
"Sialan lu... Gue nggak akan ngelaporin ini kepolisian!" bentak Sony yang segera berdiri lalu meninggalkannya.
Benjamin yang melihat Sonny pergi menghela nafasnya secara kasar. Bagaimana tidak Benjamin memberikan solusi malah tidak dipakainya. Mau tidak mau Benjamin harus mengalah dengan Sony.
Setelah kepergian Sony, Benjamin menghubungi seseorang. Benyamin harus mengatakan kalau aksinya sudah ketahuan. Barang-barang yang di timbunnya tertangkap tangan oleh Aska. Orang yang berada di sebelah sana memakai Benjamin. Kenapa tidak dari dulu membunuh Aska? Orang yang berada di sebelah sana menceritakan kelebihan Aska dan kekurangannya. Akhirnya Benjamin tahu dan mematikan ponselnya sambil berteriak frustasi. Bisa-bisanya dirinya sangat teledor soal ini.
Aska yang dulu dikira cupu dan jelek ternyata memiliki kecerdasan di atas rata-rata. Sifat yang dimiliki Aska ternyata dari Adrian semuanya. Maka tak heran Aska mendapatkan nilai bagus saat bersekolah. Selain itu juga Aska adalah anak yang berbakat dari segala bidang. Itulah mengapa orang yang berada di seberang sana meminta untuk membunuhnya.
"Sialan juga tuh bocah! Makin ke sini sifat dan bakatnya mewarisi dari Adrian! Aku harus mencari cara agar Aska mati dengan cepat! Agar tidak boleh dinobatkan sebagai ahli waris dari Wicaksono Groups. Jika Aska dinabatkan sebagai Wicaksono Group, bisa jadi keadaan Julia terancam. Julia tidak mendapatkan apa-apa!" geram Benjamin.
Selesai makan Benjamin langsung pergi. Dalam hatinya ia sangat geram karena mendapat bagian dari seseorang yang berada di seberang sana. Jika Sony tidak dapat melakukannya, kemungkinan besar dirinya akan turun tangan untuk membunuhnya sendiri.
"Jika seminggu dua minggu Aska tidak mati di tangan Sony, dadah aku yang akan turun tangan membunuhnya," ucap Benjamin dalam hati sambil memaki-maki Aska.
Malam pun tiba, Aska dan Romeo memutuskan untuk pulang ke Jakarta. Saat perjalanan menuju ke penthouse, Aska hanya mulai hidup Romeo dan berkata, "Aku rasa dalam dibalik ini semuanya adalah orang terdekat ibu."
Romeo mendengarnya hanya bisa menghembuskan nafasnya. Bagaimana tidak Aska mengeluarkan statemen seperti itu. Menurut Romeo, Christina tidak memiliki siapa-siapa kecuali Tuan Demian dan nyonya Julia. Sementara Adrian juga tidak memiliki siapa-siapa. Jika dikaitkan dengan kasus ini, tidak mungkin para keluarganya yang ingin menyerangnya begitu saja. Ini lagi membuat Romeo bertanya-tanya, Kenapa Aska membuat statemen seperti itu. Romeo ingin bertanya namun dirinya mengurungkan niatnya. Romeo akan menyimpan pertanyaan itu untuk hari esok saja.
__ADS_1
Sesampainya di penthouse, Aska dan Romeo menaruh dua kardus di atas meja. Setelah itu mereka tidak menemukan Adrian maupun Christina. Dengan terpaksa Romeo berpamitan untuk pulang ke apartemennya. Aska pun menyetujuinya, kemudian dirinya memutuskan untuk beristirahat hingga pagi.
Sementara Adrian dan Christina sedang melaksanakan makan malam di sebuah restoran mewah. Adrian memang sengaja mengajak Christina hanya untuk meminta maaf. Christina tersenyum manis dan memandang wajah Adrian. Dirinya tidak akan marah lagi sama sang suami. Lalu mereka sejenak melupakan masalah yang sedang menghantuinya sekarang.
Pak Broto yang selesai menghitung pemasukan mengaku sangat lega sekali. Tiba-tiba saja Pak Ahmad datang dan menghampirinya sambil duduk di hadapannya. Sebelum mengeluarkan suaranya, Pak Ahmad mengambil korek dan rokok milik Pak Broto. Kemudian Pak Ahmad menyalakan rokok itu dan menghisapnya dalam-dalam.
"Masalah semakin rumit. Masalah ini tidak akan selesai jika kita tidak membantunya turun tangan," jelas Pak Ahmad.
"Apa maksudnya?" tanya Pak Broto.
"Bapak tahu kan gudang lama yang berada di selatan kebun kita?" tanya Pak Ahmad.
"Itu salah Pak. Menurut informasi yang aku dengar, gudang itu ternyata tempat menimbun barang-barang yang akan dijual ke luar negeri dan pergantian barang lainnya. Hampir setiap hari barang itu akan ludes. Aku nggak tahu ke mana barang itu berada. Sementara di sana juga ditemukan barang-barang palsu yang mirip sekali dengan produk Aska food internasional. Bisa dikatakan mereka sengaja menukarnya kemudian barang palsu itu akan dijual ke luar negeri," jelas Pak Ahmad yang membuat Pak Broto terkejut.
"Ini masalah yang sangat gawat. Tidak mungkin kita harus turun tangan. Apakah kita harus lapor ke Tuan Damian?" tanya Pak Broto sambil menatap wajah Pak Ahmad.
Pak Ahmad menggelengkan kepalanya sambil menjawab, "jangan terburu-buru dulu Pak. Sepertinya masalah ini sangat berat sekali. Di perusahaan banyak sekali yang terlibat. Tapi sepertinya ada seseorang yang ingin menghancurkan Nyonya Christina dan Aska."
__ADS_1
"Tentu saja. Aku sudah mengetahuinya itu. Makanya orang itu berani membayar Minah dengan mahal. Saking mahalnya Minah berani memaki-maki Aska dan berusaha membunuhnya. Tapi Minah tidak berhasil membunuhnya," jelas Pak Broto.
"Apakah itu Benjamin?" tanya Pak Ahmad.
"Yang jelas bukan dia. Benjamin adalah seorang pengangguran yang diberikan uang oleh seseorang untuk memata-matai Aska. Makanya ketika Aska sudah berusia sepuluh tahun, aku sering mengajaknya ke sini dan menginap di rumah ini. Jika Aska sering di rumah sana kemungkinan besar tidak akan selamat," jawab Pak Broto.
"Syukurlah kalau begitu. Apakah Minah akan dipakai untuk membunuh Aska?" Pak Ahmad sangat penasaran sekali dengan Minah.
"Sekembalinya Tuan Adrian, Minah tidak akan berani mendekati Aska. Kemungkinan besar Tuan Adrian sudah memberinya pengawal bayangan sebanyak sepuluh orang. Tapi Aska tidak pernah sadar itu. Karena orang yang dipilih Tuan Adrian tidak sembarangan. Orang itu direkrut oleh Tuan Adrian memiliki kemampuan militer yang mendalam. Itulah kenapa Tuan Adrian menaruh beberapa orang di sekitar Aska. Ditambah lagi dengan Romeo yang menguasai militer, Aska akan terlindungi. Semoga masalah ini cepat selesai," jawab Pak Broto sambil menjelaskan apa yang terjadi terhadap Aska.
"Siapa ya... Orang yang membuat Aska begini?" tanya Pak Ahmad. "Ditambah lagi dengan masalah kehancuran rumah tangga orang tuanya."
"Yang pasti orang itu adalah orang terdekat keluarga Wicaksono. Aku tahu orang itu siapa? Dia adalah seorang perempuan tua yang gila akan ada yang dimiliki Wicaksono Group. Yang di mana orang itu telah menyingkirkan nyonya besar dari samping Tuan Damian. Orang itu sengaja melakukannya agar bisa menguasai semuanya termasuk Tuan Damian," Pak Broto mulai memberikan sebuah clue kepada Pak Ahmad.
"Kalau boleh tahu siapa orang itu pak? Apakah orang itu berbahaya buat Aska atau nyonya Christina saja?" tanya Pak Ahmad yang semakin penasaran dengan masalah ini.
"Orang itu adalah Julia. Namun orang itu sengaja memakai identitas Yulia agar bisa masuk ke dalam kehidupan Tuan Damian tanpa harus dicurigai sedikitpun. Ditambah lagi dengan kelicikan yang paripurna, maka mereka tidak bisa menemukan celah sedikitpun. Bahkan Tuan Damian sendiri juga tidak tahu," jelas Pak Broto.
__ADS_1
"Dari mana bapak tahu semuanya? Sedangkan Pak Broto sendiri hidup di Indonesia. Nggak mungkin kan Pak Broto dulu pernah hidup di Paris bersama mereka?"
"Kamu belum tahu siapa saya? Kamu juga nggak tahu siapa Bu Siti sebenarnya? Jika kamu tahu bisa dipastikan akan terjadi nanti jantungmu berhenti berdetak selama beberapa detik."