Belenggu Cinta Doker Tampan

Belenggu Cinta Doker Tampan
Ulah Keenan


__ADS_3

"Bos..."


Anto masuk ke dalam ruangan inap Dokter Keenan, dan langsung menghampiri laki laki itu .


Ia tau kalau Bos nya belum tidur dan menunggu berita tentang Erva.


"Kita bicara saja di luar.", ucap Keenan dengan menoleh ke arah orang tuanya.


Meskipun keduanya masih tidur tetapi sebaik nya memang urusan ini dibicarakan di luar saja, dan juga ini yang sifatnya rahasia... tidak boleh ada yang tau selain dirinya dan juga Anto.


Anto mengangguk, paham dengan maksud dari Bos nya ..laki laki itu lalu membantu Dokter Keenan untuk bangun.


"Aku bisa sendiri, sudah baik setelah Erva datang."


Keenan melepas infus nya, ia memang sudah dalam keadaan baik baik saja tinggal menunggu pemulihan saja.


"Dan besok, Bos akan pura pura sakit lagi dan lemas, supaya Nona Erva Kesini lagi..."

__ADS_1


"Jelas, kamu tau juga apa yang aku pikirkan."


Jelas tau, Dokter Keenan yang sekarang bukan lagi Dokter Keenan yang dulu, laki laki itu sudah berubah drastis sejak satu tahun yang lalu, yang lebih tepatnya setelah ia memutuskan untuk menceraikan Amira.


Semua nya kacau dan tidak terkendali, tetapi untung saja ia masih bisa mengontrolnya dirinya sendiri, dengan tidak melakukan percobaan bunuh diri.


Tetapi, Keenan terlalu ambisi untuk mendapatkan cinta Erva lagi, meskipun dengan berbagai cara pasti akan ia tempuh.


"Bagaimana??", tanya Keenan setelah ia sampai di kantin Rumah Sakit, tempat yang paling pas untuk cerita sekalian ngopi..


"Aman Bos, saya sudah melakukan apa yang Bos pinta, dns berhasil. Nona Erva menunggu sampai satu jam dan dia tertidur."


"Kau??"


"Tenang Bos, saya tidak berani melihat ke arah Nona Erva ", tau apa yang akan dibicarakan oleh Keenan, Anto langsung saja mengatakan lebih dulu, ia juga tidak ingin mati muda dengan menjadi penghianat Bosnya.


"Oke, lalu..Erva curiga??"

__ADS_1


"Sama sekali tidak....bahkan dia tidak menanyakan apa apa, hanya pasrah saja."


Yah, kejadian tadi adalah murni dari ulah Anto sendiri, yang memang berpura pura untuk memperlambat laju mobil nya , hingga tiba tiba membuat mobil itu mati seketika.


Dan itu semua atas perintah dari Keenan. Akal liciknya itu menginginkan Erva batal makan malam dengan Anjar, dan itu berhasil.


"Bagus....aku suka cara kerja mu, bonus akan aku transfer.", ucap Keenan yang merasa puas dengan apa yang sudah dilakukan Anto, dan tentu saja berhasil membuat pertemuan Erva dan Anjar gagal.


"Lalu, apa yang harus saya lakukan lagi Bos?"


Tentu saja Anto dengan Keenan yang pastinya setelah ini akan memberikan tugas untuk dirinya.


"Cukup kamu awasi pergerakan Erva dan juga minta orang untuk mengawasi Dokter Anjar, tapi jangan mencelakakan kedua nya, aku hanya ingin tau bagaimana kelanjutan mereka setelah gagal makan malam."


Anto mengangguk, entah apa yang ada di dalam pikiran Bos nya saat ini. Keenan mamah sangat mencintai Erva, tetapi bukan begini sebenarnya caranya untuk membuat gadis cantik itu luluh kembali, yang ada malahan Erva semakin jauh dari Dokter Keenan, itu yang Anto pikirkan saat ini.


Keenan tersenyum, laki laki itu senang mendapatkan berita tentang Anto dan sebentar lagi semua yang ia inginkan akan tercapai...

__ADS_1


"Erva, kamu akan menjadi milikku sayank...."


__ADS_2