
Nyonya Alena menangis sesenggukan ketika mendengar penjelasan dari Afrian kalau putranya Richard telah melakukan pemerkosaan terhadap seorang wanita.
"Jadi apa yang harus kita lakukan setelah ini Papi?"
"Sementara ini kita tunggu Richard sadar dulu. Setelah Richard sadar, kita akan temani anak kita ke rumah wanita itu untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, dengan menikahi wanita itu."
"Tapi, apa mereka mau menerima anak kita setelah Apa yang dilakukan Richard pada Putri mereka? Papi lihat sendiri kan, tadi Bagaimana sikap ayah wanita itu tadi."ucap Nyonya Alena merasa tidak yakin kalau kedua orang tua Dora akan menerima lamaran mereka.
"Kita coba saja dulu, yang penting kita sudah menunjukkan niat baik kita untuk bertanggung jawab pada Putri mereka. Terima atau tidak, Nanti itu masalah belakangan. Putra kita memang salah, sehingga Putra kita harus mempertanggungjawabkan apa yang telah Ia perbuat." ucap Tuan Nicholas kepada istrinya.
"Om, Tante. Kalau begitu kami pulang dulu, ya. Sudah malam. Besok kami akan ke sini lagi saat kami pulang kerja." pamit Afrian mewakili dua orang temannya.
Sementara di sudut ruang ICU, tampak seorang wanita dari tadi berdiri mendengarkan percakapan antara orang tua Richard dengan ketiga sahabat Richard.
****
Tidak lama setelah memutuskan sambungan telepon seluler dengan supir yang menabrak Richard dan dora, Irene lalu beranjak turun dari pemberiannya. Dia langsung mengenakan jaket dan masker lalu mengambil kunci motor yang diletakkan di meja ruang tamu.
__ADS_1
Setelah menaiki motornya, Irene langsung menjalankan motor itu ke arah rumah sakit tempat Richard dirawat. Saat sudah berada di lantai dua Rumah Sakit, Irene langsung berjalan menuju ruang ICU.
Namun, saat dia ingin berbelok ke arah ruang ICU. dilihatnya di depan ruang ICU itu ada kedua orang tua Richard dan satu orang gadis yang tentunya itu adiknya Richard Mia.
Di depan mereka ada tiga orang pria berdiri menghadap ke arah orang tua Richard. Irene lalu menghentikan langkahnya dia bersembunyi di samping ruang ICU itu. karena posisi ruang ICU itu berada di pojok pertigaan, sehingga memudahkan Irene untuk bersembunyi dan menguping pembicaraan orang tua Richard dengan tiga orang itu.
"Jadi malam kemping itu Richard masuk ke tenda Dora dan menggauli wanita itu? pantas saja Pak Richard ingin menikahi wanita itu. rupanya dia ingin mempertanggungjawabkan perbuatannya malam itu." batin Irene
Setelah itu, dia segera pergi dari tempat itu. Dia tidak ingin menunjukkan batang hidungnya kepada kedua orang tua Richard.
***
"Dora Bagaimana sekarang kondisimu? tanya Amor yang sedang duduk di kursi samping ranjang Dora.
"Kondisi aku sekarang sudah membaik mungkin hari ini atau besok aku sudah diperbolehkan dokter untuk pulang ke rumah." sahut Dora yang wajahnya masih terlihat sedikit pucat.
"Pergelangan tanganmu Kenapa Dora? tanya Amor penasaran.
__ADS_1
Dora langsung menyembunyikan tangannya yang masih juga di balut perban itu di balik selimut yang dikenakannya.
"Oh, ini luka ini aku dapat, waktu jatuh di trotoar." bohong Dora.
"Dora, aku dengar tadi di kampus katanya Pak Richard mendapat kecelakaan di tempat yang sama dengan kamu. Dan sekarang Pak Richard di ruang ICU." ucap Cornelius.
Raut wajah Dora langsung berubah saat mendengar Rangga menyebut nama Pak Richard. Dia tidak merespon perkataan teman laki-lakinya itu, sebab Dia malas untuk membicarakan pria yang sangat Dia benci itu.
"Kok kamu tahu Cornelius? kamu sudah ke sana ya membusuk Pak Richard?" tanya Amor.
"Enggak kok. Aku belum ke sana , aku hanya mendengar tadi Pak Beni dan Pak Roni sudah menjenguk pak Richard. Katanya kondisi Pak Richard sangat memprihatinkan, kondisinya saat ini sangat kritis. Perban bagian tubuhnya keseluruhan. Di bagian kepalanya juga ada benturan." tutur Cornelius.
Dora sempat tertegun mendengar penuturan Cornelius. Namun, kembali terlintas di kepalanya kejadian malam kelam itu.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
__ADS_1
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA BARU EMAK "Aku Ibu Mu, Nak"