Ahli Waris Sesungguhnya

Ahli Waris Sesungguhnya
Melakukan Persiapan.


__ADS_3

“Diusahakan secepatnya.”


Jawab Adrian.


“Tepatnya kapan ayah?”


Tanya Aska.


“Siang ini. Tepat jam dua belas siang. Mereka harus meninggalkan kota Jakarta untuk menuju ke Shanghai. Ayah yang akan mengantarkan mereka. Kamu di sini sementara sama Frank. Romeo dan Max tetap di sini. Sebentar lagi Luke akan ikut dengan kalian.”


Jawab Adrian yang membuat hati Aska tenang.


“Kenapa Paman Luke ikut ke sini? Bukankah Paman Luke berkoordinasi dengan Blue Dragon dan aparat kepolisian untuk kota Paris?”


Tanya Aska yang kebingungan.


“Blue Dragon akan dipegang oleh Andrew untuk sementara waktu. Dia akan mengatur semua pasukan untuk dikirimkan ke Indonesia maupun melindungi Papa dan Mama. Kamu tenang saja. Setelah dari Shanghai, Aku akan kembali ke Jakarta.”


Jelas Adrian.


“Lalu siapa yang melindungi mereka ketika di Shanghai?”


Tanya Aska lagi.


“MT Black. MT Black adalah sebuah organisasi yang dipimpin oleh master Chu. Yang di mana master Chu adalah seorang sinshe telah membuat aku bangun lagi. Kami sering bekerja sama dan saling melindungi satu sama lain. Sebelum ke sini aku mengajak Adrian ke sana terlebih dahulu. Kami meminta perlindungan untuk Christina dan Maria. Agar mereka aman saat melakukan tugas. Master Chu akan mengirimkan beberapa orang yang terkenal di bidang perekonomian. Selain itu juga mereka bisa diandalkan untuk menyelidiki semua orang yang terkontaminasi oleh Benjamin.”


Jelas Frank.


“sepertinya aku mengenal tentang MT Black? MT Black bukannya kelompok gangster yang berada di Shanghai? Nama itu sangat terkenal di dunia gangster. Bisa dikatakan kekuatannya hampir menyamai Triad.”


Tanya Aska.


“Kamu benar. Ketuanya itu adalah seorang sinshe yang cukup hebat.”


Jawab Frank yang membenarkan ucapan Aska.


“Yah baiklah. Kita akan bekerja sama dengan gangster. Dulu aku bekerja sama dengan mafia. Besok aku harus bekerja sama lagi dengan siapa?”

__ADS_1


Keluh Aska yang membuat mereka tertawa.


“Jangan jadikan para mafia dan gangster itu buruk di matamu. Kamu mempunyai koneksi yang kuat. Kamu bisa bekerja sama dengan mereka jika dibutuhkan. Jika tidak ya sudah.”


Jelas Adrian yang memberikan solusi terbaik.


“Apakah kakekku dulu seperti itu?”


Tanya Aska.


“Yang kamu katakan itu benar. Kakekmu memiliki koneksi yang sangat luas sekali. Jika ada masalah yang berat dan masalah itu mengenai gangster atau mafia. Bisa dikatakan kakekmu meminta kerjasama. Tapi sebelumnya kamu harus menyelidiki Apa motif yang ingin menghancurkan kamu dan perusahaan? Siapa tahu musuh itu adalah musuh para gangster ataupun mafia.”


Ujar Adrian.


“Lalu Ayah bagaimana?”


Tanya Aska yang sengaja menjebak Adrian.


“Aku memang bekerja sama dengan para gangster dan mafia. Mereka-mereka yang sudah terkena hukum membuat surat pernyataan. Yang di mana aku dan mereka saling menguntungkan. Jika mereka menyerang lagi dan motifnya beda. Aku langsung mendatanginya dan menanyakan tentang penyerangan itu. Mereka pun mengajukan permohonan yang ditandatangani oleh para jenderal. Kami akan memberikan waktu beberapa bulan agar tidak membuat kerusuhan. Dan bukannya beberapa bulan. Sampai detik ini mereka tidak membuat kerusuhan.”


Jelas Adrian.


Jelas Frank yang mengetahui sisi gelap dunia bawah tanah.


“Kalau mereka tertangkap itu tandanya apa setengah mati.”


Sahut Romeo yang dari tadi menyimak obrolan mereka.


“Kamu benar. Mereka bercerita saat penangkapan dan mengatakan kalau aku apes setengah mati.”


Sambung Adrian dengan jujur.


“Kalian bersiaplah. Bawalah baju secukupnya. Kalian di sana akan disambut dengan penuh sukacita. Mereka adalah orang baik. Mereka adalah gangster tapi tidak membuat onar di manapun. Jangan sungkan jika minta sesuatu hal. Karena aku sudah memberikan kalian beberapa pengawal yang berubah fungsi menjadi pelayan. Istilahnya kalian itu hanya numpang berteduh saja.”


Jelas Frank yang menatap wajah Christina maupun Maria.


Kedua wanita berbeda generasi itu pun menganggukkan kepalanya. Meskipun kata-kata gangster itu sangat menyeramkan. Tapi mereka berusaha untuk tidak takut. Justru MT Black bisa dikatakan gangster aliran putih. Yang di mana gangster aliran putih adalah gangster yang suka menolong. Tapi kalau membantu keonaran, mereka tidak akan melakukannya.

__ADS_1


Jam itu juga, Christina dan Maria segera berkemas. Mereka sedang ditunggu oleh Adrian.


Tepat jam 12.00 mereka harus keluar dari Jakarta. Karena Frank memprediksi kalau Helena akan bergerak. Kemungkinan besar Helena tahun jika ada serangan dari Frank.


“Max! Cari tahu kelemahannya Helena itu apa!”


Perintah Frank saat ini juga.


“Baik Tuan.”


Balas Max dengan cepat sambil meraih tab-nya dan mencari kelemahan Helena melalui dark web.


“Di mana kamu mencarinya?”


Tanya Aska dengan penasaran.


“Aku mencarinya melalui dark web. Paman Frank bilang kalau Helena itu terhubung Benjamin maupun Jamaludin. Dengan dark web semuanya akan menjadi mudah. Kita tidak perlu susah mencari informasi orang. Rasanya aku sudah lama tidak menyandera orang.”


Ucap Max yang membuat Frank terkekeh.


“Itulah Kenapa Max aku pertahankan untuk menjadi ahli IT Blue Dragon. Selain itu juga aku menyuruhnya untuk menemanimu di kebunnya Pak Broto. Paman tahu kalau kamu bisa menjebol dark web. Kamu diberikan ilmu oleh Max kan?”


Tanya Frank yang mengetahui kelebihan Aska.


“Itu benar paman. Aku memang sengaja belajar dari web. Jujur bukan karena konsumsi mencari apapun di internet itu. Melainkan jiwaku kepo banget.”


Jelas Aska.


“Selain itu juga mama, kamu suka sekali belajar karate dari Max. Yah saat itu karate-mu nggak sebagus yang sekarang. Tapi aku mengakui kalau kamu memang jago sekali. Sekarang bertahanlah pada posisimu itu terlebih dahulu. Berpisahlah dengan Maria dalam jangka waktu kurang lebih tiga bulan. Jika kita tidak melakukannya, pasti ada yang menjadi korban selanjutnya. Maka dari itu aku hanya ingin memberikan solusi seperti itu.”


Frank mengucapkan seperti itu karena tahu sang keponakan sangat berat sekali meninggalkan istrinya. Jujur dirinya juga tidak tega melihat Aska dan Maria berpisah. Namun ini demi kebaikan mereka berdua. Di saat Aska sedang memburu pelaku. Di sisi lain Maria yang akan menjadi korban selanjutnya. Hal ini membuat dirinya juga frustasi. Ia pernah kehilangan sosok terkasihnya itu dengan cara yang sangat kejam. Jujur Frank saat ini tidak mau terulang lagi.


Tepat jam 11.00 pagi, Adrian bersama Maria dan Christina mulai meninggalkan apartemen. Meskipun berat mereka harus melakukannya. Aska berdoa demi keselamatan ibu dan istrinya. Ia juga berharap masalah ini cepat selesai. Setelah masalah ini selesai, Aska bisa menggabungkan perusahaan ini ke Wicaksono Group.


Melihat kepergian mereka, Aska bersiap-siap bersama Frank di ruangan kerja Adrian. Di sana juga ada Romeo dan juga Max.


“Bagaimana Max? Apakah kamu sudah menemukannya?

__ADS_1


Tanya Frank yang sudah tidak sabar untuk mengetahui hasilnya.


__ADS_2