Aku Ibu Mu, Nak

Aku Ibu Mu, Nak
BAB 18. RICHARD MEMOHON


__ADS_3

Di kursi pojok belakang tempat Dora dan kedua temannya duduk. Terlihat ketiga Wanita itu sudah menyelesaikan makan siang mereka masing-masing.


"Kalian tunggu di sini ya, aku mau ke meja kasir."ucap Dora saat dia berdiri dari tempat duduknya.


Dora lalu melangkah ke arah meja kasir, terlihat di sebelahnya ada Irene seorang mahasiswa semester tujuh yang sudah lama menaruh hati terhadap Pak Richard.


Dia baru saja masuk ke dalam kantin, wanita itu berniat ingin memesan makan siang.


"Bu, berapa makan saya bersama dua orang teman saya?" tanya Dora kepada pemilik kantin.


"Bill makanan Mbak Dora sudah dibayar oleh Pak Richard." sahut Ibu pemilik kantin. Dora mengerutkan keningnya. Dibayar, kapan Bu?


"Baru saja mbak, sekitar sepuluh menit yang lalu. ucap pemilik kantin sambil mengembangkan senyumnya.


"Mungkin Ibu salah orang, mana tahu yang dibayarin Pak Richard itu bukan saya." sahut Dora.


"Bener Mbak, orang Pak Richard nya sendiri yang bilang Bill meja Mbak Dora."


"Tapi saya nggak mau dibayarkan Bu, saya punya uang Kok. Saya masih bisa bayar makan saya sendiri." sahut dora.


"Wah, kalau soal itu,saya nggak tahu Mbak. jangan protesnya ke saya, protes saja ke pak Richard nya langsung." ucap pemilik kantin.


"Bu lain kali misalnya ada yang mau bayarin makanan saya, ibu tolak saja ya." pesan Dora.


"Loh, kok gitu mbak? nggak baik loh menolak rezeki." sahut sang pemilik kantin.


"Sudah dulu ya,Bu. Saya mau balik lagi ke meja saya." ucap Dora sembari berlalu meninggalkan meja kasir.


Sepeninggalan Dora, Irene bertanya-tanya di dalam hati.


"Apa ya, maksud Pak Richard membayar makan Dora dan kedua temannya itu? apa mereka ada hubungan khusus atau Pak Richard suka dengan Dora? Wah, nggak boleh dibiarin ini. Bisa-bisa aku gagal mendapatkan suami kaya dan tampan seperti Pak Richard. Aku harus melakukan sesuatu." gumam irene di dalam hati.


"Mbak, Mbak Irene! Panggil pemilik kantin membuyarkan lamunan Irene.

__ADS_1


"Oh,iya Bu."


"Mbak mau pesan makanan apa?


"Baksonya saja ya, Bu satu mangkok.Oh iya, minumnya jus jeruk saja." sahut Irene.


"Pak Richard biasanya kalau lagi makan di sini sering bayarin mahasiswi ya?" tanya Irene penuh selidik


"Enggak mbak, ini yang pertama kalinya Pak Richard bayarin makanan mahasiswinya." sahutnya sambil menyiapkan makanan untuk Irene.


Irene hanya manggut-manggut mendengar jawaban sang pemilik kantin.


Jam dua siang Dora dan kedua temannya keluar dari dalam kelas. Saat ini ketiga wanita itu berjalan di koridor kampus untuk bersama-sama menuju ke area parkir.


"Dora, kami duluan ya. Kamu sudah nggak mau diajakin ke mall? tanya Amor saat dia sudah berdiri di samping motor.


Iya Amor, hati-hati ya kalian.


Saat sampai di parkiran, ternyata di sana ada Pak Richard sudah menunggunya di samping mobil Dora.


"Dora, bisa kita bicara sebentar?"


"Mau apa lagi sih?" jawabnya ketus sambil tangannya mencari kunci mobilnya di dalam tasnya.


Terlihat di parkiran motor Irene Baru saja sampai di sana. Dia lalu berjalan mendekat ke arah parkiran mobil. Karena penasaran ingin mendengarkan pembicaraan Pak Richard dengan Dora.


"Dora, saya serius. Saya mau menikah sama kamu, saya akan membawa orang tua saya ke rumah kamu untuk melamar kamu."ucap Pak Richard kepada Dora.


Dora tidak menyahut. Dia masuk ke dalam mobil dan langsung menyalakan mesin mobilnya. Dia langsung melajukan mobilnya keluar dari parkiran kampus, menuju rumah utama keluarga Bernando.


Irene Yang bersembunyi di dekat parkiran mobil itu mendengar dengan jelas, Apa yang diucapkan oleh Pak Richard. Dia sangat emosi. Telapak tangannya mengepal kuat. sudah sangat lama Irene mengincar Richard. Tetapi Pak Richard sama sekali tidak meliriknya. Sementara wanita yang sama sekali tidak menaruh hati kepadanya, ia kejar-kejar Sampai segitunya.


"Ternyata benar dugaanku, Pak Richard menyukai wanita itu." gumam Irene di dalam hati.

__ADS_1


Irene pun berlalu meninggalkan Richard menaiki mobil miliknya. Lalu keluar dari perkiraan kampus menuju tempat tinggal menuju rumah minimalis yang selama ini ditempati oleh Irene bersama dengan kedua orang tuanya.


Sementara Pak Richard masih terdiam di parkiran mobil. Pikirannya sangat kacau, niat hatinya ingin menebus kesalahannya kepada Dora. Tapi sepertinya Dora sama sekali tidak bersedia menikah dengannya.


Padahal Pak Richard berniat menikahinya, bukan karena unsur keterpaksaan, Semata-mata untuk mempertanggungjawabkan atas perbuatannya sendiri. Tetapi Entah mengapa, Pak Richard memang sudah mencintai Dora sebelumnya. Tapi Dora tidak percaya begitu saja, karena dia sudah dinodai oleh sang dosen.


****


Satu minggu kemudian, tepatnya di hari libur. seperti biasa Dora sering sekali pergi nongkrong di cafe. Terlihat wanita itu keluar dari cafe dengan membawa kotak makanan yang ia pegang dengan tangan kanannya.


Setelah tiba di parkiran mobil, Dora membuka pintu mobil untuk memasukkan makanan itu. Kemudian dia menutup kembali pintu mobil, dan berjalan lagi masuk ke dalam mobil dan duduk di bangku kemudi.


"Tetapi tiba-tiba saja Dora mengingat sesuatu yang tertinggal. Ia keluar kembali dari mobil, berniat ingin memeluk minuman instan di minimarket tepatnya di sebrang Cafe itu.


Sedangkan Richard yang kebetulan ingin membeli sesuatu di minimarket yang sama dengan Dora. Saat mobilnya memasuki halaman minimarket Richard melihat keberadaan Dora di sana.


Dilihat wanita itu sedang berjalan di halaman minimarket, menuju arah tepi jalan raya ingin menyeberang.


Richard yang masih berjuang untuk mendapatkan Dora berniat menyusul wanita itu. Baginya setiap ada kesempatan dia tidak akan menyia-nyiakan kesempatan untuk mendekati Dora.


Richard langsung memarkirkan mobilnya dan segera keluar.


Terlihat di ujung jalan sana sebuah mobil pick up melaju dengan sangat kencang.


"Dora awas!!!! teriak Richard saat melihat mobil itu melaju ke arah Dora yang berjalan di tepi jalan samping trotoar, karena trotoar di tempat itu sedang dalam perbaikan.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN.

__ADS_1


__ADS_2