
Keenan berusaha untuk baik baik saja, memang ia tidak menampik saat Amira ingin bertemu dengan nya tetapi langsung ia tolak, bahkan dengan terang terangan Keenan mengusir Amira dan tidak mau mendengar penjelasan apapun lagi dari mulut wanita itu, kini ... mendengar Tante Mita meminta maaf, rasanya hati Keenan sakit, apalagi melihat kondisi Tante Mita yang mungkin tinggal sebentar saja umur nya.
Ada sedikit penyesalan di dalam hati Keenan, andai saja dulu ia mendengar apa yang ingin di katakan oleh Amira, pastinya...ia tidak akan melihat Tante Mita seperti saat ini, yang terlihat sangat menyesal.
"Tante bicara apa?? seharusnya aku yang meminta maaf karena tidak mengetahui tentang Tante.", ujar Keenan.
Keenan melihat ke arah Tante Mita yang saat ini meneteskan air mata, laki laki tidak tega dan segera menghapus air mata Keenan, dan memeluknya.
"Tidak Keen, semua gara gara Tante, kalau Tante tidak sakit, Mira tidak akan meninggalkan kamu..."
Keenan semakin dibuat bingung dengan ucapan Tante Mita, dan ia merasa ada yang tidak beres dan yang di sembunyikan dari nya...
Tetapi, kali ini...Keenan tidak mau menyia-nyiakan kesempatan, selagi Amira belum datang...ia akan mendengarkan semua yang dikatakan oleh Tante Mita.
"Maksud Tante??"
Keenan seperti orang bodoh saja, banyak teka teki di dalam hidup nya , dan ia yakin...apa yang menyebabkan Amira selingkuh....itu bukan karena dari Amira sendi, tetapi..ada sangkut pautnya dengan orang lain.
"Tolong dengarkan Tante ya Keen, Tante yakin...kamu masih mencintai Amira....."
Wanita yang merupakan Ibu dari Amira itu merasa harus meluruskan semua kesalahpahaman yang terjadi, dan tentu nya beliau akan menceritakan kebenaran nya.
Entah apa tanggapan Keenan setelah mendengar ceritanya, Tante Mita sudah pasrah ...yang terpenting... beliau bisa menyampaikan apa yang selama ini di pendam, karena memang sudah sejak lama... Tante Mita ingin bertemu dengan Keenan, dan mengatakan apa yang sebenarnya terjadi, sebelum beliau menghembuskan nafas terakhir nya.
Tidak dapat menjawab apa yang dikatakan oleh Tante Mita, dan Keenan saat ini dilema, karena di dalam hatinya...bukan hanya ada Amira saja tetapi...juga ada Erva.
Dan memang benar, kalau Erva menjuluki Keenan salah Dokter galon, alias Dokter gagal move on ..yang kenyataan nya memang seperti itu, meskipun sudah ada Erva tetapi. ..nama Amira masih ada di dalam hatinya saat ini.
"Kamu masih ingat kejadian satu tahun yang lalu kan???"
__ADS_1
Dengan hati hati Tante Mita bertanya pada Keenan, ia tidak mau Keenan sedih dan sakit hati mengingat kejadian dulu.
"Iya Tante, aku masih ingat..."
Bagaimana mungkin Keenan bisa melupakan semuanya, jika bayangan laki laki lain dengan Amira saat itu masih selalu ada di dalam benak nya, bahkan satu bulan pertama dulu, tiap malam Keenan selalu memimpikan hal yang sama
"Itu semua karena Tante.."
"Karena Tante, maksud nya???"
Keenan semakin dibuat bingung saja, karena Tenteram Mita, apa maksud nya dan apa yang sebenarnya terjadi???
"Iya, karena Tante, Mira melakukan itu...dia tidak mencintai laki laki itu, tetapi laki laki mencintai Mora dan terobsesi dengan Mira...."
"Awalnya Mira menolak, saat laki laki itu datang untuk melamar Mira, tetapi... malam itu.... Tante tiba tiba jatuh sakit dan pingsan, hingga Mira dan dia membawa Tante ke Rumah Sakit..."
"Di sana, kondisi Tante sudah kritis, dan harus di operasi malam itu juga, tetapi...kamu tau sendiri... keuangan Tante lagi ada masalah, hingga laki laki menawarkan sebuah penawaran untuk membiayai operasi dan juga perawatan Tante sampai sembuh, tetapi...Amira harus....."
Kenapa kamu tidak cerita sama aku Ra, kenapa kamu pendam sendiri?? dan kenapa juga tidak meminta bantuan dari aku??
Tidak perlu dijelaskan lagi sedetail nya, Keenan yang pintar tentu saja ia paham apa kelanjutan dari cerita itu, dan kini...bukan hanya tubuhnya saja yang bergetar... tetapi juga tangan nya yang terkepal, rasanya ia ingin membogem laki laki itu yang sudah menghancurkan masa depan mantan tunangan.
"Jadi, Amira bukan selingkuh Tante??", Tante Mita menggeleng.
Apa itu ceritanya, yang pasti...semua itu bukan keinginan Amira, gadis itu rela menukar tubuh nya dan masa depan nya hanya demi sebuah uang untuk pengobatan Ibunya.
Keenan mengatur nafasnya, hatinya kembali sesak saat menerima kenyataan pahit yang selama ini ia tidak tau kebenaran nya.
Nyeess.....
__ADS_1
Hati Keenan saat ini bagai terbelah dua, di satu sisi....ia senang karena ternyata Amira tidak pernah menduakan cinta nya, tetapi...di sisi lain ... bagaimana dengan Erva???
Yah, setelah mendengar cerita dari Tante Mita, hati Keenan saat ini porak poranda, lagi lagi ia dilema ...ikut saja...hatinya masih terpaut dengan Amira, cinta pertama nya yang sampai saat ini belum hilang dari hatinya, meskipun Keenan juga mencintai Erva.
"Lalu apakah Amira sudah menikah Tante???"
Pertanyaan yang Keenan sendiri harus mendengarkan jawaban nya yang mungkin akan membuat hatinya sakit hati dan terluka.
"Belum, laki laki itu ternyata hanya memanfaatkan Mira saja, dan tidak mau menikahi nya...."
Sesak rasanya hati Keenan, jika ia mendengar kalau Amira sudah menikah malahan tidak masalah, tetapi... sebaliknya.....
"Lalu Amira bagaimana Tante??"
"Amira??...kamu tau sendiri bagaimana dia....di depan kita, ia pura pura bahagia.... terapi... sejatinya...hatinya hancur, dan Tante tau...."
"Tante juga tau kalau kamu masih sangat mencinta Amira, iya kan Keenan???"
Tanpa sadar Keenan mengangguk, Entah itu karena kasian melihat Tante Mita atau memang dari dalam hatinya sendiri yang masih mencintai Amira.
Tante Mita tersenyum, "Syukurlah kalau begitu, Tante akan tenang jika pergi dalam waktu dekat ini, titip Mira ...Tante tau kalau kamu dan dia masih saling mencintai...."
"Tapi, kamu belum menikah kan Keen?"
Seketika Keenan kaget. Pertanyaan ini membuat Keenan tidak bisa berpikir secara jernih, ia lalu dengan reflek menyembunyikan tangan yang ada cincin pertunangan nya dengan Erva. Dan Keenan mengangguk.
Maafkan aku Er, maafkan aku ....
"Alhamdulillah..... Tante ingin melihat kamu dan Erva menikah sebelum Tante meninggal, tetapi...kalau tidak bisa, Tante titip Mira ..jaga Mira....."
__ADS_1
"Pasti Tante, aku akan menjaga Amira, dan aku yakin.... Tante pasti akan baik baik saja."
Ucap Keenan dengan senyuman, meskipun ia tau kalau umur Tante Mita tidak lama lagi, karena ia sudah mempelajari tentang penyakit yang diderita oleh Tante Mita, dan memang tidak ada bisa dilakukan lagi selain membuat wanita itu bahagia di sisa umur nya.