Aku Ibu Mu, Nak

Aku Ibu Mu, Nak
BAB 39. ADA HARAPAN


__ADS_3

Setelah kepergian Nyonya Nadia, Nyonya Alena langsung meraih ponsel yang ada di atas meja kerjanya. Nyonya Alena mencari nomor kontak putranya di sana.


Kring ...


Kring ...


Kring ....


Richard yang sedang fokus menatap laptopnya langsung mengalihkan pandangan ke layar ponselnya yang berdering. Richard melihat nama yang tertera di layar ponselnya nomor ponsel Nyonya Alena.


"Assalamualaikum Mom."


"Waalaikumsalam Richard, tolong ke toko sekarang, Mami tunggu! antar mami pulang ke rumah."


Richard merasa aneh dengan permintaan Nyonya Alena siang itu. "Mom Ricard sekarang lagi kerja. Lagian Mami tadi ke toko pakai apa?"


"Mami ke toko pakai mobil Mami sendiri. pokoknya kamu datang ke Toko, Mama ada kejutan buat kamu. Dan ini perintah!! lalu sambungan telepon diputus oleh Nyonya Alena. Karena dia tidak ingin mendengarkan dari putranya


"Kejutan??"mendengar kata kejutan, Richard jadi penasaran. Karena tidak biasanya Nyonya Alena memaksa seperti itu.


Richard selalu mengambil kunci mobilnya dan langsung melangkah keluar dari ruang kerjanya.


Setelah melakukan perjalanan kurang lebih 15 menit membelah jalanan ibukota, Mobil Richard sudah terparkir di halaman toko Nyonya Alena.Pria itu langsung keluar dari dalam mobil dan melangkah arah pintu masuk.


"Pak Richard!"Lara menyapa anak bosnya sambil mengeluarkan senyumannya yang paling manis.


"Mami saya ada dimana? banyaknya dengan tatapan dingin pada gadis itu.


"Ibu ada di dalam ruang kerjanya."


saat sudah sampai di depan pintu, Richard terlebih dahulu mengetuk pintu, lalu membukanya.


"Mami, ada apa sih? Jam segini menyuruh aku datang ke sini? tanya Richard sambil melangkah ke arah Nyonya Alena.

__ADS_1


"Richard, ke sini Nak. duduk di samping Mami.


Richard berjalan. Sekarang matanya tertuju pada bayi yang ada di dalam gendongan Nyonya Alena.


Saat sudah sampai di sana, Ia langsung duduk di dekat Nyonya Alena.


"Ada apa Mom? ini bayi Siapa? Kenapa Ada bayi di sini? tanya Richard beruntun


"Richard, Coba kamu lihat wajah bayi ini!"Nyonya Alena mendekatkan bayi itu pada Richard.


Richard mengerutkan dahinya, dia merasa tidak asing dengan wajah itu.


"Bayi ini mirip sekali dengan Dora?"


Nyonya Alena langsung tersenyum. Ini anak, dora anak kamu juga."


"Aa ...Anak aku Mom?ucap Richard langsung terkejut.


"Iya nak! Nyonya Nadia baru saja pulang. Dia ke sini menitipkan anak ini pada kamu. Karena Dora sekarang lagi kuliah di luar negeri." sahut Nyonya Alena.


"Iya, nak. Tidak usah kamu sesali semuanya yang sudah terjadi. Yang terpenting sekarang, kita jaga dan rawat anak ini dengan baik.


Richard lalu mengusap lembut pipi anaknya lalu menciumnya." Mami, aku mau mencoba menggendongnya. "pinta Richard.


Nyonya Alena menyerahkan bayi itu ke pangkuan Richard. tampaknya Richard mengembangkan senyumnya rasa rindu terhadap Dora terobati ketika melihat raut wajah bayi yang diberi nama Maureen oleh Dora.


****


Setelah mengantarkan Nyonya Alena pulang ke rumah, Richard kembali ke kantornya. tampak sebuah senyum cerah, saat dia berpapasan dengan beberapa orang karyawan waktu berjalan di lobi kantor.


Beberapa orang karyawati saling menatap heran, ketika melihat bosnya yang biasanya bersikap dingin kepada siapa saja, namun hari ini terlihat berbeda. Ada rona kebahagiaan yang terpancar dari wajah pria tampan itu.


Tak terasa waktu berlalu begitu cepat, kini saatnya jam pulang kerja. Sang asisten dibuat terperangah saat melihat Richard sudah menutup laptopnya.

__ADS_1


"Tuan, mau ke mana?"


"Mau pulang,"jawabnya singkat sambil mengambil jasnya yang diletakkan di sandaran kursi


"Pulang, sore?"


"Iya, ini kan sudah jam pulang kerja. Kamu kalau sudah tidak ada kerjaan, lebih baik pulang saja." ujarnya lalu dia berjalan keluar ruangan.


Sebelum pulang ke rumah, Richard terlebih dahulu mampir ke sebuah studio foto. Dia mengambil beberapa pesanan yang sudah ia pesan sebelumnya, kepada studio foto itu.


Sebelumnya Richard sudah mengcopy paste foto-foto Dora yang ada di sosial media berlambang biru dan juga berlambang merah muda itu.


Dia mengambil foto-foto terbaru yang di update oleh Dora sebelum kejadian malam kelam itu terjadi. Kurang lebih kira-kira 1 tahun yang lalu.


Richard keluar dari studio foto dengan menenteng dua buah paper bag. Sudah masuk ke dalam mobilnya. Dia langsung di


melajukan mobilnya ke arah rumahnya. Karna sudah tidak sabar lagi bertemu dengan putrinya.


Sekitar dua puluh menit kemudian, mobil Richard sudah memasuki pekarangan rumah yang berukuran sangat besar dan megah itu. saat mobilnya itu sudah berhenti, pria itu langsung turun dengan menenteng tas kerja dan dua ***** bag di tangan kanannya.


Terlihat sang asisten rumah tangga membukakan pintu rumah, setelah mendengar suara mobil Richard memasuki pekarangan rumah.


"Mami di mana Bi? tanya Richard saat dia melangkah masuk ke dalam rumah


"Ada di dalam kamar Nona Maureen Tuan.'


kamar Maureen?! tanya Richard dengan kening berkerut.


"Iya Tuan, ruang kerja yang di samping kamar Tuan Richard sekarang dijadikan Nyonya, untuk kamar Nona Mauren." sahut sang asisten rumah tangga memberitahu kepada Richard. Kalau siang itu Nyonya Alena langsung meminta kepada beberapa orang untuk membantu dirinya menyulap ruang kerja Richard menjadi kamar yang begitu nyaman ditempati oleh cucunya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏

__ADS_1


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN


__ADS_2