Aku Ibu Mu, Nak

Aku Ibu Mu, Nak
BAB 30. MENGEKSEKUSI IRENE


__ADS_3

Setelah berhasil mengetahui Siapa dalang pelaku tabrak lari itu, Tuan Nicholas mengajak asistennya pulang ke rumah.


"Richard dimana Mam? tanya Tuan Nicholas saat baru saja masuk ke dalam rumah.


"Ada, dia lagi duduk di gazebo."sahut Nyonya Alena yang sedang duduk di ruang keluarga menonton televisi.


Tuan Nicholas dan asistennya lalu menuju ke arah gazebo dimana Richard berada. Tuan Nicholas melihat Richard sedang duduk di gajebo sambil memangku sebuah laptop.


"Richard!! Panggil Tuan Nicholas saat Tuan Nicholas sudah berada di gazebo itu. dia melihat Richard sedang asik berkutat di laptopnya sampai Richard tidak menyadari kalau Tuan Nicholas sudah berada di sana.


Richard mengalihkan perhatiannya ke arah Tuan Nicholas."Ada apa Pi?"tanya Richard saat Tuan Nicholas sudah duduk di sampingnya.


"Kamu kenal nggak dengan wanita bernama Irene?"


Zidane mengerutkan keningnya dia merasa heran, kenapa Tuan Nicholas tiba-tiba menyebut nama salah satu mahasiswinya


"Kenal, Kenapa Pi? dia itu kan salah satu mahasiswi di tempat kampus aku mengajar. Dari mana Papi mengenal wanita itu?"


"Ayah tidak mengenalnya. Namun, dua orang pria yang menabrak kamu itu mengatakan,bahwa yang menyuruh mereka adalah seorang wanita, yang bernama Irene."


"Apa!!!! Richard terkejut.

__ADS_1


"Kok bisa Pi? padahal kan aku sama dia kalau di kampus biasa-biasa saja. Aku juga tidak terlalu dekat sama dia.


"Targetnya Sebenarnya bukan kamu Nak, melainkan si Dora."


Hening, Richard terdiam. Pria bertubuh kekar itu mencerna ucapan Tuan Nicholas barusan.


"Ada hubungan apa ya Dora dan Irene, karena di kampus aku tidak pernah mendengar kedua orang itu saling berselisih???? pertanyaan demi pertanyaan timbul di hati Richard.


"Apa kamu mau kami bawa bertemu dengan wanita itu ke markas?"tanya dua Nicholas


"Iya Pi, bawa dia ke markas. Aku ingin tahu apa motif dia sebenarnya ingin mencelakai Dora."


Malam harinya, sebuah mobil Pajero berwarna hitam yang dikemudikan oleh anak buah Tuan Nicholas, sudah terparkir di halaman rumah sederhana. Di dalam mobil itu terlihat Richard sedang duduk di samping kursi kemudi.


Richard hanya mengangguk, tatapannya begitu dingin, seolah dirinya ingin menelan wanita yang bernama Irene itu hidup-hidup.


Waktu menunjukkan pukul 02.00 dini hari, jadi suasana di sekitar tempat tinggal Irene terlihat sepi. Kondisi yang mendukung seperti itu, sangat memudahkan orang-orang Richard untuk menyekap Irene malam ini.


Saat ini asisten Tuan Nicholas dan dua orang pria kekar itu sudah berada di teras rumah. Mata Sang asisten mengitari sekeliling tempat itu. Khawatir tindakan mereka malam ini, akan diketahui oleh warga sekitar tempat tinggal Irene.


Terlihat kedua pria bertubuh kekar itu dengan begitu mudahnya membuka kunci rumah itu.

__ADS_1


"Cepat kalian masuk, dan langsung kalian bius saja wanita itu, lalu segera Kalian bawa ke dalam mobil!!! perintah sang asisten pada dua orang suruhannya.


"Baik Tuan!"


Saat masuk ke dalam rumah, kedua pria itu langsung melangkah ke arah kamar, di sana iren sedang tertidur pulas. Salah satu pria yang memegang sapu tangan yang sudah diolesi obat bius itu, langsung mendekat ke arah Irene.


Pria itu lalu menutup hidung dan mulut Irene dengan sapu tangan itu. Awalnya mata Irene sempat terbuka. Namun, kembali terpejam karena pengaruh obat bius yang langsung bereaksi di tubuhnya.


Setelah memastikan kondisi Irene sudah dalam pengaruh obat bius, pria itu langsung membopong tubuh Irene dan bergegas membawanya ke luar rumah. Saat sudah di luar rumah pria yang satunya lagi menutup pintu rumah Irene.


Saat ini sang asisten sudah duduk di kursi kemudi, mesin mobil pun sudah dia nyalakan. Setelah masuk ke dalam mobil, sang asisten langsung menjalankan mobil itu keluar dari halaman rumah itu.


"langsung saja bawa dia ke markas!!" titah Richard dingin.


"Baik Tuan."sahut sang asisten yang mulai menginjak dalam, pedal gasnya membelah jalanan malam.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN


__ADS_2