
Tepat jam dua belas siang, sebuah notifikasi pesan masuk di ponsel Mia.
"Onty, ponsel Onty bunyi."Mauren menyerahkan ponsel yang Mia letakkan di sofa ruang keluarga.
Ia lalu mengambil ponselnya dari tangan Mauren. Wanita itu langsung membuka pesan di aplikasi berlambang hijau itu. Ternyata Afrian yang mengirim pesannya.
"Assalamualaikum! lagi di mana? Apa kamu sudah makan siang?
"Waalaikumsalam. sudah."balas Mia singkat.
Kemudian dia mengambil foto Mauren, lalu dia kirimkan ke Afrian.
"Kamu lagi di rumah Richard Mia?"
"Iya Kak.
"Kakak boleh ke sana?"
"Terserah Kakak."
Beberapa saat kemudian, mobil Afrian tiba di halaman rumah Richard. pria itu langsung turun dari dalam mobilnya. Afrian banyak membeli cemilan untuk Mia dan mauren.
Ketika salah satu asisten rumah tangga mendengar suara bel berbunyi, langsung membuka pintu rumah dan mempersilahkan Afrian untuk langsung masuk ke ruang keluarga.
__ADS_1
"Om, Afrian!!"teriak Mauren.
Mauren langsung berdiri dan berjalan menghampiri Afrian, saat melihat Avril menenteng dua kantong kresek barang belanjaan yang berisi snack dan minuman kota.
"Ini apa om?"tanya anak kecil itu yang saat melihat kantong."
"Ini untuk Mauren."
Afrian selalu meletakkan kantong kresek tersebut di atas lantai. Mauren langsung memeriksa isi kantong kresek itu dan mengambil snack serta minuman susu kotak.
Setelah puas memakan makanan bawaan dari Afrian, Mauren lalu berbaring di ruangan itu, Bantal sofa. Mia mendekati Mauren dan mengusap punggung Mauren agar anak kecil itu cepat terlelap.
Mia masuk ke toilet yang ada di kamar lantai bawah untuk buang air kecil. saat keluar dari toilet, ternyata Afrian masuk ke dalam kamar Itu juga dan mengunci pintu kamar.
Pria itu lalu mendekati Mia, mengejut bibir minyak yang tipis. Sambil kedua tangannya melepaskan pakaian Mia satu persatu. dan mengangkat tubuh seksi itu ke atas ranjang. Afrian langsung menindih tubuh wanita itu dan mulai melakukan pemanasan.
"Aaaa....sakit kak!!
****
Dora dan Richard sedang dalam perjalanan pulang ke rumah.
"Mas apa nggak sebaiknya kita beli sesuatu untuk Mia dan Mauren?"
__ADS_1
"Kita belikan apa ya sayang?"
"Bagaimana kalau kita beli roti dan es krim?"
"Oke"Richard terlalu melajukan mobilnya ke arah toko yang menjual makanan tersebut.
Setelah Richard memarkirkan mobilnya di sana, Richard turun dari mobilnya, diiringi juga oleh istrinya. Tokoku yang mereka masuki adalah cabang dari toko roti milik Nyonya Alena.
Toko itu baru saja dibuka oleh Nyonya Alena sekitar 3 bulan yang lalu, sehingga karyawan yang ada di sana tidak ada yang kenal dengan Richard.
Terlihat Richard membantu orang memegang sebuah nampan. Pria itu berjalan mengikuti langkah istrinya yang mengambil beberapa kue dan roti lalu meletakkannya ke nampan.
Setelah nampak itu penuh, Richard lalu membawa kemeja kasir. Kasir itu satu persatu memasukkan kue bolu dan roti itu ke dalam kantong kresek dan kotak kue.
Setelah membayarnya, Richard langsung membawa kantong kresek yang berisi roti dan kotak yang berisi kue bolu yang dipotong kecil. Kemudian keluar dari toko, Richard langsung melangkah ke arah mobilnya untuk memasukkan barang belanjaan itu ke jok Tengah.
"Mas aku ke toko sebelah dulu ya, mau beli es krim."
Di toko es krim, Dora membeli berbagai macam es krim kesukaan putrinya. setelah membayar, Dia segera kembali ke dalam mobilnya, menyusul suaminya yang sudah duduk di kursi kemudi.
Bersambung.....
hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏
__ADS_1
JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓
JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN