo, Max, Sheila, Mala, Bu Tanti dan Pak Budi masuk ke dalam keluarga Wicaksono.Mereka sudah dianggap sebagai anggota tetap Wicaksono.
Mereka memutuskan untuk melupakan kejadian demi kejadian yang telah menghancurkan keluarga Wicaksono.Damian selaku kepala keluarga akan mengembalikan peraturan lama yang dibuat oleh Stefani.Sedangkan peraturan baru yang dibuat oleh Julia dihapuskan.
Damian akan mengadakan pertemuan dalam sebulan sekali.Demian ingin mendengar tentang keluhan para pelayan.Bahkan dirinya akan membuka kedai makanan untuk disumbangkan kepada orang yang tidak mampu.
Tidak sengaja Aska memegang tangan Maria.Mereka berjalan seperti dua sejoli yang sedang jatuh cinta.Christina yang melihatnya hanya tersenyum saja.Meskipun mereka bertemu secara kilat.Namun benih-benih cinta mereka tumbuh dengan sendirinya.
"Apakah kalian tidak bisa minggir dari situ?"protes Frank yang membuat Aska tersenyum renyah.
"Aku tidak bisa paman. Aku harus memegang istriku agar tidak kabur kemana-mana," jawab Aska yang meledek Frank.
"Dasar bucin," keluh Adrian terhadap anaknya itu.
Melihat ayahnya yang kesal, Aska mengajak Maria untuk mendekatinya.Kemudian Aska berkata, "Semenjak datang ke Jakarta. Ibuku sering kamu monopoli. Hingga membuatku sesak napas."
Damian dan Stefani yang dengar langsung tertawa.Apa yang dikatakan Aska itu memang benar.Semenjak Adrian datang ke Jakarta, Christina sering dikurung oleh Adrian.
Ketika Aska ingin menemuinya, Adrian bertanya apa keperluannya.Hingga membuat Aska menjadi sesak nafas.
"Kamu sama ayahmu sama saja. Kamu sama-sama memonopoli Maria. Hingga akhirnya Ibu tidak bisa berlama-lama dengan Maria," protes Christina yang membuat Maria tertawa.
"Apa itu benar?"tanya Stefani.
"Ya itu benar Bu. Semenjak menikahi Aska sangat protektif sekali dengan Maria," jawab Christina.
"Bu," panggil Aska.
__ADS_1
"Ada apa?"tanya Christina.
*Aku harus melindungi keluargaku.Ibu tahu di perusahaan Wicaksono Group banyak yang melanggar aku menjadi ahli waris.Sementara itu dalam beberapa tahun lagi saya akan menjadi seorang CEO.Beberapa orang yang berada di sana mencibirku habis-habisan.Katanya saya sendiri tidak pantas untuk menjadi seorang CEO.Aku sudah mengantongi nama orang-orangnya.Cepat atau lambat saya akan mengambil dari perusahaan itu.Aku tidak mau perusahaanku banyak penjilat yang ingin menyingkirkanku demi kursi CEO," jelas Aska yang membuat mereka terkejut.
"Apakah itu benar?"Tanya Damian.
"Itu benar kek. Cepat atau lambat saya sudah mendapatkan beberapa kejahatan yang mereka miliki," jawab Aska.
“Apakah mereka adalah kelompoknya Jamaluddin?”tanya Adrian.
"Tidak ayah. Mereka berbeda divisi. Mereka adalah orang-orang yang selalu meremehkan karyawan lainnya. Itulah kenapa saya sendiri ingin melemparnya ke jalanan," jawab Aska.
"Kalau menurutmu mereka bukan orang baik maka lakukanlah. Jika mereka terus-terusan di sini, mereka akan mencari anggota-anggota baru untuk mendukung keinginannya. Cepat atau lambat mereka akan melakukan pemberontakan dengan cara memblokir kamu atau demo besar-besaran," jelas Damian.
"Benar-benar kek. Mereka bekerja untuk mengacau seseorang agar terkena mental. Cepat atau lambat saya akan menyusun rencana untuk selanjutnya," ungkap Aska dengan jujur.
"Apa yang kamu lakukan kami akan mendukungmu. Ciptakan suasana kerja seperti keluarga. Jangan sampai para karyawan stress saat bekerja buat kita. Sebab kita sangat membutuhkan mereka dan juga bantuannya. Tetaplah semangat cucuku. Jangan pernah menyerah sedikitpun," saran dari Damian.
Mendengar cerita dari Aska, Maria menjadi sendu.Maria sangka kalau di pusat tidak akan ada orang yang saling menjatuhkan satu sama lain.Namun dirinya salah besar.Ketimbang penasaran Maria bertanya secara langsung dengan Aska.
"Apakah benar jika di perusahaan pusat akan ada orang yang saling menjatuhkan?"tanya Maria.
"Mereka tidak saling menjatuhkan sayangku. Mereka melihatku hanya sebelah mata. Aku tidak mengerti kenapa mereka sangat membenciku," jawab Aska dengan jujur.
"Berarti hidup Abang nggak semulus jalan tol dong?"tanya Maria.
"Nggak menghancurkan itu yang kamu khayalkan. Terkadang ada orang yang melakukan kesalahan tapi menikmatinya. Aku tidak ingin mereka tumbuh menjadi pohon dengan akar kuat yang tidak bisa ditebang. Maka aku akan membabat akar itu mulai dari sekarang. Jika tidak pasti banyak pemberontakan di mana- mana," jawab Aska dengan serius.
"Apa yang harus saya lakukan sekarang?"tanya Maria.
"Perdalam lagi ilmu bela dirimu. Cepat atau lambat mereka akan menyerang keluarga kita. Kita harus saling berpegangan tangan agar tidak terpisah selamanya. Mereka bukan dari kelompok Jamaluddin," jawab Aska.
__ADS_1
"Bagaimana aku bisa mempelajari ilmu bela diri? Jika perutku ada isinya," tanya Maria yang memutar bola matanya dengan malas.
"Ah bener juga kamu. Kamu seharusnya tidak melakukan itu. Lebih baik kamu selalu di sampingku saja. Atau aku akan memberikanmu penjaga bayangan sebanyak lima orang," jawab Aska sambil tersenyum lucu.
Melihat Aska yang tersenyum, Maria hanya bisa menghela nafasnya.Maria memukul pundak Aska karena gemas.Meskipun usia Aska masih terlalu muda, namun perhatiannya kepada Maria sangat besar.Bahkan Aska sendiri sudah merasakan jatuh cinta sesungguhnya.
"Sayang," panggil Aska.
"Ada apa?"tanya Maria.
"Siapa pria yang paling kamu cintai?"tanya Aska dengan jujur.
"Yang pasti Abang lah. Pria yang paling aku cintai untuk saat ini dan selamanya," jawab Maria sambil tersipu malu."Bolehkah aku bertanya Bang?"
"Boleh," jawab Aska sambil menggenggam tangan Maria.
"Siapakah wanita yang pertama kali dicintai abang?"tanya Maria.
"Yang pastinya kamu. Gak ada lagi. Aku tidak punya wanita lain lagi kecuali ibu dan nenekku. Kalian bertiga adalah pelita hidup. Jika aku memiliki anak perempuan. Dia akan masuk ke dalam hatiku ini. Kamu nggak boleh cemburu ya pada mereka," jawab Aska yang membuat Maria malu.
"Ah Abang…Terima kasih Bang telah mencintai Maria. Aku sangka cintaku bertepuk sebelah tangan," ucap Maria dengan jujur.
"Sudah Abang bilang. Abang tidak akan pernah mengatakan i love you berkali-kali ke kamu. Abang hanya ingin menunjukkan melalui sikap dan gerak-gerikku. Meskipun Abang cuek sama kamu. Abang sangat sayang sama kamu," ujar Aska yang menatap wajah Maria.
Tak lama Christina mendekati Aska dan Maria.Kemudian Christina membawakan ikan bakar untuk Maria.
"Kapan kalian akan pergi ke Jakarta?"Christina yang menyodorkan ikan bakar itu ke arah tanya Maria.
Maria segera mengambilnya dan mengucapkan terima kasih.Kemudian Aska menjawab, "Dua atau tiga hari lagi Bu. Paling di sana agak lama. Karena aku harus mengambil semua dokumen-dokumen penting milik Aska Food. Kata paman Frank seluruh dokumen-dokumen itu harus dilengkapi jika mau masuk ke dalam perusahaan Wicaksono Group. "
"Tidak apa-apa. Ambillah semuanya. Setelah itu kamu urus biar bisa masuk ke pusat Wicaksono," ucap Christina."Tapi kamu harus ingat sesuatu."
__ADS_1
"Apa itu Bu?"tanya Aska.