
Deg
Keenan kaget dengan ucapan Erva, ia membalikkan tubuh gadis cantik itu kemudian menatap wajah Erva dengan serius.
"Kamu melihat nya???", Erva mengangguk.
"Maaf, aku...tidak sengaja melihat nya...."
Erva memalingkan wajah nya, rasanya ia tidak kuat ditatap lama lama oleh Keenan, apalagi dalam jarak dekat seperti ini.
Merasa tidak kuat, Erva melepaskan diri dari tangan Keenan yang masih melingkar di perut nya., kemudian menatap ke arah jendela, dan membiarkan Keenan berpikir sejenak.
"Maaf, tidak seharusnya berada di sana...."
Keenan begitu menyesal, tidak seharusnya ia membuang foto Amira di tempat sampah. Yah, ia sadar kalau tadi sempat membuang foto Amira, dan mengganti nya dengan foto Erva.
Keenan yang merasa bersalah, langsung menghampiri meja kerja nya, kemudian mengambil foto Amira di tempat sampah, lalu merobek nya.
'Maaf Ra, aku harus melupakan kamu. Aku tidak mau Erva sakit hati melihat foto kamu....'
__ADS_1
Keenan dengan yakin merobek foto Erva, ia bahkan tidak mengeluarkan air mata sedikit pun. Keenan juga sangat yakin dengan keputusan nya, kalau ia akan melupakan Amira dan memulai kehidupan baru dengan Erva, gadis yang sudah berhasil mencuri perhatian nya.
"Kalau tidak sanggup jangan dipaksakan Kak....", ucap Erva yang saat ini masih melihat ke arah Keenan.
"Aku yakin Beb, sangat yakin ...kamu bisa melihat sendiri kan kalau aku sudah merobek nya, dan hanya foto mu saja yang ada di mejaku." jawab Keenan yakin , bahkan ia lupa kalau masih menyimpan foto Amira di lacinya.
Erva tersenyum, membenarkan ucapan Keenan, dan ia bisa melihat Ekspresi wajah Keenan yang memang serius ingin melupakan sang mantan.
'Tapi, tunggu dulu ...itu yang sendiri an foto nya, bagaimana yang ada di laci, yang sangat mesra??'
Erva baru mengingat satu foto lagi yang masih tersimpan di laci meja, apa Keenan lupa atau sengaja tidak membahas nya??
Erva duduk dengan manis, tentu saja ia tidak ingin membuat Keenan curiga dengan senyuman nya, karena Erva ingin tau lebih banyak lagi mengenai laki laki itu dan sang mantan, terlebih foto mesra yang ada di laci meja.
"Sudah kan?? sudah aku sobek dan aku buang, jadi kamu jangan meragukan keinginan aku untuk melangkah lebih jauh dengan kamu.... aku serius dan tidak main main dengan ucapan aku... percaya lah...."
Erva mengangguk, lalu ia menarik nafas nya dalam dalam. "Lalu bagaimana dengan foto mesra Kakak dengan dia???"
Jlebbb
__ADS_1
Keenan kaget lagi, padahal belum reda jantung nya dibuat jedag jedug dari tadi, kini satu pertanyaan lagi membuat Keenan kembali kaget.
"Foto mesra??"
Bukan pura pura tidak tau, tetapi memang tidak mengerti apa yang di maksud oleh Erva, foto mesra yang bagaimana lagi??
"Iya, foto Kakak dengan dia, di laci meja..."
'Astaga....kenapa aku lupa dengan foto itu?? pasti Erva sudah berpikir yang tidak tidak.....bodoh kamu Keen, kenapa tidak kamu buang sekalian tadi.....'
"Maaf ..aku lancang membuka laci meja Kakak, dan aku menemukan di sana ...."
"Kamu tidak salah , aku lah yang bersalah dalam hal ini ..."
Keenan membuka laci meja dan mengambil foto mesra ia dengan Amira., lalu dengan cepat tangan nya merobek kembali foto itu.
"Kak...."
Erva merasa bersalah, seharusnya tidak perlu sampai di sobek segala...cukup di simpan dan tidak dikeluarkan lagi.
__ADS_1