Ahli Waris Sesungguhnya

Ahli Waris Sesungguhnya
Sangat Istimewa.


__ADS_3

"Apakah anda adalah ibuku?" tanya Fabian.


"Iya.. aku adalah wanita yang melahirkan kamu ke dunia," jawab Minah.


"berarti kamu ibuku?" tanya Fabian.


"Iya... aku memang ibumu," jawab Minah.


Fabian bingung harus mengatakan apa? Fabian menunduk namun hatinya marah. Ia menggelengkan kepalanya sambil bertanya, "Kenapa Ibu membuangku? Apakah ibu tidak sayang kepadaku?"


Dua pertanyaan itu yang membuat Minah tercekat. Dirinya tidak tahu harus mengatakan apa? Ia memilih untuk diam sejenak lalu menatap mata Fabian yang sedikit marah.


Luke yang paham dengan amarah Fabian langsung mendekatinya. Luke menceritakan apa yang sebenarnya terjadi? Mulai dari eksperimennya hingga terjadi peristiwa di atas ranjang. Ia juga bercerita kalau dulu Minah diculik oleh Benjamin. Padahal dirinya ingin bertanggung jawab atas perbuatannya itu. Namun apa daya Luke saat itu kehilangan Minah.


Saat Luke menceritakan kejadian di masa lalunya, Fabian langsung meneteskan air matanya. Ternyata kisah hidupnya sama dengan Aska. Namun bedanya orang tua angkatnya sangat menyayanginya dan juga mencintainya. Beda lagi dengan Aska. Aska memang mendapatkan perlakuan yang tidak menyenangkan. Namun Aska sekarang paham kenapa ibu angkatnya itu sangat jahat. Yang di mana Aska diwajibkan untuk belajar bertahan hidup tanpa dirinya. Minah tahu kalau saat itu dirinya akan mati. Akan tetapi Minah sendiri masih bertahan hidup sampai sekarang.


Setelah menceritakan semuanya, Fabian sadar dan langsung memeluk Minah. Pria muda itu tidak menyesal untuk dilahirkan ke dunia. Ia sangat bersyukur sekali bisa bertemu dengan kedua orang tua kandungnya.


Melihat Fabian yang bersatu dengan kedua orang tuanya, Aska dan Maria tersenyum bahagia. Ternyata mereka tidak sengaja membantu keluarga Minah bersatu. Semoga saja Minah dan keluarganya bisa bahagia. Mereka berharap tidak akan ada lagi cerita Aska selanjutnya.


Lalu apakah Fabian dendam? Fabian tidak dendam kepada orang tuanya. Namun Fabian sendiri dendam kepada Benjamin. Akan tetapi Minah meminta Fabian untuk tidak membalaskan dendamnya. Biarkanlah Benjamin hidup menderita di sel Blue Dragon. Memang sudah seharusnya Benjamin mendapatkan hukuman yang setibal karena ulahnya.


Pagi yang cerah di kota Paris. Aska dan Maria sudah kembali ke hotel. Mereka tidak menyia-nyiakan waktu untuk melakukan waktu berdua. Mereka juga sangat menikmati malam indah ini. Walau ada gangguan sedikit. Namun mereka sangat bahagia sekali.


"Bagi-bagi begini aku sudah melihat menara Eiffel," ucap Maria.


"Kamu tahu nggak hotel ini ada filosofinya? Kenapa hotel ini didirikan tepat berada di Menara Eiffel? Dan kenapa ayah sangat menikmati view di Menara Eiffel pada waktu malam hari?" tanya Aska bertubi-tubi kepada Maria.


"Aku nggak tahu soal itu. Yang penting aku paham. Memang tempatnya sangat bagus sekali. Membuat diriku semakin betah tinggal di sini," jawab Maria.


"Okelah akan aku ceritakan. Kamu tahu pas waktu Ibu sedang mengadakan prom night dengan teman-teman sekolahnya dulu. Di hotel yang sama persis menghadap ke arah kita yang sekarang berubah menjadi pusat perbelanjaan. Dulunya pertemuan antara ayah dan ibu. Yang di mana Ibu diperk*sa oleh ayah. Hingga mereka menjadi pasangan kekasih. Setelah lulus kuliah Ayah melamar ibu untuk dijadikan Seorang istri. Itulah kenapa Ayah sengaja membangun hotel di area sini. Padahal di tempat lain maupun tempat wisata di kota-kota lainnya memiliki view yang sangat bagus."


"Oh jadi gitu ya Bang.jadi Arya Menara Eiffel adalah tempat terindah buat pasangan suami istri itu?"


"Kamu benar. Mereka dijadikan pasangan yang sangat romantis sekali. Sangking romantisnya di saat Ayah berpisah dengan ibu. Ayah maupun Ibu tidak akan pernah mencari pasangan hidup lagi. Mereka tetap bertahan dan berdoa agar Tuhan menyatukan mereka dalam ikatan pernikahan ini."


"Terus kenangan kita di mana Bang? Maksudnya pertemuan kita zaman dahulu."


"Sebenarnya pertumbuhan kita itu berada di sekolah. Aku masih ingat betul melihatmu memakai baju SMA lalu mengunjungi sekolah. Aku sangka kamu bukan alumni sana. Setelah kamu mengakuinya, Kamu adalah alumni sana. Tapi kenapa dirimu menjadi wanita pemalu sekali. Ketika aku ingin menyapa, kamu memilih untuk pergi. Itulah kenapa Aku sengaja membuat sekolah itu adalah awal pertemuan kita."

__ADS_1


"Ngomong-ngomong Abang yang mana ya? Kok aku nggak pernah tahu soal Abang."


"Abang suka duduk menyendiri di sudut sekolah. Terkadang Abang sendiri suka berkumpul bersama teman-teman. Akan tetapi kebanyakan Abang duduk menyendiri."


"Maaf Bang. Aku nggak ingat semuanya. Lagian juga Abang orangnya misterius."


"Misterius bagaimana?" tanya Aska yang membuat Maria memandang wajahnya.


"Lagian Abang suka menyendiri sendiri. Padahal teman-teman Abang saat itu banyak," jawab Maria.


"Kamu nggak tahu bagaimana mereka membullyku habis-habisan? Temanku cuman satu yaitu Fabian. Yang lainnya sudah tidak ada lagi. Aku nggak tahu kenapa pilihanku jatuh kepada Fabian. Ketika lewat aku sering di-bully sama mereka. Yang di mana kedua orang tuanya memiliki aset bermiliar miliaran rupiah. Mereka menganggapku sebelah mata. Tapi mereka belum tahu siapa aku sebenarnya sekarang."


"Nggak usah dipikir Bang. Yang penting santuy aja jadi orang. Lagian juga Abang makan tidak meminta mereka."


"Kamu benar. Aku tidak memikirkan mereka.aku hanya memikirkan Bagaimana caranya bisa bertahan hidup pada waktu saat itu."


"Kapan Paman Luke menikah?"


"Kemarin bilang beliau akan mempercepat waktu pernikahannya. Beliau tidak ingin membuat Ibu Minah menderita."


"Apakah Fabian kembali ke Indonesia?"


"Abang benar. Bagaimana dengan Aska Food?"


"Aska Food akan tetap seperti biasanya. Kami sudah membicarakan ini bersama kakek. bahkan Kakak sendiri meminta ibu untuk tidak mengganti dengan lainnya. Kakek sangat menyukai produk dari perusahaan kita sendiri. Terutama pada snacknya. Yang di mana snack itu memiliki gizi yang baik."


"Aku sangka bisa berganti yang lainnya?"


"Tidak.ibu dan kakek akan berencana untuk membangun pabrik baru lagi untuk Aska Food di sini. Atau juga bisa beda kota. Karena permintaan produk Aska food di sini sangat banyak. Sekalian juga kakek akan membeli tanah yang sangat lebar untuk ditanami buah-buahan seperti di Karawang."


"Lalu di Karawang bagaimana?"


"Kemungkinan besar Pak Broto akan kembali ke Indonesia. katanya Pak Broto sudah betah hidup di negara sana. Kita tidak bisa menghentikan kebiasaan Pak Broto. Yang di mana Pak Broto suka sekali berkebun meskipun dirinya agen mata-mata Blue Dragon."


"Jujur saja ketika aku pertama kali melihat Pak Broto, orangnya super dingin. Matanya sangat tajam seperti elang. Tapi beliau sangat baik sekali. Ketika berkenalan dengannya."


"Memang wajahnya garang. Tubuhnya seperti pengawal. Tapi hatinya seperti hello Kitty. Aku sangka dia adalah tukang buah yang ahli. Ternyata tidak. Beliau agen mata-mata. Begitu juga dengan Bu Siti. Bu Siti memiliki profesi yaitu agen mata-mata juga. Bedanya adalah Kalau Bu Siti itu berada di naungan ayah."


"Pantas saja. Matanya juga tajam seperti Pak Broto. Bahkan intinya sangat kuat sekali. Aku tidak menyangka kalau mereka adalah agen mata-mata."

__ADS_1


"Terus, Apakah kamu ingat Pak Ahmad?"


"Pak Ahmad?"


"Iya itu. Orangnya tinggi terus wajahnya garang. Tapi hatinya baik. Dia juga agen mata-mata milik ayah. Entah kenapa hidupku dikelilingi oleh banyak mata-mata. Untung saja mereka sangat baik sekali. Kalau tidak aku akan kabur dari sana. Soalnya hidupku adalah hidup orang bukan hidup sebagai orang penting."


"Kan kamu penting jadinya?"


"Orang penting bagaimana? Meskipun aku resmi menjadi ahli waris sesungguhnya. Aku sendiri tidak pernah meminta lebih. Bahkan aku meminta kepada Tuhan agar tidak membuat diriku ini sombong kepada publik."


"Ternyata suamiku bukan orang biasa. Ternyata suamiku adalah orang yang sangat istimewa buatku."


"Jangan kamu memujiku seperti itu. Aku adalah aku. Aku tidak ingin menjadi orang besar. Aku hanya meminta kepada Tuhan menjadi manusia biasa. Yang di mana suatu hari nanti aku sendiri adalah makhluk sosial. Aku membutuhkan mereka dan mereka membutuhkanku. Oleh karena itu aku jarang sekali menaruh kesombongan di dalam wajahku."


"Kita rencana mau ke mana hari ini?"


"Itu terserah kamu."


"Lebih baik kita pergi jalan-jalan yuk. Ketimbang di sini."


"Ketika kita di Jakarta, kamu ingin ke mana?"


"Bolehkah aku memilih satu tempat?"


"Tempat apaan itu?"


"Tempat itu berada di Bali. Aku ingin mengunjungi Pantai Kuta. Dulu aku berharap pengen ke sana. Sampai saat ini aku belum pergi ke sana."


"Ah baiklah. Sepertinya kita akan ke sana untuk melakukan liburan."


"Kapan kita mengadakan bulan madu?"


"Kamu maunya kapan? Ada tiket dan akomodasi pergi ke Maldives."


Mendengar nama Maldives, Maria sangat ingin ke sana. Tapi Maria ingin menundanya terlebih dahulu. Maria berencana ketika usia kandungannya mencapai enam bulan.


"Aku nggak minta sekarang."


"Lalu kamu mintanya kapan?" tanya Aska yang sangat penasaran sekali pada istri kecilnya itu.

__ADS_1


__ADS_2