Aku Ibu Mu, Nak

Aku Ibu Mu, Nak
BAB 8. DORA MULAI PINGSAN


__ADS_3

Saat di perjalanan pulang ke tenda, Pak Richard mulai membuka obrolan. Guna memecah keheningan yang sedari tadi membuat mereka canggung berada di tempat yang sama, namun tidak ada percakapan sama sekali.


"Teman kalian itu Kenapa bisa sampai pingsan? tanya Pak Richard kepada dua mahasiswi yang duduk di dalam mobil miliknya.


"Dari tadi malam Dia memang kurang sehat pak. Tadi sebelum kami berangkat berkeliling perkebunan untuk menikmati indahnya perkebunan dan menikmati buah-buah yang ada di sini, kami sudah melarangnya untuk ikut. Tapi dia memaksa untuk ikut katanya dia mau melihat suasana perkebunan di sini."tutur Amor kepada Pak Richard yang saat ini masih setia menyetir mobil miliknya.


"Terus? Pak Richard masih penasaran.


"Terus, tadi kan matahari lagi terik banget, perjalanan pulang ke tenda juga masih jauh. mungkin karena itu Dora tiba-tiba pingsan. Untung saja dia berada di tengah dia Tengah di antara kami. Jadi saya dan Moresette langsung menangkap tubuh Dora, sehingga tubuh Dora tidak sempat jatuh ke tanah."


Pak Richard lalu manggut-manggut. Pria itu tidak menanggapi lagi penuturan Amor.


Moresette menoleh ke arah jok belakang. "Dora dimana Amor apa sudah ada tanda-tanda dia akan sadar? tanya Moresette khawatir.


"Belum, dari tadi dia kayak orang tidur saja. Badannya mulai demam."Amor memegang dahi Dora.


"Kalau begitu nanti kalian ikut saya pulang ke kota,karena kalau kalian ikut bus akan memakan waktu lebih lama. Ini sudah jam dua belas siang, kalau kalian ikut bus kemungkinan jam lima sore bus baru berangkat dari sini. Karena harus membongkar tenda terlebih dahulu.


Sementara di tempat lain, tampak rombongan mahasiswi baru saja keluar dari rest area mereka memutuskan untuk kembali ke tenda.


"Irene, kok nggak jadi ikut Pak Richard?" tanya Pak Jon. saat mengimbangi langkahnya dengan langkah Irene.


"Mobilnya sudah penuh Pak." sahut Irene yang masih merasa dongkol dalam hati.


"Ya sudah, kalau begitu kita langsung pulang saja ke tenda.


"Pak, kira-kira kalau kita boleh tau kita balik ke kota jam berapa ya?" tanya salah satu mahasiswi kepada Pak Jon.


"Mungkin sekitar jam empat atau jam Lima sore. Ini saja kita belum makan siang. Jadi nanti sehabis makan siang, Kita istirahat dulu sekitar tiga puluh menit atau satu jam baru itu kita bersama-sama membongkar tenda."Pak Jon menjelaskan sesuai dengan apa yang sudah direncanakan tadi malam bersama Pak Beni."


"Wah, kalau jam lima sore bakalan kelamaan kita pulang ke rumahnya pak." keluh salah seorang mahasiswa berambut ikal itu.


Makanya nanti begitu sampai di perkemahan habis makan kalian Langsung saja bersiap-siap membereskan barang-barang pribadi kalian.

__ADS_1


"Siap pak." sahut mahasiswa itu serempak.


Sementara Irene dari tadi sedikit menjaga jarak dari mahasiswi yang asik ngobrol dengan Pak Jon. Irene kembali memikirkan kejadian tadi malam.


"Tadi malam Saat aku tinggal ke toilet, Pak Richard pergi ke mana? kok semua tanda-tanda dosen sudah aku periksa Tapi tetap saja aku tidak menemukan dia. Saat aku cari di acara api unggun juga dia tidak ada. Ke mana ya? Pak Richard tadi malam menyalurkan hasrat seksualnya?"Irene bermonolog sendiri di dalam hati.


Akhirnya mobil yang dikemudikan oleh Pak Richard sudah memasuki area perkemahan.


"Tenda kalian di mana? biar nanti kalau nggak kejauhan mengambil barang-barang pribadi kalian.


"Di sana Pak." Moresette menunjukkan arah samping kanan.


Pak Richard lalu membelokkan mobilnya ke arah kanan. "Stop Pak, parkir di sini saja."Moresette meminta kepada Pak Richard untuk segera memarkirkan mobilnya.


Pak Richard lalu memarkirkan mobilnya di tempat yang Moresette maksud. Setelah menarik rem tangannya, Pak Richard lalu membuka sabuk pengaman yang ia gunakan.


"Amor, kamu tetap jaga Dora di mobil ya. Dan Moresette kamu masuk ke dalam tenda kamu bawa semua barang-barang kalian yang ada di tenda. Masukkan semua di jok paling belakang."perintah Pak Richard


"Saya mau menemui Pak Bima mau pamit pulang duluan, sekalian mau minta izin pulang juga untuk kalian bertiga." sahut pak Richard .


Pak Richard menutup pintu mobilnya kembali.


Setelah Pak Richard turun, Moresette juga ikut turun. "Aku mau ke tenda dulu, untuk mengambil barang-barang kita." pamit Moresette pada Amor.


Di dalam tenda Moresette bergegas mengambil tasnya terlebih dahulu Dia memasukkan barang-barangnya ke dalam tasnya. Kemudian lanjut mengambil tas Amor dan memasukkan barang-barang Amor juga. Setelah itu yang terakhir dia mengambil tas dan buru-buru memasukkan barang-barang pribadi Dora ke dalam tas.


Setelah dirasa semua sudah beres, Moresette lalu bergegas keluar dari dalam tenda, dia takut Pak Richard sudah menunggu di dalam mobil. Moresette kembali berjalan ke arah mobil. Pak Richard dengan membawa satu tas ransel di bahunya dan dua tas ransel yang dibawa di tangan kanan dan kirinya.


"loh Pak Richard belum kembali Amor? tanya Moressette saat dia sudah tiba di samping mobil.


"Belum."


"Aduh, aku nggak bisa buka pintu belakang mobilnya Pak Richard keluh Moresette

__ADS_1


"Nah, itu Pak Richard sudah datang."ucap Amor melihat dosen itu berjalan mendekat ke arah mobil.


"Sudah? kok tasnya belum kamu masukin ke jok belakang?


"Saya nggak bisa buka pintu belakang Pak." jujur Moresette yang memang kurang begitu paham mengenai bagian-bagian mobil karena dia bukanlah anak orang kaya.


"Kamu ikut saya ke belakang mobil!"


di dalam mobil Dora mulai terbangun dari pingsannya. Matanya perlahan terbuka dan mengitari ruangan mobil yang tidak luas itu. Dora lalu duduk bersandar pada sandar jok mobil.


Tangan kanannya sambil memijat kepalanya.


"Kita di dalam mobil siapa, Amor? tanya Dora lirih.


"Ini mobil Pak Richard, tadi tiba-tiba kamu pingsan saat di jalan mengelilingi perkebunan. Lalu kami bawa kamu ke rest area yang ada di sana. Setelah lama menunggu, kamu belum sadar lalu dosen menghubungi Pak Richard untuk meminta bantuan. Dan kebetulan Pak Richard bawa mobil, jadi Pak Richard datang ke rest area, untuk membawa kamu kembali ke tenda.


Terus kenapa kita masih di sini Amor? Kenapa nggak turun dari mobil ini dan masuk ke tenda saja?


"Badan kamu demam Dora, jadi kita pulang ke kota langsung ikut mobil Pak Richard saja karena kalau ikut bus, kita nyampe sampai larut malam.


Selesai memasukkan tas-tas ransel ke dalam jok paling belakang, Moresette selalu berjalan ke arah samping mobil dia bermaksud ingin segera naik ke dalam mobil itu.


"Eh, kamu sudah sadar Dora? tanya Moresette saat dia baru saja membuka pintu mobil.


"Iya besty baru saja." sahut Dora masih dengan suara lirih.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA BARU EMAK "Aku Ibu Mu, Nak"

__ADS_1


__ADS_2