Cinta Berselimut Dendam

Cinta Berselimut Dendam
Awal Mula Petaka


__ADS_3

Setelah beberapa saat melampiaskan kekesalan dan bersandar santai di kursi kerja nya Anton baru sadar perutnya protes keras menandakan dia lapar. diliriknya jam mewah merk designer ternama yg melingkar indah ditangan nya.


"wow sudah jam 1 siang, pantas saja aq merasa lapar. baiklah aq akan keluar makan siang. mungkin ada baiknya aq mengajak Adrian makan siang bareng sambil aq akan protes mengenai proyek sialan ini" Anton


Anton bergegas meninggalkan ruangan kerjanya yg masih berantakan, dia memberikan isyarat kepada asisten nya masuk kedalam ruangan untuk membereskan kekacauan yg sudah dia buat. dia menuju lantai atas dimana Adrian berkantor.


setibanya di lantai ruangan dimana kantor Adrian berada Anton langsung menuju pintu masuk namun dia di hentikan oleh seorang gadis berparas rupawan.


"selamat siang tuan. mohon maaf tuan muda Adrian sedang tidak ada diruangan nya, mungkin ada yg bisa saya bantu sampaikan pada saat nanti tuan muda Adrian kembali" Rosie


"oohh benarkah, kemana Adrian pergi apakah dia mengatakan sesuatu kepadamu sebelum dia pergi. dan ngomong ngomong aq belum pernah melihatmu sebelumnya disini. aq tak tahu ada gadis secantik kamu bekerja disini. andai saja aq tahu seharusnya aq lebih sering mengunjungi Adrian sebelumnya" Anton sambil tersenyum penuh pesona kepada Rosie

__ADS_1


melihat senyum Anton yg mempesona dan cara bicaranya serta tampang rupawan Rosie menjadi tersipu malu sehingga semburat pink terlihat di pipinya.


"mohon maaf tuan, tuan muda Adrian tidak mengatakan kemana beliau pergi. hanya saja beliau pergi bersama dengan tuan Aris. mohon maaf sebelumnya saya adalah karyawan baru tuan jadi mohon maaf atas ketidaknyaman nya" Rosie


"aq selalu merasa nyaman apabila berada dengan gadis cantik sepertimu. apakah kamu sudah menikah" Anton


"mohon maaf sebelumnya, belum tuan saya belum menikah" Rosie sambil menundukkan kepalanya


"mohon maaf sebelumnya, saya belum memikirkan untuk berpacaran saat ini saya hanya ini fokus kepada karir saya tuan" Rosie


"selamat siang tuan muda Anton, maaf saya sedang makan siang dan tidak ada untuk menyambut tuan muda" Donna

__ADS_1


Rosie langsung pucat pasi, ternyata pria didepan yg sedang menggodanya adalah tuan muda Anton yg tak lain adalah kakak dari tuan muda Adrian.


"astagah ternyata dia tuan muda Anton,.. ya tuhan apa yg baru saja aku lakukan. mana aq tahu klo dia adalah tuan muda, aq pikir dia adalah salah satu tamu atau pekerja disini. kenapa dia sangat berbeda dengan tuan muda Adrian. dia lebih ramah dan hangat walaupun dari segi ketampanan memang dia masih dibawah nilai dari tuan Adrian walaupun hanya berbeda tipis. mereka berdua memang kakak adik berparas rupawan. pantas saja banyak orang2 yg sering membicarakan mereka walaupun secara sembunyi sembunyi" Rosie


"apa yg kau lakukan Rosie segera beri salam dan minta maaf kepada tuan muda Anton karena kau menahan nya disini" Donna membentak Rosie


dengan sangat gugup Rosie langsung membungkuk kan badan nya dan meminta maaf kepada tuan muda Anton


"mohon maafkan saya tuan muda Anton, saya sangat ceroboh karena tidak mengenali anda di awal. mohon maafkan kebodohan saya" Rosie


"ha..ha..ha..ha.. aahh sudahlah jangan terlalu keras dan kaku kepadanya Donna, aq bukan adikku Adrian. jangan lah kau marah padanya. wajar saja karena dia baru bekerja jadi dia tidak hafal wajah semua orang yg bekerja disini.. ooh baiklah kurasa aq akan segera pergi. sampai jumpa wanita wanita cantik, aq pastikan aq akan sering datang berkunjung" Anton berlalu sambil mengedipkan sebelah matanya.

__ADS_1


__ADS_2