Ahli Waris Sesungguhnya

Ahli Waris Sesungguhnya
Mendapatkan Petunjuk.


__ADS_3

"Yang kukatakan itu benar. Fabian adalah teman akrabnya Aska. Tanyakan saja padanya," jawab Benjamin.


"Apakah dia putramu?" tanya Luke.


"Dia bukan putraku. Dia adalah putra orang lain. Sebelum kami menikah, Minah sudah mengandung berusia dua bulan," jawab Benjamin dengan jujur.


Kaki Luke seketika melemas. Wajah yang tegas berubah menjadi kesedihan yang mendalam. Entah kenapa dirinya teringat pada masa lalunya. Yang di mana Luke saat itu sedang melakukan uji coba obat perangsang.


Saat melakukan uji coba obat perangsang itu, Minah sebagai sahabatnya meminumnya. Tanpa sadar dirinya merasakan tubuhnya sangat panas sekali. Gadis bertubuh sintal itu langsung merayu Luke. Hingga akhirnya Luke dan Minah melakukan hal yang tidak boleh dilakukan.


"Jangan... jangan dia adalah putraku," ucap Luke dengan lirih.


Minah akhirnya menatap wajah Luke sambil bertanya-tanya. Namun sebelum menjelaskan, Luke akhirnya mengajak Minah keluar dari ruangan itu. Mereka berjalan menunduk dan bingung untuk mengantarkannya.


Sesampainya di atas, Luke menarik Minah dan menatap wajah calon istrinya itu. Pria bertubuh kekar itu memegang tangan Minah sambil berkata, "Dia adalah putraku."


Minah menggelengkan kepalanya dan menampik kebenaran yang ada. Ia menatap wajah Luke sambil berkata, "Janganlah kamu berkata berbohong seperti itu."


"Yang aku katakan itu benar. Aku memang sengaja melakukan eksperimen. Di kamar aku memang sengaja menaruh obat perangsang itu di dalam gelasmu. Tiba-tiba saja mataku mengantuk dan tidak sempat membuang minuman itu. Kamu datang Lalu meminumnya. Seketika aku sadar dan menatap perubahan dalam dirimu. Hingga akhirnya kita berdua melakukannya di atas ranjang kesayanganmu," jelas Luke.


"Aku belum sepenuhnya percaya seratus persen kepadamu. Lebih baik kita temukan Fabian terlebih dahulu. Lalu kita melakukan tes DNA," ucap Minah dengan jujur.


Luke menganggukkan kepalanya sambil tersenyum manis. Ia memegang tangan Minah sambil berkata, "Bersabarlah. Kita akan bertemu dengan Fabian."


"Apakah kita bisa menemui Aska sekarang?" tanya Minah.


"Untuk sekarang ini tidak bisa. Sepertinya Aska tidak berada di rumah. Dia bersama istrinya sedang memadu kasih di hotel miliknya," jawab Luke.

__ADS_1


"Anak itu sangat beruntung sekali. Pertama kali melihatnya, tubuh mungilnya mengingatkanku pada Fabian. Aku memang sengaja membiarkannya hidup. Agar dirinya menjadi pria yang berguna buat keluarganya," ucap Minah.


"Bersyukurlah. Kamu tidak menjadi bulan-bulanan Nyonya Christina. Jika sampai terjadi maka aku tidak bisa menolongmu. Aku harus patuh pada peraturan hukum yang telah dibuat oleh pemerintah. Aku tidak bisa membelamu karena telah membunuh tuan muda Aska," jelas Luke.


"Kalau sudah terjadi biarkanlah. Aku memang meminta via kabaret untuk menghukumku. Entah hukuman apa nanti aku terima," ujar Minah.


"Kamu jadi orang terlalu pasrah sekali. Janganlah seperti itu. Aku tidak akan membiarkanmu menjadi lemah tidak berdaya. Lupakanlah masa lalumu yang kelam itu. Mari kita sambut hal yang baru. Cepat atau lambat kita akan berkumpul kembali seperti keluarga lainnya," pinta Luke.


Beberapa saat kemudian Frank masuk dan melihat Luke dan juga Minah. Frank menggelengkan kepalanya sambil menatap wajah Minah, "Aku terima kasih sama kamu. Kamu telah menyelamatkan keponakanku. Sekarang aku membebaskanmu."


Minah tersenyum sambil memandang wajah Frank. Iya tidak menyangka kalau Frank berbaik hati melepaskan hukuman itu. Kenapa Minah bisa dihukum oleh Frank? Karena saat itu Minah sering menelantarkan Aska. Setelah ditelaah dengan pelan-pelan, Frank menyadari bagaimana Aska sampai titik ini bertahan. Jika tidak ada Minah berarti keponakannya sudah tidak ada. Sebab saat itu Minah benar-benar melindungi Aska.


"Terima kasih Tuhan Frank," ucap Minah berkali-kali.


"Cepatlah menikah. Nanti aku akan berikan tiket eksklusif untuk berbulan madu," suruh Frank.


"Sebenarnya kami ingin cepat-cepat menikah. Sebelum menikah aku berharap bisa menemukan putraku yang telah lama hilang," sahut Luke.


"Terima kasih Tuan Frank. Benjamin sudah memberikan petunjuk. Yang di mana petunjuk itu mengarah ke tuan muda Aska. Aku ingin bertanya tentang Fabian," tolak Minah.


"Tanyakan saja pada Aska. Siapa tahu Aska mengetahuinya dan memberikan clue kepada kalian," sahut Frank.


Mereka sangat percaya sekali kepada Aska. Mereka berharap akan adanya keajaiban untuk segera menemukan putranya itu. Namun mereka harus bersabar karena Aska sedang berlibur bersama istrinya itu.


Sebelum pergi dari sana, Minah dan Luke akhirnya berpamitan kepada Frank. Mereka sangat berterima kasih karena sering mengizinkan bertemu dengan Benjamin. Di dalam perjalanan menuju ke rumah, mereka berdua sedang mengobrol dengan asyik. Jujur mereka sangat rindu edisi mengobrol bersama ketika waktu sekolah lalu.


"Apa yang akan kamu lakukan setelah ini? Jika kamu sudah menemukan Fabian," tanya Luke.

__ADS_1


"Aku akan mengajak kamu dan putraku pulang ke rumah. Aku ingin meminta mereka untuk merestui jalan menuju altar. Aku berharap suatu hari nanti kita bisa mengarungi rumah tangga dengan bahagia," jawab Minah yang penuh dengan harapan.


"Setelah ini aku memilih pensiun saja. Kemungkinan besar aku bersama Tuan Adrian membuka toko kue. Aku harap kamu sangat menyetujuinya," sahut Luke.


"Itu tidak jadi masalah. Yang penting kita bisa hidup bahagia seperti dulu lagi. Aku selalu mendukung di setiap langkahmu," ucap Minah sambil berdoa dengan tulus.


"Baiklah kalau begitu. Lebih baik kita makan terlebih dahulu lalu pulang," pinta Luke.


Minah menyetujui permintaan Luke. Untungnya kisah cinta yang telah putus ternyata menjadi satu. Kedua calon suami istri itu tidak bisa membayangkan. Bagaimana akhir kisah cinta mereka? Akan tetapi mereka sudah mengetahuinya dan berbuah manis. Mereka berharap jika Tuhan akan menjodohkan hingga mau memisahkannya.


Di tempat lain Aska dan Maria sedang makan malam bersama. Di sana mereka diiringi oleh lagu-lagu klasik. Yang di mana lagu-lagu klasik itu adalah favorit dari Aska.


Romeo terkejut kalau Aska benar-benar sangat romantis sekali. Baru kali ini, ia mendapat perlakuan yang baik selama sebelum menikah hingga detik ini. Maria berharap, sifat Aska tidak boleh berubah sama sekali. Sebab Aska sekarang adalah tumpuan hidupnya.


"Aku baru tahu kalau kamu romantis," ucap Maria sambil memotong dagingnya.


"Kamu mau tahu apa artinya romantis?" tanya Aska balik.


"Aku nggak tahu sama sekali."


"Okelah aku jelaskan. Romantis itu singkatan dari rokok makan gratis. Jika kamu menyebut aku romantis itu salah besar."


"Jadi selama ini aku telah ditipu."


"Ya kamu benar. Kamu memang benar-benar ditipu olehku."


Mata Maria membelalak sempurna. Ia melihat Aska dengan sangat geram sekali. Namun Maria menurunkan tempo emosinya.

__ADS_1


"Lagian Abang ada-ada aja," ucap Maria sambil menatap wajah Aska.


"Kamunya sih memuji aku terlalu tinggi. Bagaimana kalau malam ini aku ingin menengok calon bayiku?" tanya Aska dengan jujur.


__ADS_2