Aku Ibu Mu, Nak

Aku Ibu Mu, Nak
BAB 80. MENIKAH YUK


__ADS_3

"Kamu di mana sih Katanya anak kamu tidak punya pacar."Ciledug Papanya lady.


Papanya Afrian menggaruk belakang kepalanya."Aku benar-benar minta maaf. Aku nggak tahu kalau Afrian sudah punya pacar. Kamu lihat sendiri kan tadi, kami baru saja kenalan."sahut Papanya Afrian dengan tidak enak hati.


"Pa, lebih baik kita pulang saja tegas mamanya lady dengan nada kecewa.


"Loh kok langsung pulang Bu, Kalian kan belum makan."sahut Namanya Afrian.


"Maaf Bu, kami pulang sekarang saja."


wanita paruh baya itu lalu menarik tangan putrinya. suaminya juga ikut mengiringi langkah kaki Putri dan istrinya. pria paruh baya itu pergi tanpa pamit pada Papanya Afrian.


Sepeninggalan Ledi dan kedua orang tuanya, mamanya Afrian berjalan menghampiri Mia.


"Kamu cantik sekali Mia. Pantesan saja Afrian rela membujang sampai usianya ....


"Ah tante terlalu berlebihan. Tante juga masih terlihat cantik di usia tante yang sekarang ini."Puji Mia.


Mia lalu melepaskan tautan tangannya pada lengan Afrian.


"Kenapa dilepas sayang?"tanya mamanya Afrian.


"Nggak apa-apa Tante."sahut Mia merasa tidak enak hati berusaha mengembangkan senyumnya.


"Afrian, cepat kamu ajak Mia makan."


"Iya Ma."sahut pria tampan yang berada di samping Mia. Lalu Afrian membawa Mia ke arah meja prasmanan.


"Mia, kita beneran pacaran kan?"


"CK ... apaan sih Kak Afrian ini. Kan aku tadi cuman bantuin kakak aja biar tidak dijodohin dengan wanita modern begitu."


"Mia, tapi orang tua kakak taunya kita pacaran lho."


"Ini salah Kakak sendiri kenapa tadi nyuruh aku iya in aja."Mia lalu menjauhinya, wanita itu berjalan ke arah meja makan.


Selesai menyantap hidangan pesta, Mia diajak oleh mamanya Afrian naik ke panggung pelaminan bersama Afrian. wanita paruh baya itu ingin mengabadikan kebersamaan anaknya dengan Mia.


Mia dimintanya berfoto berdampingan dengan Afrian, yang mana Mia berada di posisi mempelai wanita sedangkan mamanya Afrian berada di samping mempunyai pria, tidak ketinggalan Papanya Afrian yang juga berdiri di samping wanita paruh baya itu.

__ADS_1


Setelah mengucapkan selamat pada kedua mempelai, Mia dan Afrian lalu turun kembali dari panggung pelaminan.


Beberapa saat kemudian, MC memberi pengumuman bahwa sebentar lagi akan diadakan acara lempar buket bunga oleh kedua mempelai. para wanita yang belum menikah di masjid berkumpul di tengah-tengah untuk mengikuti acara lempar bunga.


"Mia, Ayo kamu ikut ke barisan mereka."tunjuk Afrian pada segerombolan wanita yang sedang bersiap untuk menangkap buket bunga. posisi keduanya saat ini masih berada di depan panggung pelaminan.


"Ngak!!"tolak Mia, dia hanya ingin menyaksikan acara tersebut saja dari tempatnya berdiri saat ini.


Saat ini kedua mempelai sedang memegang buket bunga di tangan mereka. keduanya bersiap melempar buket bunga itu dengan mengikuti arahan dari MC itu.


Terdengar suara MC memberi aba-aba dengan berhitung 1 sampai 3.


Kedua mempelai melempar buket bunga tersebut. Buket bunga tersebut ternyata terlempar tepat ke arah Mia. Mia yang kaget itu spontan menangkap bunga itu dengan ekspresi setengah syok.


MC lalu berjalan mendekat ke arah Mia.


"Huuuu.....yeah!!"sorak MC tersebut, diiringi suara tepuk tangan dari tamu yang hadir di tempat itu.


"Siapa namanya Mbak?"MC itu mendekatkan mikrofon ke mulut Mia


"M.....Mia."sahut Mia merasa canggung.


Afrian merasa bahagia sekali melihat Mia mendapat buket bunga itu.


"Mia, karena kamu yang dapat buketnya, itu artinya kita sebentar lagi akan menikah. Kita nikah yuk Mia!"bisik Afrian di telinga wanita itu.


Mia diam saja, dia tidak mau gegabah dalam mengambil keputusan untuk menikah.


"Kak kita pulang sekarang yuk."sahut Mia mengalihkan perhatian.


Afrian lalu melihat jarum jam yang ada di pergelangan tangannya. wajahnya pucat seketika. Hanya kurang beberapa menit saja menunjukkan ke angka sepuluh.


Afrian lalu menarik miya keluar dari tempat itu. Tanpa berpamitan keduanya langsung keluar dari ballroom hotel mewah itu.


"Mia, Kakak takut Papa kamu marah."ucap aprian saat mereka sudah berada di dalam lift.


"Kakak sih sudah dibilangin, Jangan lama-lama."


"Kakak lupa lihat jam."

__ADS_1


Ting


Pintu lift terbuka di lobby hotel. Afrian lalu menarik lengan Mia untuk segera keluar dari hotel itu. kebetulan sepatu yang dikenakan oleh Mia adalah jenis sepatu flat. maka dari itu dia bisa berjalan cepat mengikuti langkah Afrian.


"Buruan masuk Mia!"seru Afrian.


Brak


Brak


Bunyi suara pintu yang ditutup oleh keduanya. Afrian lalu menyalakan mesin mobilnya dan langsung menjalankan mobilnya keluar dari halaman Hotel itu. setelah memasuki Jalan Raya April menginjak lebih dalam lagi pedal gasnya. kebetulan saat ini jalanan sedikit lenggang, sehingga Afrian bisa mempercepat laju mobilnya.


Di rumah utama keluarga Nicholas, nampaknya Tuan Nicholas sedang duduk di kursi teras depan rumah. Pria paruh baya itu menatap ke arah jarum jam yang ada di pergelangan tangannya.


Beberapa saat kemudian sebuah lampu mobil menyorot ke arah wajah pria paruh baya itu. dia langsung berdiri setelah dilihatnya ternyata itu adalah mobil Afrian. Setelah memarkirkan mobilnya, Afrian kembali melihat ke arah jarum jam, ternyata Jam menunjukkan sepuluh lewat.


Afrian dan Mia lalu turun dari dalam mobil itu. kemudian keduanya berjalan ke arah teras. wajah Afrian semakin pucat melihat ekspresi wajah Tuan Nicholas yang datar tanpa ekspresi.


"Telat beberapa menit!! ucap Tuan Nicholas


"Ma...Maaf Om. jalanan sedikit macet. jadi saya tidak bisa pulang tepat waktu."


"Mia masuk!!!"seru Tuan Nicholas.


wanita itu langsung masuk ke dalam rumah.


"Afrian!! kamu kan sudah saya bilang, bawa pulang Mia sebelum jam sepuluh malam. seharusnya kamu pulang lebih cepat lagi, jadi ketika terjadi macet, Kamu tidak akan terlambat seperti ini!"


"Iii iya Om maaf."Afrian menunduk takut.


"Sudah malam, sekarang cepat kamu pulang!"ujar Tuan Nicholas.


"Iya Om, Saya permisi pulang dulu."setelah mengucapkan itu, Afrian lalu berjalan kembali ke arah mobilnya.


Bersambung.....


hai hai redears dukung terus karya author agar outhor lebih semangat untuk berkarya trimakasih 🙏💓🙏


JANGAN LUPA TEKAN, FAVORIT, LIKE, COMMENT, VOTE, DAN HADIAHNYA YA TRIMAKASIH 🙏💓

__ADS_1


JANGAN LUPA MAMPIR KE KARYA EMAK YANG LAIN


__ADS_2