Belenggu Cinta Doker Tampan

Belenggu Cinta Doker Tampan
Rencana Keenan


__ADS_3

"Kalau menurut Aku mendingan kamu terima saja, lagi pula yang aku tangkap itu cerita kamu, kedua orang tua kamu juga tidak akan menikahkan kalian secepat ini masih ada waktu 2 tahun lagi untuk kalian menikah ya itung-itung sebagai wujud bakti kamu kepada orang tua kamu. Jika nanti ke depannya ada apa-apa yang pasti kamu tidak menyesal dan semua masih bisa dibicarakan apakah kalian mau lanjut untuk menikah atau tidak Itu sih menurut aku bisa kamu pertimbangkan dulu. Lagipula tidak ada salahnya Keen, toh itu hanya pertunangan."


Keenan mendengarkan apa yang diucapkan oleh Dimas ia pun mengangguk pelan terus juga tidak ada salahnya hanya keturunan saja dan masih bisa dibicarakan lagi sepertinya itu Dimas itu cukup cemerlang itu sudah punya kekasih yang pastinya ia harus membicarakan ini sama Kinara tentu saja bukan untuk meneruskan dari pertunangan menjadi pernikahan.


"Aku pergi dulu, terima kasih untuk caranya. Lain kali kita sambung lagi pertemuan ini."


Tidak banyak berkata-kata, Keenan langsung saja meninggalkan Dimas,  ia keluar dari kafe itu untuk menuju mobilnya dan bukan untuk pulang ke rumah tetapi ia akan menemui Kinara pastinya ia akan mendiskusikan semuanya ini.


Mobil yang dikemudikan oleh Keenan sudah sampai di cafe di mana cafe itu letaknya tidak jauh dari sekolah Kinara dan pastinya ia paham benar jika jam segini Kinara masih di sekolah karena ia tahu gadis barbar seperti Kinara itu pulang sekolah tidak langsung pulang tetapi main dulu atau nongkrong.


Dan tebakan Keenan benar kalau Kinara masih menggunakan seragam putih abu abu, tidak masalah bagi Keenan yang paling penting adalah ia harus membicarakan rencana ini kepada Kinara.


"Maaf Om terlambat biasalah anak muda pacaran dulu."


Dengan gamblangnya Kinara mengatakan itu pada sejatinya ia tidak habis pacaran tetapi ada ekskul di sekolahnya.


Namun sengaja memang Kinara mengatakan itu supaya Keenan berubah pikiran dan tidak menerima perjodohan ini biasalah ia tahu karena ada laki-laki yang perfect yang pastinya tidak mau menerima calon istri seperti Kinara yang barbar dan nakal apalagi jika tahu kalau Kinara mempunyai pacar dan sering pacaran tentu saja pikiran karena nanti sudah kemana-mana terlebih lagi Keenan adalah laki-laki dewasa.


"Tidak masalah, duduklah dan pesan sesuai yang kamu inginkan."

__ADS_1


Kali ini Keenan harus bersikap lembut ia harus mengontrol emosinya tidak boleh marah-marah bukan karena ia terpesona dengan kecantikan Kinara tidak begitu tetapi untuk mendiskusikan semuanya ini harus dengan kepala dingin tidak boleh dengan emosi apalagi keinginan ada sesuatu yang penting yang harus dibicarakan dengan Kinara dan juga ada rencana yang harus dijalankan oleh keduanya.


"Terima kasih kebetulan sekali aku lapar."


"Pesan lah kau makan dulu, emangnya pacar kamu tidak memberikan makan tadi?"


"Tadi sudah makan tapi karena aku jalan-jalannya selama 4 jam jadi aku lapar lagi, sebentar ya Om aku pesen makanan tidak apa-apa kan kalau aku borong makanan di tempat ini karena aku lihat makanan di sini enak-enak."


Tentu saja tidak masalah bagi Keenan meskipun diborong sekalian atau dibeli seisi kafe ini tidak masalah tidak akan habis hanya untuk mentraktir Kinara tetapi yang tidak habis pikir gadis seperti Kinara ini mampu memesan makanan yang cukup banyak dan ia tidak canggung lagi bahkan sangat cuek terhadap keinginan yang ada di depannya padahal ia dan Kinara belum lama kenal tetapi mengapa gadis itu tidak jaim dan berbuat sesukanya.


Dan ternyata memang benar, Keeenan melototkan matanya ketika ia melihat banyaknya makanan yang sudah dipesan Kinara hingga memenuhi atas meja dan pastinya Keenan berpikir bagaimana caranya gadis itu menghabiskan semua makanan padahal tubuhnya sangat kecil sekali.


Aku memang suka dengan gadis yang tidak jaim dan apa adanya tetapi Kinara parah sekali , bagaimana dia bisa menghabiskan makanan itu sepertinya memang aku harus segera melaksanakan misi itu dan tidak akan menikahi dia.


Setelah beberapa menit menghabiskan makanan yang melihat Kinara sudah sampai dengan bibirnya menggunakan tisu langsung saja mengatakan apa yang akan dikatakannya.


"Kamu setuju dengan perjodohan yang dilakukan kedua orang tua kita?"


"Setuju dari Hongkong, aku sudah bilang aku tidak mau dijodohkan dan aku sudah bilang untuk membatalkan perjanjian kita tapi tetap saja kedua orang tuaku memaksa aku untuk menikah dengan om."

__ADS_1


"Kalau begitu kita sama, bahkan Mamiku juga sudah mengatur keturunan kita Minggu depan apa kamu sudah tahu?"


"What? Gila?? Sumpah deh Om, Aku kaget dan aku baru mendengar ini dari Om, minggu depan? ini gila banget.. Aku tidak mau lah."


Ternyata dugaan Keenan memang benar kalau perjodohan ini semata-mata hanya kedua orang tuanya saja yang menginginkan bahkan tentang pertunangan minggu depan itu adalah rencana dari kedua orang tuanya karena Kinara sendiri belum tahu.


Dan Keenan semakin yakin untuk merencanakan sesuatu yang akan membatalkan pernikahan mereka tidak apalah hanya sekedar perjodohan saja dan juga masih batal.


"Bukan hanya kamu saja yang menolak aku pun menolak tetapi bagaimana mungkin kedua orang tuaku ngotot bahkan mereka juga mengancam sesuatu kalau aku tidak mau melakukan pertunangan minggu depan."


"Lalu bagaimana? apa kita kabur saja Om supaya pertunangan itu tidak terjadi ? Aku tidak mau, aku sudah punya pacar lagian aku tidak mau menikah muda apalagi sama Om!!"


"Kurang ajar!! aku pun juga sama aku tidak mau menikah sama kamu, gadis ABG labil yang barbar yang entah kamu masih perawan atau tidak!"


"Nah itu om tahu, maka dari itu batalkan perjodohan ini. Om bilang saja sama orang tua Om kalau aku sudah tidak perawan, pastinya mereka tidak mau kan kalau menerima aku sebagai menantunya karena aku bukan gadis baik baik."


Ya Kinara terpaksa melakukan itu supaya ia jelek di mata Keenan dan kedua orang Keenan, tidak apa yang penting ia batal dijodohkan dengan laki-laki yang sudah tua dan juga sombong.


"Aku sudah tahu, apalagi pergaulan kamu yang bebas pastinya kamu sudah tidak perawan lagi , begini saja aku sudah ada ide supaya kita tidak jadi menikah."

__ADS_1


"Bentar bentar tidak jadi menikah berarti kita jadi bertunangan begitu maksudnya Om?"


Ya dari tadi Kinara menyimak apa yang diucapkan oleh Keenan dan pastinya ia juga kaget batal menikah tidak berarti batal juga pertunangan karena Kinara sempat berpikir kalau Keenan akan menyetujui pertunangannya tetapi nanti akan membatalkan pernikahannya.


__ADS_2